Ku Rindu Mentari

Ku Rindu Mentari
seiring berjalannya waktu


__ADS_3

"hh...cewek memang aneh..." rangga mendengus kesal.


kemudian rangga berlari mengambil kunci mobilnya dan menyalakan lalu melaju memecah keramaian menuju rumah amelia.


"bi inah, sepertinya aku mendengar ramai ramai ada apa ya bi.." tanya mama sarah beserta rani yang keluar dari dalam rumah..


"itu bu sarah, nak rangga sama pacarnya atau siapa ya, gadis cantik kalau gak salah namanya amelia, baru saja dia ke sini lalu mereka berdua kelihatannya bertengkar dan pergi ,nak rangga mengejarnya.." ucap bi inah.


mama sarah dan rani tersentak kaget..


"ma, itu amel...jangan jangan kakak dan amel bertengkar..."ucap rani sambil berlari menuju garasi hendak mengambil mobil papanya.


"eh eh ..mau ke mana kamu ran.." ucap mana sarah sambil meraih tangan rani.


"ya mengejar amel dan kak rangga ma.." ucap rani polos.


"enggak usah lebay, biarkan mereka menyelesaikan masalahnya sendiri, kamu gak usah ikut campur, mereka sudah besar sudah bisa menghadapinya sendiri...udah kamu ke supermarket aja beli sayur dan ikan, sudah habis stocknya di kulkas.." ucap mama sarah.


"cari sayur...tapi ma...",ucap rani manja.


"udah ,gak ada tapi tapian...daftar belanja sudah mama catat di atas meja makan..sudag sana keburu sore..mama mau pergi sama papa ada acara di rumah temannya papa.." ucap mama sarah sambil melangkah masuk ke dalam rumah.


"nah terus rani naik apa, motor di bengkel, mobil di bawa semua,..ma...ma ..."rengek rani.


"naik angkot ran.." ucap mama sarah sambil berlalu ke kamarnya.


rani pun mendengus kesal lalu bersiap untuk pergi.


selesai bersiap rani melihat dandanannya di cermin ,dengan sepatu kat warna putih, dengan kaos putih dan kulot berbahan jins dan jaket jins yang senada dengan kulotnya. rambut yang dikuncir kuda,menambah kesan manis dan jauh dari kata mewah..


ya beginilah dandanan rani, yang tomboi namun manis dengan make up tipis natural dan lipsglos dengan sedikit warna pink lembut.memang untuk anak sma dandanan seperti itulah yang paling trend.


rani pun melangkah dengan santai sambil membawa tas kecil srempangan , berdiri untuk menunggu angkot,dan tak lama kemudian angkot pun tiba, rani dengan santai naik ke dalamnya.


sampai di depan supermarket rani turun.


dan tak diduga sesosok pria tampan sudah berada di belakangnya, dia memperhatikan semua tingkah rani, yang membeli sayur, ikan, dan beberapa makanan ringan, tak lupa mama menambahkan beberapa dus susu ibu hamil ke dalam daftar belanjaannya.


"wah manis sekali ,anak mama lagi belanja ya.." bisik alex ke telinga rani, yang sontak membuat rani terkaget dan hampir jatuh kepleset, untung alex segera menyambarnya dan memeluk pinggangnya sehingga rani tidak jadi jatuh .


mata rani terbelalak, mereka saling pandang, dan tak percaya, dia langsung mendorong tubuh alex..

__ADS_1


"ih...kamu lagi kamu lagi, kamu ngikutin aku ya...dasar.." ucap rani ketus dengan raut


wajah cemberut..


"hei cewek aneh, sudah ditolongin bukannya terimakasih malah nyolot aja kayak petasan.." ucap alex.


sontak membuat rani geram, dengan mata melotot.


"hello, dengar ya tuan alexander raharja...apa aku harus berterima kasih sama orang yang sudah membuatku terjatuh lalu berpura pura menolongnya..hh....lucu..."ucap rani sambil berlalu.


namun alex segera mearih tangan rani.


"ok ok nona rani adi wijaya, aku yang salah aku minta maaf..tapi bisa gak sih gak usah marah marah gitu, aku cuma menyapa, gak ada niat lain..lagian aku gak sengaja lihat kamu masuk ke sini ..." ucap alex.


rani melempar pegangan tangan alex, dia melotot dengan raut muka marahnya lalu pergi.


"rani kamu sungguh berbeda, dari sekian cewek yang aku kenal tidak ada satu pun yang menolakku, tapi kamu, kamu sungguh berbeda..aku gak tau lagi, aku harus bisa meluluhkan hatimu yang sekeras batu.." gumam alex sambil tersenyum memandangi rani pergi.


dan di depan pintu supermarket tampak rani yang kesusahan membawa begitu banyak belanjaan.


