
''aku heran kenapa kamu tega melakukan perbuatan keji seperti itu, Kamu manusia ya kan sama seperti saya juga dan mereka anak-anak yang tidak tahu apa-apa kamu ikut sertakan juga dalam urusan kita, Padahal aku juga tidak ada urusan dengan kamu. sekarang aku serahkan semua urusan ini pada polisi biar polisi yang menangani urusan kamu, Baiklah Pak Polisi kami percayakan ini pada bapak karena Bapak lah yang lebih berwenang''
" Baiklah pak ustad Terima kasih telah menyerahkan urusan ini pada kami kami akan segera periksa dia''
kata petugas polisi sambil mempersilahkan pak ustad menandatangani berita acaranya.
Rahmat Ratna dan juga beberapa santri yang lain sebenarnya merasa sangat geram ingin menghajar laki-laki Tambun berkepala botak itu.
tapi karena Pak Ustad sudah menyerahkan urusan itu ke polisi maka mereka pun mengikuti saja apa yang jadi keinginan pak ustad. perilaku yang bijaksana Apa yang dilakukan pak ustad ini.
petugas polisi pun mengapresiasi sikap Pak ustaz yang sangat bijaksana itu.
setelah menandatangani berita acara rombongan Pak ustad pun pergi meninggalkan Kantor polisi itu dan kembali mengurus anak-anak santri yang sekarang berada di rumah sakit.
__ADS_1
sejak kejadian itu Dodo sudah meringkuk di sel tahanan polisi untuk menunggu proses selanjutnya tentu saja akan diajukan ke pengadilan dan dia akan menerima hukuman yang setimpal.
rumah tua itu kini sudah diisi dan sudah ditinggali oleh Ratna dan Ustadz kholik. sebagai rumah tinggal untuk rumah tangga mereka. mereka kini hidup berbahagia di rumah tua itu.
pada suatu malam saat rembulan bersinar dengan begitu indahnya ditaburi warna bintang-bintang gemerlapan seolah mereka ikut berbahagia dengan cinta kasih dalam bahtera rumah tangga sang ustad. saat usai salat Isya tiba-tiba ada suara angin mendesir mengitari ruangan tamu rumah tua itu.
Ratna dan Kholik kaget kemudian ia menuju ke ruangan tengah dimana suara angin tadi terdengar.
" Selamat malam ustad. maaf Saya memberanikan datang ke rumah ini saya ingin menyampaikan secara langsung kepada kalian berdua bahwa saya merasa harus berbicara dengan kalian Agar kalian tidak salah paham menafsirkan keberadaan saya selama ini membantu dan mengurus perkebunan sayur kalian. mungkin Ananda Ratna sudah tahu siapa saya. Saya hanya ingin berpesan kepada kalian agar selalu menjaga alam ini terutama perkebunan yang sedang kalian bangun ini agar tetap bisa dimanfaatkan sebagai lahan kehidupan warga masyarakat di desa Pabuaran. ketahuilah anak-anakku bawa Aku dulu juga berperilaku sepertimu aku yang membangun desa ini aku yang membuka lahan yang dulunya merupakan hutan belantara dan banyak sekali gangguan-gangguan Jin jahat di tempat ini ya di titik inilah di rumah inilah saya pertama kali mengusir dan menaklukkan para siluman itu. kejadian itu ternyata terulang kepada kalian dan kalian bisa melewatinya, saya merasa bangga menemukan orang sepertimu seperti kalian semua di sini. tapi ketahuilah anakku kalian tidak boleh terlena dengan keadaan ini. karena suatu saat kelak ada beberapa masalah yang harus kalian hadapi mungkin lebih berat dari persoalan-persoalan yang dulu pernah dihadapi dan diselesaikan dengan baik. untuk itu Ibu memberikan ini pada kalian berdua''
Dewi intan sari pun menjelma setelah hembusan angin yang membawa asap putih menghilang.
Wanita cantik berbusana seperti penari topeng cirebon itu tiba-tiba nampak di hadapan Ratna dan Kholik yang terkagum-kagum melihat kehadiran wanita cantik yang pernah menemui Ratna. Kholik dan Ratna duduk bersimpuh di hadapan wanita cantik berbusana penari topeng cirebon . Kholik dan Ratna menerima sebuah benda berupa keris dan kotak berisi intan berlian juga emas. tentu saja mereka berdua merasa sangat bahagia sekaligus terkagum-kagum melihat sebuah benda yang diberikan kepada mereka berdua.
