
Raka hanya terdiam menahan tawa,
Rara yang di sebelahnya sudah mencubiti lengan papa nya...
" pa, gak usah keterlaluan dong pa " bisim Rara.
" o jadi begitu Frans, ok " jawab Raka dengan menarik nafas panjang.
" iya om Raka"
" gini ya Frans kamu kan tahu usia Rara yang masih muda dan terbilang anak anak, jadi kamu mau menunggu sampai dia dewasa dan lulus kuliah, maaf ya Frans kalau usiamu itu kan bukan lagi mencari pacar melainkan pasangan hidup atau istri tapi kalau Rara itu masih terlalu jauh untuk ke situ.." ucap Raka.
dan Frans pun mulai berani mengangkat kepalanya..
" iya om Raka, tadi Rara juga menjelaskan semua itu .. Frans janji om selama kita pegang komitmen ini Frans gak akan pernah sentuh Rara sebelum halal, dan kami juga sudah sepakat untuk selalu bertemu di sini om di rumah gak akan ke luar malam malam lagi.." ucap Frans.
" ok bagus kalau begitu, memang itu yang dibutuhkan Rara pria bertanggung jawab seperti mu, ingat ya komitmen bukanlah ijab kobul, artinya jaga batasan batasan yang di haramkan oleh syariat islam..em..baiklah sekarang sudah malam , biarkan Rara belajar, kamu pulanglah , pasti capek ngurusin kantor sendirian..." ucap Raka dengan senyum khasnya..
"iya Om Frans pamit dulu..."
assalamualaikum
waalaikumsalam
"pa Rara anter kak Frans sampai mobil ya.." ucap Rara kemudian berlari mengejar Frans
" kak...yakin mau pulang sekarang... Rara masih pengen ngobrol sama kakak.." ucap Rara manja.
" eh... sekarang udah malam sayang, besok kakak ke sini lagi pulang kerja ya, kamu belajar dulu , setelah kamu selesai belajar kakak pasti datang.." ucap Frans sambil mencubit hidung Rara yang menggemaskan.
" baik kalau gitu, hati hati ya kak...sarangheo.." ucap Rara.
" i love you to " balas Frans.
Rara segera menutup gerbang rumahnya karena terlihat mobil Bara juga sudah berada di garasi..
" eh...papa, dari tadi di sini..." tanya Rara kelicutan.
" ehem...dari kamu keluar tadi.." jawab Raka.
" o...papa gak tidur ayo pa dah malam nih.." ajak Rara sambil menyeret lengan papanya..
" tunggu tunggu , sarangheo itu tadi apa.." tanya Raka penasaran..
" pa beneran papa gak tahu...gini pa, Rara kasih tahu, nanti papa bilang ke mama sarangheo pasti mama langsung bahagia... mama tahu kok artinya..." jawab Rara sambil berlari masuk ke dalam kamarnya..
sedangkan Raka masih bingung?
kemudian dia pun menyusul istrinya ke dalam kamarnya..
Rani yang tertidur pulas karena kecapekan jadi terbangun karena Raka yang tiba tiba memeluknya dan membisikkan sarangheo
mata Rani terbelalak dan kemudian tertawa..
" pa , kayak anak muda aja ,geli tahu .." ucap Rani sambil tersenyum dan menoleh ke arah suaminya itu
" emang apa artinya sih ma..." tanya Raka..
" ehm...sama dengan i love you , tapi sarangheo bahasa Korea...ish...." jawab Rani dengan tersenyum.
" ok ok papa paham.."
Raka pun kembali menggoda istrinya untuk bangun dan menemaninya karena dia belum bisa tidur..
***
pagi itu Rara sudah bisa menyetir mobil sendiri juga sudah memiliki SIM..
" pa , ada apa sih mama dan papa bangunin Rara sepagi ini masih subuh lo pa ma, kan Rara lagi halangan jadi gak sholat... Rara mau tidur lagi.."
" ets .." Rani dengan sigap menangkap lengan Rara..
" tunggu sayang, papa sama mama punya kejutan untukmu ..nih.." Rani dan Raka memberikan SIM dan kunci mobil baru..
" wah ... beneran ini pa ma " ucap Rara sambil berlari ke arah garasi.
__ADS_1
Dan betapa terkejutnya ternyata papa kasih Rara mobil sedan hitam new camry keluaran terbaru...
" wau...bagus sekali .. terimaksih papa , mama Rara suka sekali mobilnya sangatlah bagus, ini pasti mahal , harusnya jangan yang mahal mahal pa biasa saja sudah cukup seperti punya kakak ..." ucap Rara.
" eh...gak boleh ngomong gitu dong...ini papa beliin khusus buat Rara putri tercinta..ya sama dulu waktu beli punya kak Milea papa juga bilang khusus untuk putri tercinta..karena kamu dan kakak kamu sama sama di hati mama sama papa.." ucap Rani sambil memeluk Rara.
" Ra, ada satu lagi rahasia mama yang belum kamu ketahui..." ucap Rani.. membuat Rara semakin penasaran dan bertanya tanya..
" apa ma "
" bagini jantung mama selama ini adalah jantung ibunya kak Milea.. ibunya kak Milea kecelakaan dan meninggal dunia tepat ketika mama dinyatakan sudah gak bisa di selamatkan jika tidak segera menerima donor jantung...jadi mama ada sekarang karena Alloh dan ibunya Milea..kamu sayang i kakakmu ya, kasihi dia dengan tulus.." ucap Rani kemudian memeluk Rara
" iya ma , Rara sangat menyayangi kakak.."
