Ku Rindu Mentari

Ku Rindu Mentari
Pergi ke panti asuhan


__ADS_3

Setelah menempuh jarak yang cukup jauh, di perbatasan kota Surabaya dan Sidoarjo , tampak seorang wanita paruh baya sedang menyapu halaman dan beberapa anak bermain di sekitarnya..


Tiba tiba datang beberapa anak muda berseragam putih abu-abu dengan motor gedenya.


Mereka adalah teman temannya Alex..


" Assalamualaikum bu.." sapa mereka dengan sopan sambil mencium tangan ibu itu.


"waalaikumsalam..eh ternyata kalian yang datang, ayo ayo masuk, nak Alex tidak ke sini, wah Padahal anak anak dah rindu semua pada nak Alex.. mereka menanyakannya terus.." ucap ibu pengasuh panti itu sambil tersenyum.


" iya bu, bentar lagi Alex datang...dia masih ada sedikit urusan..", ucap Aldi.


Tak selang beberapa lama ,benar ...


Alex pun datang bersama seorang gadis cantik berseragam sama putih abu abu..


Terlihat Rani kaget saat iniAlex mengajaknya ke sini.


Rani tampak bengong dan melongo..


" kok ke panti asuhan..."


" udah jangan bengong..." ucap Alex sambil menarik tangan Rani.


Dan Ranipun berjalan di samping Alex dengan genggaman hangatnya.


Ibu pemilik panti menyambutnya dengan bahagia..


"Wah nak Alex, ini pacaranya ya, cantik sekali.." ucap ibu pemilik panti sambil tersenyum dan menyalaminya.


"Iya bu, ini pacar saya..." ucap Alex sambil merangkul pundak Rani.


Dan Rani pun langsung menyikut perutnya sampai meringis kesakitan..." aduh....ran...bar bar banget sih kamu.."


semua lantas tersenyum ..

__ADS_1


Alex pun berbisik ke telinga Rani..


" terus kalau bukan pacar aku, aku bilangnya ap coba , teman tapi cinta..." ucap Alex, sambil berbisik sampai hampir menggigit telinga Rani karena gemas.


" ih....Alex.." ucap Rani sambil memukul manja dada bidang alex.


Dan semua orang yang ada di sana pun jadi tertawa melihat aksi gemas mereka.


Kemudian mereka segera mengeluarkan amlop yang harus diserahkan ke pemilik panti. termasuk Alex yang terlihat amlopnya lebih tebal dari Yang lainnya.


Rani pun jadi tambah terkejut dibuatnya..


"ternyata mereka anak anak yang berhati Mulya.." gumam Rani sambil tersenyum dan menyaksikan mereka berjalan mendekat ke arah ibu panti.


Alex menyaksikan dari kejauhan , tampak melihat Rani sudah bisa tersenyum iklas ..Apalagi saat Rani bermain dengan anak anak panti . Seakan tak pernah ada beban saat Rani bisa bercanda dan tertawa lepas.


Alex hanya tersenyum..


Dan tak terasa waktu sudah hampir sore..mereka pun pamit untuk pulang.


Alek mengangguk ,dia senang, ternyata serpihan serpihan itu sudah hampir tertata utuh..


Mereka melajukan motornya dengan berjejer rapi dan sopan tanpa mengganggu pengendara lainnya..


"iya Alex, serpihan serpihan itu kini sudah mulai utuh, dan ini karena kamu, ketulusanmu, cintamu , kasih sayangmu dan kesabaranmu , yang membuatku bisa kembali memiliki kekuatan...terimakasih Alex.." gumam Rani..


Dan Rani pun mempererat pegangannya yang terasa begitu hangat..Alex hanya tersenyum..


"iya Rani, aku juga berterima kasih kamu sudah mau membuka hatimu, kamu membiarkan aku masuk dan memberi ruang di hatimu...aku mencintaimu Rani..."ucap Alex.


Dan Rani pun mengangguk..." hari ini sungguh menjadi hari yang teramat indah Alex, karena ini hari pertama aku berkunjung ke panti asuhan dan bermain dengan mereka..." ucap Rani.


"iya , ntar kapan kapan kalau ada waktu luang kita ke sana lagi.."jawab Alex.


"boleh gak aku bawa kak rangga dan amel.."ucap Rani.

__ADS_1


"ya tentu saja boleh dong, panti asuhan terbuka untuk siapapun Ran.."jawab Alex.


Tak terasa sudah 1 jam mereka berkendara dan sudah sampai di kota Surabaya..


Alex memberi kode kepada teman temannya untuk memisah arah , karena dia mau antar Rani dulu ke rumahnya.


Dan sampailah Alex dan Rani ke rumahnya..


"sudah sore Ran aku gak mampir, tolong sampaikan sama mama papa kamu ya.." ucap Alex sambil melepaskan helm Rani..


"iya Alex, terimaksih ya.."ucap Rani.


" terimakasih untuk apa..." jawab Alex sambil tersenyum..


"untuk semua ketulusan kamu lex, kamu sudah sabar menerima semua perlakuan bodohku, kamu sabar menunggu ku sembuh dari semua lukaku.." ucap Rani sambil tersenyum haru.


Alex dan Rani saling menatap dan terkunci dalam perasaan masing masing, perasaan yang sama sama hangat oleh cinta...


"aku mencintaimu Rani.."ucap Alex sambil mengusap pipi mulus rani.


"ehm..aku sudah bisa merasakan itu lex.."jawab Rani sambil terus menatap mata Alex...


" terimakasih kamu sudah mau membuka hatimu.." ucap Alex..sambil mengecup hangat kening Rani.


Rani memejamkan matanya merasakan betapa hangatnya ketika Alex menciumnya..


"aku juga mencintaimu lex..." ucap rani.


"aku sudag bisa merasakannya Ran.." jawab Alex.


"ih....kok gitu sih jawabannya .." ucap Rani kesal.


"iya iya ...sudah sana masuk gi..." ucap Alex.


Rani pun segera melangkah masuk ke rumahnya dan melambaikan tangannya . .Alex pun tersenyum dan menunggu sampai Rani benar benar masuk ke dalam rumanya baru kemudian dia juga berlalu untuk pulang ke rumahnya..

__ADS_1


__ADS_2