__ADS_1
" Selamat datang Ibunda Terima kasih telah berkunjung ke rumah kami mohon maaf jika selama ini kami masih lalai dalam menjalankan amanat Bunda. sekiranya kami Boleh mengetahui peristiwa apalagi yang akan kami hadapi nanti bunda Apakah kami mampu untuk menghadapi persoalan yang akan datang Jika boleh Kami memohon Apakah ibunda sebaiknya menggagalkan atau mencegah sebelum terjadinya persoalan itu, karena kami sudah cukup lelah menghadapi semua persoalan selama ini ibunda. Mohon maaf bila perkataan saya tidak berkenan ibunda''.
'' saya bukan Tuhan saya tidak tahu apa yang akan terjadi nanti dan saya juga tidak mungkin bisa terus berada di tempat ini karena apa yang saya cita-citakan selama ini untuk bisa mendapatkan orang yang bisa menggantikan peran aku pada masa lalu. sehingga saya menemukan kalian di desa ini, sesuai perjanjian yang telah digariskan oleh Tuhan kalian bahwa ada kehidupan ada kematian ada kebahagiaan ada kesedihan, saya sudah menemukan orang yang bisa kami percaya untuk melanjutkan perjuangan saya pada saat dulu membuka Desa ini menjadi sebuah desa yang makmur. tugas saya sudah selesai dan kalianlah yang melanjutkan cita-cita saya ini untuk selalu menjaga dan memberikan kedamaian kebahagiaan pada anak keturunan saya, Untuk itulah saya memberikan bekal ini kepada kalian gunakan bekal ini sebaik mungkin sejahterakan masyarakat desa di sini kalianlah yang akan menjadi pimpinan di desa ini. dan senjata keris ini adalah untuk menangkal semua marabahaya yang akan menimpa dan akan mengganggu kalian, senjata ini jugalah yang dulu diwariskan oleh leluhur saya. Terimalah anakku Ratna dan suamimu orang baik jadilah kalian pemimpin yang baik. saya pamit karena saya sudah di saatnya dipanggil oleh Yang Maha Widi. sekali lagi jaga amanah saya jalankan dengan baik ibunda pamit untuk selama-lamanya semoga yang Widi selalu melindungi kalian selamat malam.''
bayangan wanita cantik berbusana penari topeng itu kemudian meluncur ke udara menembus atap rumah tua.... dan menghilang di di trans cahaya Rembulan seperti terbawa Mega Mega awan putih yang beegerak dengan begitu cepat.
Ratna dan Kolik Saling pandang mereka berdua merasa bawa amanah itu sangat berat ia terima sehingga keduanya saling berpegang tangan menyatukan tekad untuk berperilaku lebih baik membina masyarakat dan juga memberikan kesehatan kepada mereka dengan bekal yang sudah diberikan oleh ibunda Sri Dewi Intan.
'' Mas Lihatlah kotak ini benar-benar berisi benda-benda berharga Mas.. mas intan berlian ada di dalam kotak ini..''
'' Iya dek Kris ini juga aurinya sangat luar biasa ini bukan Kris sembarangan ini amanat yang sangat berat buat kita Ratna tapi kita sudah terlanjur menerimanya kita harus hadapi Apapun yang terjadi seperti pesan ibunda tadi membentuk sebuah kekuatan ilmu kanuragan yang lebih kuat lagi berarti kita harus bekerja sama dengan Jaka Lana. Bagaimana menurutmu, Dinda?''
Ratna memegang tangan pak ustad dengan sangat erat ia menatap wajah laki-laki yang sebenarnya sudah sangat tua itu tapi nampak wajahnya masih seperti laki-laki dewasa. usia suaminya sekarang sudah lebih dari 75 tahun tapi nampak seperti masih muda sebuah Kharisma yang luar biasa anugerah dari Tuhan atas kemuliaan kemurahan yang telah dilakukan dirinya dalam pengabdian kepada Tuhan dan kepada masyarakat sekitar sehingga keberkahan umurnya diperpanjang.
__ADS_1
mereka berdua merawat semua benda yang diberikan oleh Ibunda Dewi Sri Intan.