Ku Rindu Mentari

Ku Rindu Mentari
Kembali bertemu dengan Raka


__ADS_3

Siang itu sepulang dari kampus Alex mengajak Rani ke sebuah restoran mewah di dekat hotel bintang 5 .


"Alex kok kita ke sini, katanya mau bertemu klien penting.."ucap Rani penasaran.


"iya mereka meminta bertemu di sini, nanti kamu harus siapkan hati ,dan jantung gak boleh bermasalah ya, klien kita berasal dari masa lalu kamu, kamu harus siap..." ucap Alex sambil membelai kepala Rani yang tertutup jilbab warna navy..


dan membuat Rani semakin bingung serta penasaran ,siapa yang di maksut alex.


Tak berapa lama muncullah seoarang memakai jas hitam setelan ,sepatu fantofel, kaca mata hitam dan diikuti seorang wanita cantik dengan membawa beberapa map.


Rani tertunduk dia hanya melirik..


" ok pak Alex, maaf menunggu lama karena baru saja dari bandara dan ada keterlambatan jadwal penerbangan..." ucap laki laki itu sambil menjabat tangan Alex..


deg ...


Rani tersentak dia merasa bahwa suara itu tidaklah asing, bahkan sangat dia kenal..


diam diam Rani mendongak hendak memandang pria tersebut.


Dan pria tersebut pun mencoba menjabat tangan Rani, dan Rani hanya mengatupkan keduan tangannya.


"oh..maaf nona.." ucap pria itu.


"iya pak, ini pacar saya.."


ucap Alex memperkenalkan Rani ucap Alex sambil tersenyum.

__ADS_1


deg deg deg...


Seperti petir yang menyambar, kedua mata rani terbelalak dan tidak percaya, kalau yang di hadapannya saat ini adalah Raka..begitu juga dengan Raka, dia pun terkejut kalau gadis itu adalah Rani, gadis yang selalu ada di hatinya bahkan sampai saat ini detik ini..


" Rani kau kah itu " ucap Raka lirih , sekejap kesan maskulin dan CEO dingin pun lenyap karena buliran air mata yang mulai berjatuhan dari mata Raka.


Alex pun menjadi terharu dengan menahan gejolak di dada seperti belati yang menyayat begitu pedih.


Rani hanya diam membisu dengan memegangi dada kirinya, dia merasa begitu sesak , tubuhnya lemas wajahnya pucat bibirnya biru..


"apa yang terjadi Rani..." ucap Raka gemetar.


Alex yang paham situasi ini langsung menyambar tubuh Rani yang semakin lemas, dan Rani pun pingsan..


Mereka mulai panik


" kamu kembali ke kantor bawa berkasnya, dan minta pak bayu memeriksanya...' ucap Raka kepada sekretarisnya.


"Ran Ran, kamu kenapa...ran buka matamu, aku ada di sini ran... " ucap Raka yang semakin tak tak terkendali.


" maaf pak, anda tidak bisa masuk, biar dokter yang menangani mbak Rani.." ucap suster .


"ta ta pi sus..." ucap Raka panik.


suater dan dokter itu masuk dan mulai menangani Rani.


Tak berapa lama keluarga Rani datang, mereka pun panik dan , melihat Raka..

__ADS_1


Mama sarah mulai marah dan mendekati Raka..


" O...kamu Raka, apa ini karena kamu...!!!" ucap mama sarah kasar.


"udah ma ,udah..." ...Raka lebih baik kamu pergi dulu..ucap Rangga menenangkan mamanya dan meminta Raka pergi dari sana.


Raka pun melangkah dengan hancur, dia tersungkur dan terduduk lemas di kursi ruang tunggu sebelah kamar UGD..


Alex pun mengikuti Raka..**


Alex duduk di sebelah Raka, dia memegang pundaknya,dan Raka pun menoleh..


" Raka kau sudah pergi begitu lama...kau egois ka...tidak kah kau memikirkan bagaimana kondisi Rani saat itu..kau mengejar mimpimu itu tidak lah salah, tapi kenapa kau begitu kejam tak pernah menghubungi Rani.." ucap Alex.


Raka menatap Alex , dia hendak menjawab namun Alex tak memberikannya kesempatan bicara.


"ets...kau tak mau menggantungkan hati Rani kan, kau salah Raka, dengan semua yang kau lakukan kau telah menghancurkan dan meluluhlantahkan hati juga perasaanya.." ucap Alex yang semakin emosi.


Raka semakin hancur dan menunduk lemas.


"kau tau sekeras apapun aku sudah berusaha tapi tetap tak bisa mengembalikan hati rani yang sudah kau hancurkan..!!!" ketus Alex dengan memegang krah baju Raka.


"dan kau tahu ka, sekarang bagaimana kondisinya, jantungnya bermasalah, dia tak akan mampu lagi menerima beban perasaan yang lebih berat..." ucap Alex yang juga tersungkur lemas di kursi.


Raka tak bisa menjawab sepatah kata pun, dia hanya diam dan merenungi apa yang terjadi karena kesalahannya.


"kalau aku bisa ka, aku bersedia memberikan jantungku untuknya, tapi Rani tak mau mengharapkan ada yang mendonorkan jantung untuknya..karena apabila dia berdoa meminta ada donor jantung untuknya itu berarti dia berdoa meminta seseorang mati untuknya..dia tak mau itu terjadi.." ucap Alex lemas.

__ADS_1


Raka semakin kaget, dia menunduk dan menangis ,tak perduli dengan penampilannya dan jabatan sebagai CEO muda .


"Raka, aku tau besarnya cintamu pada Rani, dan aku tak akan bisa menggantikan posisimu di hati nya, walaupun dia selalu mengatakan sayang dan mencintaiku, aku bisa melihat di dalam netra matanya yang paling dalam , kalau cinta sejati Rani hanyalah kamu.." ucap Alex sambil menepuk pundak Raka dan membantu meredakan tangisannya.


__ADS_2