
Raka mengendarai motor gedenya dengan membonceng gadisnya yang manis, rani pun tampak bahagia bareng sama raka.
Tak di sangka mereka bertemu amel dan rangga di lampu merah.
rangga tampak menoleh melihat adiknya
" ka jangan sore sore jalannya, awas kalau pulang telat.." teriak rangga sambil mengancam raka dan rani.
"ok kakakku yang tampan .." sahut raka sambil hormat bercanda sama calon kakak iparnya..
rangga hanya tersenyum begitu juga dengan amel dan rani.
mereka tampak sangat bahagia.
lampu hijau pun menyala mereka segera melajukan kendaraan masing masing..
Raka memarkirkan motornya di sebuah taman kota yang teduh dan asri ,ya tidak begitu ramai sih tapi juga tidak sepi, banyak orang lalu lalang di sana.
rani duduk di salah satu bangku, sedangkan raka membeli jajanan pop corn kesukaan rani.
raka menyodorkan pop corn ke rani dan rani menerimanya dengan senang hati
"wah...enak nih..." rani langsung melahap satu persatu popcorn kesukaanya.
"pelan pelan ran, ntar kesedak lo.." ucap raka.
" o iya ka bentar lagi kamu lulus ,kamu nanti mau kuliah di mana " tanya rani penasaran.
" eh iya , kamu mau aku beliin minum.." raka bangkit dan berlari membeli sebotol air mineral untuk gadis manis pujaannya itu.
lalu raka membukakan tutup botolnya dan memberikanya pada rani.
"ka kamu belum menjawab pertanyaanku.." ucap rani
raka tampak bingung mau menjawab..
"heh..masih lama tau , masih 3 bulan lagi, belum juga ujian...aku gak mau mikir ah..pusing tau, mikirin ujian aja dulu.." ucap raka
"o...gitu.." rani mangangguk dan menenggak minumannya.
Tiba tiba mereka dikejutkan dengan kedatangan dion dan leon bersama 2 teman wanitanya, mereka adalah nayla dan tika..
" hei bro ...waduh waduh...yang lagi jatuh cinta, dunia terasa milik berdua...so sweet.."ucap dion menggoda
" waduhh ada aja pengganggu di sini..kalian ngapain di sini..." tanya raka
"santai bro ...kita juga mau so sweetan kali...hahaaaa......."ucap leon sambil tertawa...
"hai kak nayla kak tika..."sapa rani pada kedua gadis itu.
*hai ran...* sahut keduanya bersamaan.
__ADS_1
"udah duduk sini aja sekalian ,lagian kita juga nggak ngapa ngapain, iya kan ran..." ucap raka dengan smile smricknya.
"eh...emang kita ngapain .." sahut rani meledek..
sontak mereka semua tertawa
mereka pun bercanda bersama lepas, namanya juga anak muda, masa masa abu abu yang paling berkesan.
sementara di satu tempat di sebuah cafe tampak sepasang muda mudi yaitu rangga dan amelia tengah asik ngobrol ,makan dan saling melemparkan senyuman.
mereka tampak begitu serasi, satunya tampan satunya cantik, bisik para pengunjung cafe di situ.
"mel sudah sore pulang yuk.." ucap rangga sambil menggenggam tangan amel.
amel mengangguk dan mereka pun beranjak keluar dari cafe.
"kamu tunggu di sini dulu biar aku ambil mobil diparkiran ya mel.." ucap rangga
amel pun hanya mengangguk dan duduk di sebuah kursi di depan cafe .
tiba tiba ada yang mendatangi amel dan menepuk pundaknya dari belakang
"hei kamu...sudah sejauh mana hubunganmu dengan rangga..kamu masih kecil sekolah yang bener jangan keluyuran saja.." ucap seorang pemuda ganteng dari belakang amel.
amel pun kaget dan berbalik ,dia menutup mulutnya dengan kedua tangannya, seakan tak percaya apa yang dia lihat.
"hah...kak andre....kapan kakak pulang, kok gak kabari amel sih..." sontak amel bahagia dan memeluk pemuda itu dengan eratnya.
dengan mata melotot rangga yang menyaksikan kejadian itu merasa hatinnya panas membara, dia turun dari mobilnya ,dan tangannya ditarik sesorang
putri langsung menggandeng tangan rangga dan membawanya menjauh ,dan bermaksut untuk menghasut
"kamu emangnya gak tau kalau amel itu suka gonta ganti cowok, heh....kamu terlalu bodoh ngga, kamu dibutakan oleh perasaanmu..ya kelihatannya saja polos padahal.." ucap putri mengejek.
