
pagi hari yang cerah, terasa sejuk dengan angin sepoi sepoi menyapa.
tampak seorang gadis tengah berdiri merentangkan tangan dan memejamkan matanya menikmati sejuknya udara pagi hari.
"hai sis, kamu lagi ngapain.."tanya rangga pada siska yang tiba tiba muncul dengan pakaian sport nya.
"eh iya mas rangga, ini lagi menikmati indahnya pagi...sejuk ya mas.." jawab siska sambil tetap dengan posisi semula.
" iya sejuk, tapi hatiku tak sesejuk hari ini sis..." ucap rangga sambil merebahkan kepalanya dan bersandar di kursi taman.
"ehm...emang kenapa mas .." tanya siska penasaran.
"aku gak tau sis pikiran cewek emang beda dan gampang sekali berubah..kadang dia lembut, kadang kasar, menangis tertawa, dan barusan bercanda tiba tiba dia marah tanpa alasan..." ucap rangga.
"o itu ...memang seperti itu mas, terkadang seorang laki laki tidak menyadari kalau wanitanya sedang merajuk...,dan itu bisa berakibat fatal.."ucap siska sambil tersenyum.
"o memang begitu sis.."ucap rangga.
__ADS_1
"iya mas, seorang wanita butuh kekuatan , dan kekuatan itu bisa berasal dari seseorang yang mungkin pernah melukainya, atau dari orang yang sangat dia cintai..seperti halnya aku mas, aku bisa bertahan sampai saat ini karena yang pertama berkah dari tuhan, dan yang ke dua karena aku punya kekeuatan dari dalam rahimku...aku bisa aku harus kuat demi anakku..." ucap siska dengan mata berkaca kaca.
" berarti kamu sangat mencintai aldo ya sis.."tanya rangga penasaran.
"ehem...sangat mas, aku sangat mencintainya, sampai saat inipun aku gak akan bisa melupakannya, selamanya dia akan terus berada dalam hatiku.." ucap siska sambil menyeka air matanya.
"berarti aku harus berjuang untuk cintaku ya sis, karena hanya aku kekuatannya, aku yang harus selalu berada di sisinya..sebaliknya dia yang menjadi kekuatanku.."ucap rangga.
siska mengangguk.
"tapi aku gak habis pikir kenapa dia marah marah kemarin..."gumam rangga
"iya juga ya sis...trus aku harus gimana ,apakah aku harus bertanya apa yang dia cemburukan.."tanya rangga
"iya mas kamu tanya, apa yang mengganggu hatinya...perjuangkan mas, sebelum semua terlambat.." ucap siska yang sudah lebih tenang.
"mas rangga..."ucap amel ...
__ADS_1
sontak mereka berdua kaget dan menoleh ke arah suara itu berasal.
rangga langsung bangkit dari duduknya dan berlari mengahampiri amel.
amel tersenyum...."mas maaf kan aku, aku sudah mendengar semua dari mama sarah dan rani, mereka menceritakan semuanya tentang siska , maaf kan aku mas ,tak seharusnya aku bersikap seperti anak kecil.." uca amel.
"kamu memang gadis kecilku yang ku cintai.." ucap rangga sambil mencubit hidung mel yang sudah memerah karena pujian itu.
"kak siska , maaf kan aku ya, aku sempat cemburu sama kakak.."ucap amel sambil tersenyum dan berjalan menuju siska lalu mereka berpelukan dengan tulus.
rangga pun tersenyum melihat pemandangan ini..
mereka duduk bertiga dan melanjutkan besenda gurau.
tiba tiba perut siska kram.
"aduh mel...tolong kakak.."siska meringis menahan sakit sambil memegangi perutnya sudah terlihat membesar..
__ADS_1
sontak amel dan rangga panik dan langsung membawa siska ke rumah sakit.