"aduh...banyak sekali rupanya ,mama sih apa saja sih yang disuruh beli ini...aduhh..."gumam rani kesal.


tiba tiba sebuah mobil sport berhenti di depannya. pemuda keren dengan kaca mata hitam, kaos hitam celana jins ,sepatu ket dan jaket jins yang terlihat sangat mempesona.


alex pun tersenyum smirck yang menambah kesan ganteng banget.kemudian berjalan menuju rani yang tengah berdiri di depan pintu dan berpikir bagaimana cara membawa semua belanjaan ini.


"sepertinya kamu butuh bantuanku manis.."ucap alex sambil menggoda rani .


"plisss tolong deh, bisa gak sehari saja kamu gak gangguin aku.."ucap rani sambil melengos kesal.


"ehm....enggak deh kayaknya, aku akan sakit kepala, kalau sehari saja tidak gangguin kamu.."ucap alex sambil menjulurkan mukanya ke muka rani yang memang lebih pendek dari alex.


"dasarr......." sontak rani kaget dan memukulinnya dengan barang belanjaannya, sambil mendengus kesal ngos ngosan.


"ayo lah ran, aku sungguhan ya itung itung permintaan maaf ku..lagi pula sudah hampir gelap, nanti kalau di angkot kamu digangguin preman gimana .."ucap alex menakut nakuti.


ranipun kelihatan ketakutan.."ok lah , tapi kamu yang harus bawakan semua barang belanjaanku .."ucap rani ketus sambil berjalan dan duduk di kursi depan mobil sport milik alex.


"hah.....awas kamu, aku akan bikin perhitungan ,lihat saja nanti, bukanlah alex kalau aku gak bisa bikin kamu jatuh ke pelukanku.." gumam alex sambil membawa semua barang belanjaan rani dan menaruhnya di bagasi.


dengan senyumnya yang mematikan alex segera melajukan mobilnya memecah keramaian.tanpa disadarinya rani ketiduran , alex menghentikan mobilnya di gang sebelah rumah rani, alex belum tau yang mana pastinya rumah rani, yang dia tau rani tinggal di sekitar sini.

__ADS_1


alex memandangi wajah rani yang tampak kelelahan , dia sandarkan kepalanya di atas setir agar bisa puas memandangi wajah manis rani yang dia rasa semakin lama semakin cantik.


alex tersenyum.." manis,cantik tapi galak..kamu memang gadis yan berbeda ran, seiring berjalannya waktu kamu pasti bisa membuka hatimu untukku...aku gak akan menyerah...ran..akan aku perjuangkan cintaku ini " gunam alex.


"hah cinta, masak sih aku mencintai gadis tomboi ini..tapi aku merasa gak bisa jauh jauh dari nih cewek..." gumamnya lagi sambil mengangkat kepalanya dan bersandar di kursi kemudi.


tiba tiba rani pun terbangun, dia kaget , dia menatap akex curiga..


"kamu ngapain aku.." ketus rani.


alex pun terkejut tak menyangka begitu buruknya prasangka rani..tapi dia malah akan menggodanya


"ehm...manis sekali sayang...." ucap alex sambil memegangi bibirnya sendiri dan tersenyum licik.batinnya sungguh ingin tertawa lepas melihat reaksi rani yang kaget dan buru buru keluar dari mobil alex sampai lupa manurunkan belanjaanya di bagasi.


"hei cewek aneh, kamu melupakan sesuatu..belanjaanmu ketinggalan, lagi pula mana sih rumah kamu..." teriak alex.


rani pun menghentikan langkahnya dan menoleh kesal.


"o iya...aduh ...gimana sih ." ucap rani sambil memegangi jidatnya.


ranipun sontak berbalik arah dan mengambil barang belanjaannya,tapi karena terlalu banyak, dia kerepotan membawanya yang akhirnya alex membantunya..


sampai di depan rumah tetlihat mama sarah dan bi inah sedang ngobrol di teras, rani membuka pintu garasi dan melihat rani yang kerepotan membawa belanjaannya, bi inah segera berlari menolongnya.


"makasih bi...",ucap rani.


"eh gak makasih juga sama aku..." ucap alex tersenyum.


rani pun tersenyum getir..yang penuh paksaan ..


" hh makasih..." ketus rani


"eh..ran temannya di ajak masuk dong.." ucap mama sarah.


"enggak usah tante, saya juga buru buru tante ,saya permisi dulu...alex berpamitan pada mama dan papa rani, kemmudian tersenyum pada rani, dan berbisik ke rani..


" manis sekali..." ucap alex sambil tersenyum dan berbisik ke rani..


rani pun kesal dan seketika melemparinya dengan beberapa belanjaan yang masih ada di tangan rani, makanan ringan.


alex berlari dengan tersenyum menang, dan melemparkan kis bye...

__ADS_1


"da cantik sampai jumpa besok..." ucap alex.


rani pun kesal dan segera berlari ke kamarnya.


__ADS_2