Ku Rindu Mentari

Ku Rindu Mentari
mengungkapkan isi hati


__ADS_3

Mereka pun turun dari mobil dan berjalan menuju teras rumah.


"assalamualaikum tante.." sapa rangga sambil menjabat tangan dan menciumnya.


"waalaikumsalam " jawab ibu amel ramah.


"bu ini kenalin teman amel namanya mas rangga dia sudah kuliah di kampus Nusantara bu.." ucap amel memperkenalkan rangga pada ibunya.


ibu amel pun mengangguk denga tersenyum.


"kalian sudah lama kenal, pesan ibu kalau berteman jangan sampai melewati batas ya..." ucap ibu amel menasehati keduanya.


" o iya kamu mau masuk atau di sini saja biar amel buatka minum ..." ucap ibu amel sambil tersenyum.


" nggak usah tante, rangga mau pulang dulu ,takutnya mama rangga nanti juga cemas nungguin.." ucap rangga sambil menundukkan bahunya .


" assalamualaikum, saya permisi tante.." ucap rangga berpamitan.


"waalaikumsalam.. iya hati hati ya nak rangga" ucap ibu amel sambil tersenyum.


rangga pun berbalik dan berjalan menuju mobilnya yang diikuti amel di sampingnya.


"sayang besok aku jemput kamu ya.." ucap rangga penuh semangat.


"iya mas, tapi bareng bareng sama rani juga ya .." ucap amel.


"eh gak usah biar rani dijemput raka aja...raka gak akan berani ngapa bgapain rani, lagian aku tau sifatnya anak itu, dia pemuda yang baik..." ucap rangga .


"ya udah terserah mas rangga aja..." ucap amel sambil tersenyum.


ranggapun segera melajukan mobilnya memecah jalanan sore yang tampak mulai lengang karena sudah lewat jam pulang kerja.


tak lama kemudian, rangga pun sampai di rumahnya.


dia buru buru masuk ke rumah karena sudah capek dan bau keringat.


ceklek***


"eh eh eh.....pake masuk tanpa salam ,nyelonong aja..jam segini baru pulang ..dari mana saja rangga.." ucap mama sarah .


"eh iya assalamualaikum ,mamaku tersayang"


ucap rangga sambil cengengesan.


lalu berlari menuju kamarnya.


mama sarah hanya tersenyum dan geleng geleng kepala.


rani tampak asyik menonton tivi sama papanya pura pura tak melihat rangga ,hanya melirik saja, takutnya nanti diintrogasi lagi.


di kamar , rangga segera mandi dan ganti baju .


buru buru dia ambil hp di atas meja dan menekan nomor amel.


amel yang sedang belajar pun langsung mengangkat panggilan masuk, ternyata video call dari rangga, saat di buka mereka saling menatap.


" hai mel, kamu lagi ngapain .." ucap rangga.


"belajar mas.." ucap amel


" mel kamu cantik.." ucap rangga membuat amel langsung merah merona.


rangga tersenyum .


amel pun sebenarnya sangat mengagumi rangga, dia begitu tampan, pantas saja banyak gadis yang mengejarnya, apa lagi saat ini dia baru saja keramas ,rambutnya yang basah menjadikannya tambah maskulin.


"eh udah ya mas amel mau belajar dulu.." ucap amel.


",iya sayang , I love U..." ucap rangga.

__ADS_1


" iya aku tau ... " balas amel sambil tersenyum.


waktu berlalu tak terasa sudah seminggu sejak kejadian itu.


seperti biasa rangga selalu menjemput amel di rumahnya dan hari ini rani juga ikut bareng kakaknya .


sesampainya di sekolah ,meraka pun turun dari mobilnya.


"da sayang , nanti aku jemput ya.." ucap rangga pada amel dan rani.


" iya mas,..." ucap amel ...


mereka pun melangkah masuk ke kelas.


sebelum masuk kelas rani pamit ke amel mau ke toilet dulu.


"eh mel aku mau ke toilet dulu ya " ucap rani.


"iya ran " jawab amel


setelah dari toilat rani bergegas menuju kelasnya, tapi tiba tiba tangannya ditarik sesorang ,tidak lain adalah raka.


"eh eh aduh ..." ucap rani terkejut.


"ran ,sini ikut aku..." ucap raka sambil menggandeng tangan rani.


"emang bener ya kak rangga sudah jadian sama amel..." ucap raka.


rani mengangguk.


"emang kenapa..." tanya rani penasaran ,dia berspekulasi kalau pasti raka mau nembak dia sekarang.


"ya gak apa apa sih ....soalnya aku sering lihat mereka jalan bareng..." ucap raka yang tak melepaskan genggamanya.


rani melepaskan genggaman tangan raka "aduh sakit tau....tangan mu kuat sekali sih ka..." ucap rani mendengus kecewa yang dia kira hari ini menjadi hari terindahnya.


raka sontak melepaskan genggaman tangannya.


raka melihat rani kesal .


rani berjalan dengan kesal ke kelasnya


raka berjalan di belakangnya


raka membisikkan


"ran pulang sekolah jalan yuk..." bisik rani ke telinga rani yang membuat rani kaget.


rani pun menoleh.dia berpikir sejenak


"nggak gak mau, lagi pula kita apa aku bukan siapa siap kamu ,nanti kalau pacar kamu marah gimana..."ketus rani.


sontak raka kaget dan terdiam mematung lalu berlari mengejar rani dan menahan lengannya.


mereka saling berhadapan.


