Ku Rindu Mentari

Ku Rindu Mentari
Cinta ku takkan mampu menyembuhkanmu, Rani..


__ADS_3

Dengan hancur Raka menyaksikan gadis tercintanya terbaring lemah tak sadarkan diri, dengan selang infus dan ntah berapa banyak alat yang berada di tubuh lemahnya.


"Sampai detik ini aku masih sangat mencintaimu Rani, maafkan aku yang telah meninggalkanmu ,maaf kan aku sayang.." ucap Raka yang menggenggam tangan Rani dengan hangat dan deraian air mata.


Alex yang berada di belakang pintu hanya menyaksikannya dengan hati teriris...tapi ntah perasaan apa yang ada tidak bisa dijelaskan lagi, cemburu,sedih,kecewa,entahlah tapi yang sangat dia rasakan saat ini adalah prihatin dan terluka dengan keadaan gadis yang sangat dicintainya tengah terkulai tak sadarkan diri dengan peralatan sebanyak itu di tubuhnya .


" kalau terjadi sesuatu dengan Rani, Raka harus bertanggung jawab dan aku tak akan melepaskannya..''ucap Rangga dengan nada marah yang berada di belakang Alex.


"tidak kak Rangga, semua bukanlah salah Raka, tapi aku yang salah, aku yang mengajak Rani ke pertemuan itu...karena aku tau ini salah satu mimpi Rani, yaitu menjadi desainer ternama, dan itu langkah awalnya.." ucap Alex sambil melamun dan terus memandangi Rani dan Raka yang berada di dalam ruangan.


**flashback on**


"ayolah Alex , aku mohon aku ikut ya , itu adalah awal aku membuat rancangan dan harus go publik dong.." ucap Rani memelas sama Alex.


"iya tapi kamu gak boleh kecapekan ya..." ucap Alex.


Dan itu sebelum Alex mengetahui kalau klien mereka adalah Raka..


Alex mengetahui kalau klien yang akan bekerjasama adalah Raka setelah ditentukan waktu pertemuan.

__ADS_1


**flashback off**


"aku pun bingung kak waktu itu harus bagaimana, di sisi lain aku gak mau Rani kecewa karena ini adalah awal karirnya , dia akan menjadi desainer terkenal bahkan sebelum lulus kuliah..dan di sisi lain inilah yang terjadi..semua salahku kak.." ucap Alex.


Setelah bicara Alex pun berbalik dan terduduk lemas..Rangga menghampiri dan menepuk pundak Alex.dia pun duduk di samping nya.


" maaf kan aku alex, aku terlalu emosi, tak seharusnya aku seperti ini, semua sudah digariskan sama Alloh, tak seharusnya kita terpuruk seperti ini.." ucap Rangga.


Di dalam ruangan hanya ada Rani yang belum sadar dan Raka yang terus menggenggam tangannya.


"Ran ,kau ingin aku kembali ,sekarang aku sudah di sini ran, aku mohon bukalah matamu...aku tak akan pernah meninggalkanmu lagi " ucap Raka yang terus menggenggam dan sesekali menciumi tangan Rani.


Raka menyeka air mata rani dan ..Raka yang semakin hancur terus menangis menyaksikan kejadian ini, dengan tetap menggenggam tangan lemah yang tak berdaya itu.


Raka pun keluar dari ruangan Rani, dengan lusuh dan tidak lagi memakai jas , hanya hem putih yang sudah tidak lagi rapi .


Mama sarah mendekat dan memeluk erat raka, dan raka semakin menangis.


"maaf kan tante ka, maaf kan, bukan maksut tante menyalahkanmu..." ucap mama sarah sambil nangis.

__ADS_1


Raka tak menjawab dan hanya membalas dekapannya dengan erat dan kepiluan yang sangatlah dalam.


sumua orang bersedih dengan keadaan rani seperti itu..


sesaat kemudian terdengar ponsel Alex berdering..diapun bergeser ke sisi kosong sebelah dan mengangkat panggilan masuk yang ternyata dari ibu panti..


[ hallo assalamualaikum bu, iya ada apa bu]


Jawab Alex.


[ Alex ,ibu mendengar kalau Rani sekarang berada di rumah sakit ] ucap ibu panti.


[ iya bu minta doanya ya bu mintakan juga sama anak anak di panti untuk kesembuhan Rani, dia mengalami gagal jantung bu, dan belum sadarkan diri..] ucap Alex sambil terisak menangis.


[iya Alex kami semua di sini mendoakan untuk kesembuhan rani, kamu yang sabar ya ]


ucap ibu panti.


Alex segera menutup ponselnya dan kembali melihat ke arah rani yang terbaring di dalam ruangan kosong dengan alat yang melekat di tubuhnya.

__ADS_1


__ADS_2