Ku Rindu Mentari

Ku Rindu Mentari
harapan baru


__ADS_3

***


"Sudah satu minggu kamu seperti ini Rani, apa kamu gak mau melihatku lagi , hai sayang aku janji gak akan ninggalin kamu lagi, aku akan selalu di sini..." ucap Raka seraya mencium hangat kening Rani.


Rani masih terdiam..


Dokter pun datang..


" Rani masih belum sadar tapi ini sudah melewati masa kritisnya , mungkin butuh beberapa jam lagi untuknya sadar.." ucap dokter .


"tlaspantasi jantung berjalan dengan lancar, setelah Rani sadar kita akan tahu bagaimana tubuhnya merespon jantung baru yang ada di dalam tubuhnya.." tambah sang dokter menjelaskan.


" berarti Rani akan sembuh dok" tanya Raka.


Dokter mengangguk dan tersenyum kemudian melangkah keluar meninggalkan mereka berdua .


" Ran, aku ada di sini, aku tak akan meninggalkanmu lagi.." ucap Raka dengan menggenggam tangan rani..


" asal kamu tahu rani semenjak saat itu, setelah kepergianku , bukan hanya kamu, tapi aku juga sangat terluka, siang dan malam tak pernah sedetik pun aku melupakanmu.."

__ADS_1


" bahkan hati ini seperti membeku.." tambah Raka.


"Ran ,saat kau bangun nanti aku akan mengajakmu ke suatu tempat, kau akan suka tempat itu, tempat yang dulu selalu lewati bersamaku , yang dulu kau pernah mengatakan, Raka jika suatu hari nanti salah satu dari kita ada yang pergi , maka di sini lah nanti kita akan menunggu, kita akan adukan rindu dan keluh kita pada sang mentari, karena sinar mentari akan menyampaikan rindu kita kepadanya..." ucap Raka dengan tersenyum dan sesekali menciumi tangan Rani ..


"Dan Rani tak pernah lupa untuk mengunjungi tempat itu, selama Hampir 5 tahun, tak pernah sehari pun dia lupa untuk tidak mengunjunginya.." ucap Rangga dari belakang Raka.


deg...


hati Raka menjadi bergetar, tak menyangka sedalam itukah cinta Rani...selama 5 tahun aku telah melukainya..


Raka bangkit dari duduknya dia mencium hangat kening Rani..


Tiba tiba tangan Rani bergerak ,jari jemarinya mulai sedikit bergerak, air matanya mengalir..


Raka dengan telaten menyeka air mata rani, menggenggam tangannya..


Dan tak lama kemudian dia membuka matanya , semua orang pun senang...mereka berpelukan dan menangis karena bahagia, orang yang mereka sayangi telah membuka matanya.


Rani melihat ke Raka..

__ADS_1


" Raka kau sudah kembali.."tanya Rani dengan lemah.


" iya sayang aku sudah kembali, dan aku tak akan ke mana mana lagi.." Ucap Raka yang menatap Rani lekat , untuk sesaat kedua mata mereka beradu, ada kerinduan yang begitu dalam ...


setelah beberapa saat kemudian dokter pun datang, dia memeriksa keadaan Rani..Rani pun mulai membaik..


"bagaimana Rani masih terasa ada yang tidak baik dengan jantungnya, sesak nafas ,atau berdegup kencang.." tanya dokter.


Rani pun menggeleng dan semua orang pun lega..


semua orang tersenyum termasuk Rangga mama dan papa.


Raka pun senang dia tetap menggenggam hangat tangan gadisnya itu, gadis yang selama ini dia sangat rindukan.


tiba tiba kenangan kenangan saat mereka bersama sebelum berpisah teringat dalam pikiran Rani, kenangan saat dia melepaskan Raka di bandara ...


" Raka , suatu saat nanti kau akan pergi lagi, bukannya kamu sedang study di belanda, pergilah Raka sekesaikanlah pendidikanmu, kejarlah mimpi mimpimu..." ucap Rani .


"Rani, maafkan aku, sudah terlalu lamakah aku meninggalkanmu, sehingga kau sudah terbiasa dengan segala macam kerinduan..tidak Rani mulai sekarang aku tak akan meninggalkanmu lagi..pendidikanku sudah selesai 6 bulan yang lalu, dan aku juga sudah mencapai mimpiku...aku sudah menjadi CEO muda berkompeten di sebuah perusahaan ternama dan aku juga sudah menemukan kembali gadisku ,kucing kecilku yang manis.." ucap Raka yang membuat Rani tersenyum dengan binar mata bahagia dan berbeda dari yang biasanya.

__ADS_1


__ADS_2