
tak lama kemudian grab yang mereka tumpangi sudah berhenti di depan rumah rani.
tampak dari luar rumah terlihat mama sarah yang sedang bermain dengan ponselnya.
rani tampak enggan turun dari dalam mobil
"eh...sudah sampai, kok kucing kecilku gak mau turun sih.." ucap raka sambil mencubit hidung mancungnya yang sudah memerah merona.
"ayo ran ,kasihan bapak drivernya baper lihat kamu kayak gini.." canda raka sambil tersenyum.
sontak sang driver pun dibuat tertawa lepas
" udah mbak gak papa , saya juga pernah muda, saya nungguin kok, malahan dulu saya dan istri lebih bucin dari kalian..." ucap pak driver yang belum terlalu tua yang paling umur sekitar 35 tahunan.
sontak mata rani melotot pada raka dan memukul lengannya
" ihhh....raka malu tau..." ucap rani dengan muka merah merona karena menahan malu.
raka hanya tertawa dengan kelakuan rani yang manja.
"pak sebenarnya kami tidak pacaran ,kami hanya berteman, si raka itu yang suka gangguin aku..." ucap rani sambil membuka pintu mobil untuk turun.
pak driver mau segera melepas sabuk pengaman dan hendak turun membantu rani membuka pintu mobil..
" eh gak usah pak ,biar aku sendiri pak, tuh kan bisa..." ucap rani seraya membuka pintu dan bergegas untuk turun
"trimakasih pak..bye singa bertaring...." ucap rani sambil berjalan melangkah
" sama sama mbak.." ucap driver
" eh ran, bilang sama tante sarah, aku gak mampir ya..." ucap taka sambil melambai pada rani
rani hanya mengangguk dan melangkah masuk ke dalam rumah.
"assalamualaikum mama.." ucap rani sambil berhambur mencium pipi mamanya
"waalaikumsalam sayang.." ucap mama sarah
"pulang sama siapa ran, "ucap mama sarah bertanya
"pake grab ma..." ucap rani
"hah..grab.." sahut mama sarah terkejut
"kok kamu pakai grab sih sayang sama siapa, bahaya lo kalau sendirian ,apalagi seorang perempuan.." tanya mama sarah sambil menaruh ponselnya , dan kelihatan kalau kawatir.
"tadi sama raka kok ma, tapi dia gak mampir mau ambil motornya di rumah leon katanya, nitip salam saja ke mama.." ucap rani sambil menenggak segelas air putih di atas meja makan.
__ADS_1
"o..sama raka..ya kalau sama raka mama gak kawatir.." ucap mama sarah
" o iya kalian pacaran ya.." tanya mama sarah
"pacaran , nggak kok ma, tapi kami saling menyayangi..." ucap rani agak malu malu dan menunduk.
"hah...gak pacaran tapi saling menyayangi.." tanya mama sarah bingung..
mama sarah geleng geleng kepala
"ya udah gak usah lah pacaran masih SMA juga, masih sekolah...ya kalau saling sayang gak papa, tapi ingat sayang hanya sebatas teman dekat, gak boleh pakai hati terlalu dalam.." ucap mama sarah
"iya ma..." ucap rani menunduk dan melangkah masuk ke kamarnya.
"udah terlambat ma, rani sudah terlanjur jatuh cinta sama raka, gak tau seberapa dalam rani mencintai raka, yang jelas misalkan nanti raka tiba tiba pergi meninggalkan rani, rani gak tau bisa atau tidak melupakan raka yang pertama masuk dalam hati rani.." ucap rani dalam hati sambil menatap poto raka di ponselnya.
dan raka yang berada di dalam mobil grab bersama driver .mereka ngobrol panjang lebar..