"emang kamu pernah lihat aku jalan sama cewek lain selain kamu...dan aku menggoda cewek lain selain kamu..." ucap raka


"ya memang sih sebenarnya banyak cewek cewek yang naksir dan mengejarku, tapi aku tak menggubrisnya...emang pernah lihat ya aku meladeni mereka..." imbuh raka dengan senyum smricknya.


rani termenung ,dalam hati dia berkata " emang sih selama ini banyak cewek yang mengejarnya dan raka tak pernah memperdulikannya, dan iya dia selalu menggodaku,setiap hari tak pernah sedetik pun tak membuatku kesal..."


raka menatap rani


"kok bengong sih...." ucap raka membuyarkan lamunan rani.


dan bel masuk pun berbunyi.


"nanti pulang sekolah kita jalan ya..." ucap raka sambil berlari masuk ke kelasnya

__ADS_1


"ta tatapi ka...." rani tak sempat jawab dan raka sudah tak terlihat.


rani pun masuk ke kelasnya dan belajar dengan rajin seperti biasa.


dan bel istiahat berbunyi.


tampak rani masih duduk melamun di bangkunya, lalu sahabatnya pum bertanya.


"kamu kenapa sih ran...'' tanya amel


rani pun menjawab dan menceritakan semua kejadian tadi pagi dengan raka.


" masak kamu tidak merasa sih ran, betapa raka sangat mencintai kamu, dan iya selama ini aku tak pernah melihat raka mendekati cewek lain selain kamu.." ucap amelia.


"apa kamu tidak ada perasaan sama raka.." tanya amel .


rani menatap amel


"bohong ...bohong...bohong kalau kamu tidak mencintai raka, aku sahabatmu ran, aky bisa melihat kebenaran di mata mu..kamu sebenarnya juga sangat mencintainya kan..ya udah .." ucap amel


"iya terus aku harus gimana, dia gak pernah nembak aku, aku ogah lah nembak duluan.." ucap rani sambil nunduk


rani nunduk dibangkunya.


ternyata raka sudah mendengar semuanya dari tadi dia berada di belakang tembok samping pintu, dia bergegas mencari rani karena menghawatirkan rani soal tadi pagi yang kayak sedih.


raka memberi kode pada amel untuk pergi dan ganti raka yang duduk di samping rani.


"emang aku harus gimana mel, walaupun aku sangat mencintainya tapi kan aku gak mungkin..."rani kaget saat mengangkat kepanya ternyata raka yang duduk di sebelahnya .


"eh ngapain kamu di sini ka..."ucap rani malu dengan muka yang merah padam .


raka tambah gemes dan tersenyum.


"dah terusin aja, gak mungkin apa tadi...." ucap raka menggoda rani.


rani pun bangkit dan hendak pergi karena malu, lalu raka menahan lengan nya kemudian raka mengajaknya ke taman belakang sekolah..


raka dan rani tampak duduk di kursi taman, banyak siswa di sana tapi mereka sudah biasa karena mereka berdua memang sering bersama kadang berantem kejar kejaran dan masih banyak sekali tingkah mereka berdua.


"ran aku minta maaf karena membuatmu bimbang, kamu harus tau sekarang ya memang dari dulu aku sudah jatuh cinta sama kamu, aku selalu menggodamu , aku menyayangimu..tapi tidak mengutarakanya karena aku tidak mau setelah kita pacaran ,sikapmu berubah sama aku, kamu tidak lagi galak, tidak lagi manja, dan tidak mau ada masalah di antara kita.."ucap raka sambil menatap rani yang menunduk sedih.


"ran, kamu harus tau tak ada gadis lain selain kamu di hatiku...dan kamu gak usah bilang apa apa aku sudah tau semua.." ucap raka, dan rani melotot pada raka.


"dasar kamu ..." .rani mencubit lengan raka dan mereka berlari kejar kejaran seperti biasanya.


..semua teman teman nya hanya tertawa menyaksikan rani dan raka yang terus bencanda...


Amel pun tersenyum bahagia melihat rani bahagia..


setelah lelah bercanda, raka dengan ngos ngosan duduk di kursi taman itu begitu juga dengan rani..


" ran aku senang lihat kamu bahagia seperti ini..''ucap raka menatap gadisnya yang manis


" iya ka ,makasih ya...jadi..." ucap rani..


" ya seperti ini, aku tau isi hati kamu dan kamu sudah tau isi hati aku.." ucap raka.


"maksutku nanti pulang sekolah kita jadi jalan jalan kan..." rengek rani manja


" iya iya iya jadi lah..." ucap raka


bel masuk sudah berbunyi..


mereka bangkit dan berjalan menuju kelas masing masing..


"ran menurutku pacaran tidaklah penting .."ucap raka sambil berjalan


"trus apa ..." tanya rani penasaran

__ADS_1


"menurutku pacaran hanyalah membuat ikatan yang akan menyakiti ke duanya, yang penting adalah kita sama sama tau isi hati masing masing..dah sana masuk, nantu pulang sekolah kita jalan kita bicara lagi ok.." ucap raka sambil mendorong punggung rani untuk masuk ke kelasnya.


rani pun hanya menurut


__ADS_2