" eh eh ada apa ini , Ra sudah siang kamu cepetan mandi ntar kena macet lo..wau mobil kamu ya ra bagus banget..." ucap Bara..
" emang kamu udah siap"
" ya belum sih.."
" udah udah ayo semua siap siap...ok.."
" ok ma.."
Dan mereka pun berangkat ke kantor dan ke sekolah, tiap hari tinggalah Rani sendirian hanya dengan 2 orang asisten rumah tangga nya.
**
siang itu di kantor , Frans tampak melamun memikirkan Rara yang begitu imut dan cantik ..
tok tok tok
" masuk"
"ada apa san.." tanya Frans.
"di luar ada anak SMA mencari pak Frans.." jawab Sandra salah satu karyawan.
" ok suruh masuk "
" hai kak.."
mendengar suara itu Frans langsung berbalik dan menatap nya lekat..
" hai sayang, kamu kok ke sini...udah ijin sama papa kamu" tanya Frans.
" udah dong papa ijinin kok kalau ketemu sama kamu kak, ini Rara bawakan makan siang, makan yuk Rara juga lapar.." ucap Rara.
" trus kamu ke sini naik apa , diantar Bara, mana Bara.."
" ihh nggak kok, aku bawa mobil sendiri..sini deh kak lihat, dari sini kelihatan kok..tu new camry black , papa yang belikan untuk Rara, bagus kan..." ucap Rara.
" tapi aku jadi khawatir lo sayang, takut kamu kenapa kenapa di jalan, trus kalau kamu ke sini kan bisa telp dulu biar kakak jemput.." jawab Frans membuat Rara mendengus kesal..
" udah ngambeknya ayo makan..." ucap Frans sambil mengusap kepala Rara.
" Rara suapin kakak ya .."
Frans tersenyum dan membuka mulutnya, mereka sungguh bahagia..
ceklekkkk
Fabian dan Milea terkejut melihat mereka yang suap suapan..
ke empatnya saling menatap dan mematung..
" dek ngapain kamu di sini sama frans. .." tanya Milea heran.
" awas berani macem macem Frans.." ucap Bian.
" ish..kalian main nyelonong saja, bisa gak sih ketuk pintu dulu.." ucap Frans kesal .
" kak..."
" tunggu tunggu ... sebelum kalian jelasin ke kakak, kakak mau tau apa papa sudah tau semua ini.." ucap Milea.
__ADS_1
dan Milea pun segera menelpon papanya untuk memberitahu tentang Rara yang berada di kantor Bian bersama Frans..
" o jadi gitu, malah lea yang belum tahu.." Milea mendengus kesal kemudian menceritakan kepada Bian dengan bisik bisik..
tapi Rara dan Frans tidak perduli mereka tetap melanjutkan makan siangnya..
" udah sana pergi katanya mau cuti satu tahun, baru juga satu bulan " ketus Frans.
" eh.. kamu Frans"
" udah deh bi ayo kita ke ruanganmu saja aku juga bawakan makan siang.." ucap Milea .
"awas kamu ya.." gertak Bian.
" kak, kalian kok ribut terus sih..." tanya Rara sambil mengunyah makanannya.
" itu berarti kami saling menyayangi ..." jawab Frans.
" berarti kalau kita saling menyayangi juga harus ribut terus dong.." ucap Rara membuat Frans tersedak
uhukkk uhukkk " polos banget sih nih bocah" gumam Frans.
"minum minum kak.." Rara menyodorkan segelas air mineral.
Frans pun meminum air yang dituangi Rara.
"ish... anak kecil, ya enggak juga ... kasih sayang itu bisa diekspresikan berbeda beda... seperti kakak denga kak bian kami mengekspresikan kasih sayang kami dengan ribut saling timpuk dan bercanda, sedangkan aku ekspresi kan cinta aku dengan menatap matamu, menggenggam tanganmu, dan mengelus kepala mu sayang...begitu..." ucap Frans sambil mengelus kepala Rara dengan lembut..
Rara pun tersenyum bahagia..
"kak , kakak nanti kalau tiba tiba diminta papanya kembali ke prancis gimana.." tanya Rara dengan mulut manyun..
" ya kakak akan nikahin kamu dan bawa kamu ke sana , kamu akan menjadi nyonya Rara Frans Oreal David..." ucap frans sambil tertawa.
" ye.. kan masih lama.."
" iya , kakak akan balik ke Prancis setelah menikahi kamu "
" jadi "
" iya , jadi 5 tahun lagi.."
mereka pun saling tatap dan tersenyum bahagia...
***
sedangkan Fabian dan Milea tengah asik menikmati makan siangnya..
" bi, frans itu siapanya kamu sih sepertinya bukan sekedar pagawai atau pun sahabat..
" sayang aku belum pernah cerita ya siapa Frans.." tanya Fabian sambil mengunyah suapan makan siangnya.
ehem Milea menggeleng.
"dia itu sepupu aku dari Prancis, ayahnya adalah Oreal David dia adik dari ibuku.."
" o gitu..tunggu tunggu Oreal seperti nya aku pernah mendengar nya..."
" ehem perusahaan besar di sana "
" o....ya parfum ternama "
" yap betul sayang "
" kok bisa dia di sini "
kemudian Fabian menceritakan semua tentang Frans dan masa lalunya yang kelam, dan di sini dia bisa menemukan jati dirinya..
" dia akan balik ke sana sewaktu waktu dia mau.." ucap Fabian.
mereka pun terus bercerita sambil mengahiskan makan siangnya.
begitu lah kisah cinta mereka yang manis , dari masa remaja sang mama yang manis ,
kemudian kisah cinta putri putrinya yang dan tak kalah manis dan bikin baper.
__ADS_1