"maaf mas, saya kira mbak cantik tadi pacar mas , habis mesra banget kayak pacaran..terlihat jelas lo mas dari mata mbak tadi kalau dia sangatlah mencintai mas.." ucap driver sambil tersenyum melihat raka yang tampak galau
"kenapa mas, maaf kalau saya banyak tanya.." ucap driver
"nggak pak gak papa,..ya memang kami gak pacaran pak, tapi kami saling menyayangi.." ucap raka sambil mengusap mukanya
"lha saling sayang tapi gak pacaran, gimana sih mas, sakit lo mas rasanya mencintai dalam diam..",ucap driver
"ya kalau menurutku sih ,tembak saja mas ,kalian jadian, kan bisa LDR an..toh sekarang banyak teknologi canggih, bisa video call dan lain lain.." ucap driver
"nah itu masalahnya pak, aku gak mau mengikatnya dalam sebuah hubungan, agar dia bisa bebas menentukan hatinya, aku mencintainya dengan segenap hatiku tapi kalau bukan jodoh aku tak akan bisa berbuat apa apa, justru akan semakin dalam melukai hatinya pak" ucap raka
" kamu benar benar anak yang baik mas, cintamu sangat tulus, di jaman sekarang ini jarang ada pemuda yang tulus dan baik sepertimu,yang banyak malah pemuda yang memanfaatkan keadaan untuk mencari keuntungan dan sang gadis yang dirugikan karena kehilangan kehormatannya.. iya kalau menurutku sih serah kan saja sama gusti Alloh mas, biarkan takdir yang berbicara, kalau jodoh pasti akan kembali dan kalian akan hidup bersama selamanya.." ucap driver panjang lebar
dan raka pun hanya mengangguk ,dan tak terasa mereka sudah sampai di rumah leon.
raka pun segera turun dan berjalan masuk ke halaman rumah leon, tak lupa raka juga melambai pada driver yang baik hati tersebut.
raka memasuki rumah leon yang terlihat leon dan dion ada di teras sambil duduk bermain gitar.
sayub sayub terdengar lagu galau yang lantunkan kedua temannya itu, raka semakin galau dan terduduk lemas di sebelah dion.
sontak mereka berdua berhenti memainkan gitarnya dan salaing berandangan memberi kode
"le ada apa sih denga raka.."tanya dion pada leon
leon pun mengangkat bahunya pertanda dia juga gak tau.
leon menyandarkan gitarnya di dinding sebelah kursi dan memegangi punda raka yang tampak lemas dan pucat
__ADS_1
"ada apa sih ka..." tanya leon heran
"kamu pucat ka " ucap dion
"entah lah le..aku galau ..." ucap raka
"hh ..galau" sahut mereka bersamaan
"memangnya rani selingkuh..." ucap dion
"ngawur kamu ...rani tidak gadis baik baik..." ucap raka
leon bergegas mengambil sebotol air meneral dan menyodorkannya ke raka.
"dah ini minum dulu ka.." ucap leon
" dalam beberapa minggu ini aku akan pergi ke london.." ucap raka sambil menegak minumannya
"hahhhh...london " ucap dion dan leon bersamaan dan saling menatap..
"aku sudah mengikuti tes dan aku lolos dengan niali terbaik dan aku mendapat beasiswa 7 tahun di sana full, tanpa mengikuti ujian nasional aku akan menadapatka ijasah karena nilai tes sudah di atas rata rata.." ucap raka
"trus rani gimana, dan kapan kamu berangkat ke sana.." ucap leon
"karena itu lah le aku gak teka mengatakannya pada rani, dulu aku selalu menggodanya mengejarnya dan di saat dia sudah jatuh cinta padaku aku malah tega meninggalkannya.."ucap raka dengan menunduk karena sedih
"enggak ka , itu bukanlah kejahatan, rani pasti akan mengerti, kamu harus mengejar mimpi kamu..pulang dari sana kamy harus menjadi orang sukses..kamu akan membahagiakan rani..kuat ka ,kamu harus menatap masa depanmu ..lihat lah kesempatan ada jelas di depan mata .." ucap leon sambil menepuk pundak raka
"iya ka, selamat atas prestasimu..mengenai rani serahkan saja sama yang di atas, biarkan takdir yang menentukan...kamu harus sukses.." ucap dion
"kalian memang sahabat terbaikku.." ucap raka terharu
" ngomong ngomong kapan kamu berangkat ??" tanya leon
" minggu depan le..dalam waktu 2 hari ini aku berkemas karena , 2 hari sebelum terbang, aku harus ke jakarta untuk mengisi formulir dan persyaratan bea siswa..." ucap raka
"berarti waktumu tinggal 4,hari lagi untuk bertemu rani..."ucap leon
raka mengangguk
"tapi sepertinya aku gak akan menemuinya lagi le, aku gak akan sanggup melihatnya , aku gak akan bisa le..."ucap raka sedih
"tenang bro aku akan membantumu, aku akan menyampaikannya pada rani..." ucap dion sambil menepuk pundak raka
raka hanya mengangguk, serasa mengusap air mata yang tiba tiba menetes
"sedalam itu kah cintamu ka...semoga rani memang jodohmu di masa depan"ucap leon dalam hati...
__ADS_1