"diam kamu..." ucap rangga ketus.
rangga merasa ada bola api di dadanya, dia sudah sangat marah dan hanya mengerut ngerutkan gigi rahangnya dan mengepalkan tangannya.
sementara amel di depan cafe itu tampak gelisah.
"aduh ..rangga mana sih kok lama banget.." gumam amel gelisah sambil menggigit bibirnya.
"kamu kenapa sih dek..." ucap andre yang duduk di samping amel.
"nunggu mas rangga kok lama banget sih katanya cuma ambil mobil sebentar.." ucap amel.
"kamu telpon aja si rangga.." ucap andre
"aku kan gak bawa hp kak, ini baru pulang sekolah langsung jalan ..." ucap amel
"dasar kamu ya, ..." ucap andre sambil cubit hidung amel yang memerah itu.
__ADS_1
amel pun geli bahagia dan mereka bercanda.
andre menyodorkan hpnya
"nih pake hp kakak.." ucap andre
di parkira mobil tampak rangga yang duduk bersama putri dan terdengar hpnya berbunyi
"halo .." jawab rangga singkat
* mas kamu di mana ambil mobil kok lama sih..aku dah capek mas lagian juga ini dah sore, buruan..* ucap amel dari telpnya.
" kamu pulang sendiri saja.." ucap rangga memutuskan telpnya
putri tampak tersenyum menang dan tak menyia nyiakan kesempatan untuk terus merayu rangga
amel menunduk kecewa dan mengembalikan hp kepada andre
"kamu kenapa dek..." ucap andre penasaran
"mas rangga kenapa sih ,masa aku disuruh pulang sendirian.." ucap amel lemas
"udah pulang sama kakak saja, lagian kakak dari jakarta langsung ke sini untuk bertemu teman, dan belum ke rumah..dah ayo kita ambil mobil dulu di parkiran.." andre menggandeng tangan adeknya menuju perkiran.
andre adalah kakak kandung amelia permata dia adalah andre maulana ,dia juga teman sekolah rangga waktu SMA tapi andre harus kuliah di jakarta karena mendapat bea siswa di UI jakarta.
selama ini rangga tidak tau kalau andre adalah kakak kandung amel yang dia tau amel punya seorang kakak yang kuliah di jakarta.
amel berjalan mengikuti kakaknya dan sesekali bergelayutan di lengan kakaknya.
dari kejauhan dia melihat rangga tengah duduk bersama seora gadis cantik .saat putri mau berdiri ,karena dia pake higeels dia kesleo dan reflek rangga membantu nya hingga posisinya rangga memeluk tubuh putri.
amel terkejut dan menutup mulutnya dengan keduan tanganya, rangga pun terkejut melihat amel di belakangnya.
andre segera menggandeng tangan amel dan membawanya ke mobil sport miliknya.sedang kan rangga syock mematung dan ketika amel berlalu rangga tersadar.
"mel mel mel...tunggu mel ,biar mas jelasin..." rangga berlari namun tak terkejar
rangga pun langsung bergegas ke mobilnya dan menyusul amel
"ngga ngga rangga tunggu..." teriak putri dan rangga pun tak memperdulikannya..
sesampainya di depan rumah amel, rangga hanya diam di dalam mobil dan menatap rumah itu dengan sendu.
" hei ngga, kenapa kamu di situ ..turun lah mampir ke sini..." ucap andre kepada rangga.
Rangga pun turun dan masuk ke teras rumah amel.
"sudah berapa lama kalian jalan di belakang ku andre maulana..." ucap rangga ketus
"hah...." andre kaget dan terlintas pikiran jahat untuk menjahili teman lamanya itu.
__ADS_1
"santai saja , gini ya ,em...kira kira 1 tahunan yang lalu sih , tapi kita LDR an.." ucap andre sambil tersenyum gemes lihat rangga yang sudah dibakar cemburu..
"..memang kamu ,nah mana tadi cewek cantik yang bareng sama kamu yang kamu peluk di parkiran ..ih...so sweet banget tau gak sih.."ucap andre yang nahan tertawa..