Ku Rindu Mentari

Ku Rindu Mentari
Kamu lagi kamu lagi


__ADS_3

cring...


alarm berbunyi, Milea membuka matanya dan kaget melihat Rara sudah ada di sampingnya.


Milea tersenyum melihat tingkah adiknya saat tidur...


" dek dek...sudah subuh bangun yuk kita sholat subuh dulu ..ayo dek bangun..." ucap Milea.


" sebentar kak, kakak sholat subuh duluan saja... Rara masih ngantuk..." jawab Rara sambil meregangkan tubuhnya.


" eh.. sholat gak boleh ditunda.." ucap Milea.


ceklekkkk


Bara mendongokkan kepala nya..


"iya , nikah juga jangan ditunda ibadah lo..o iya belum ketemu jodoh apa gak ada yang mau sama kakak yang galak..." ucap Bara yang membuat Milea melemparkan bantal kr muka nya.


Bara hanya tersenyum menang sudah menggoda kakak nya pagi-pagi.


" eh .. Bara..gak baik ngomong gitu sama kakak.." bentak mamanya.


" tuh dengerin.." ucap Milea sambil menjitak kepala Bara.


Bara hanya meringis kesakitan.." tuh kan galak banget.."


" dah yuk semua, kita sholat subuh.. " ucap papa Raka.


" eh...tungguin Rara dong.." teriak Rara dari dalam kamar .


Begitulah keseruan keluarga kecil Raka dan Rani, dari subuh sampai malem kalau lagi ngumpul bersama ya seperti itu, saling menggoda dan bercanda..


setelah selesai dengan kegiatan masing masing di pagi hari mereka pun berkumpul di meja makan.


mereka tampak lahap menyantap sarapan mereka.


" Milea sayang, hari ini kamu mau ke kampus atau ..." ucap mama Rani.


" Milea mau interview kerja ma.." jawab Milea.


" kenapa gak di kantornya papa sih sayang, kamu kan bisa bantu bantu papa...gah usah kerja juga gak apa apa , lagian kan papa udah kasih kamu uang bulanan buat jajan dan ditabung ..." ucap papa Raka.


" ist...pa pa ... emangnya Milea apaan...papa sama mama sudah menyekolahkan Milea tinggi masa gak boleh kerja sih, Milea ingin membuat papa dan mama bangga.. Milea juga ingin punya penghasilan sendiri beli rumah sendiri beli mobil sendiri..dari hasil keringat Milea sendiri.. bukannya Milea tidak menghargai pemberian papa dan mama tapi Milea ingin membuktikan bahwa Milea bisa diandalkan..." ucap Milea.


" ok , terus kamu interview di perusahaan apa.." tanya papa Raka.


" Huanxel group ..pa..itu perusahaan besar pa, jarang ada lo kesempatan sebesar ini , perusahaan sebesar Huanxel mencari sekretaris dan aku sepertinya tertarik ingin mencobanya, eh kemarin aku masukkan via online hari ini dah mau diinterview.." jawab Milea yang membuat mama dan papanya terkejut dan saling menatap.


" pa , bukannya itu perusahaan yang bosnya teman papa ya, beneran dia diinterview bukan karena papa..." tanya mama Rani dengan berbisik.


" ya beneran lah , papa saja baru tahu sekarang , mudah mudahan dia bisa bergabung di sana.. papa juga gak akan ikut campur tentang ini biarkan dia mandiri dan membuktikan kemampuannya.." jawab papa Raka juga sambil berbisik.

__ADS_1


" iya ..tapi beneran bosnya botak ,pendek, gendut , masa sih kamu rela anak kita dikawinin sama pria macam itu.." bisik mama Rani.


" ist... kamu lihat saja nanti.." jawab papa Raka.


"tapi kok mama gak rela ya anak mama yang cantik dikawinin sama orang yang jelek seperti itu, walaupun dia bos perusahaan besar..ih .. amit amit..deh , pa harta bukanlah segalanya,tapi yang terpenting kebahagiaan Milea..coba deh papa pikir pikir lagi " ucap mama Rani yang masih belum rela.


" udah ,papa udah pikir kan itu.. udah biarkan , mangkanya Milea biar mengealnya dulu, baru kita ambil keputusan berikutnya.." jawab papa raka.


" ihh mama sama papa ngomong apaan sih, bisik bisik aja dari tadi..." tanya Bara ,membuat mereka semua terdiam dan saling pandang..


" o iya ma , Rara bareng sam kak Milea aja ya, ogah aku sama Bara..." ucap Rara sambil mencibir Bara.


" terserah..." jawab Bara sambil mecubit lengan Rara.


" Bara sudah , masih pagi jangan ribut, pusing mama mendengarnya.." ucap mama Rani.


" tumben ma ...emang sudah biasa kelakuan mereka...ngapain pusing sih..."ucap Papa Raka.


" ist...sama aja .." ucap mama sewot sambil berdiri.


" pa...mama kenapa sih gak biasanya seperti ini.." tanya Milea sambil berbisik.


" gak tahu sayang, mungkin mama lagi dapet.." jawab papa Raka sambil tersenyum.


" sudah anak anak ayo kita berangkat, udah biarin mama lagi ngambek, itu urusan papa...dah sana berangkat nanti terlambat.." ucap papa Raka.


dan mereka pun berangkat dengan kendaraan masing-masing...


Raka yang belum berangkat ke kantor karena melihat istrinya masih ngambek..


dia dekati dan mencium pipi Rani diam diam membuat Rani kaget dan melotot tajam..


" ist... dah sana cepat pergi, heran aku...pagi pagi sudah bikin moodku hilang.." ketus Rani.


" aduhhh...mama cantik jangan ngambek dong... papa bantuin mama ya bersih bersih." ucap Raka.


kemudian dia mengambil ponselnya..


" hallo marchel kamu urus pekerjaan hari ini, dan untuk pertemuan penting kamu batalkan dulu .." ucap Raka membuat Rani melotot.


" kamu gak kerja hari ini...ist....kamu urus pekerjaan rumah aku mau tidur..."ucap Rani kesal.


Raka pun mendengus..."dasar wanita...lihat saja nanti..kamu akan meminta lagi.." gumam Raka sambil melonggarkan dasi dan melipat lengannya dengan tersenyum dan menyelesaikan mencuci piring.


**


Sedangkan Milea dengan antusias pergi ke perusahaan huanxel group untuk interview setelah mengantar adiknya ke sekolah, tak lupa berpesan untuk tidak pulang sendiri..


Milea melajukan mobilnya, saat di lampu merah tak sengaja ponselnya jatuh dan gas keinjak sehingga menabrak bemper mobil di depannya..


" aduhhh....tapi untung lah bukan mobil mewah , bisa mati aku kalau mobil mewah lagi...aduh.. Milea ada apa sih denganmu, suka banget nabrak mobil orang.." gumam Milea sambil sewot sendiri.

__ADS_1


Milea turun hendak minta maaf pada pemilik mobil dan betapa terkejutnya Milea..


keduanya terkejut.." kamu lagi , kamu lagi...mobil satunya belum selesai dibenerin , kamu dah tabrak lagi , hobi banget sih nabrak mobil orang.." ketus Bian.


" ya ...ya.. maaf...ehm...maaf ya plis ...gini deh aku kasih ganti rugi..." ucap Milea gugup.


" duh mati aku, gak mungkin aku minta papa lagi bisa bisa gak dibolehin bawa mobil ..ya bukan mobil mewah sih tapi , ini mobil mahal juga ..gimana dong..." gumam Milea.


Bian yang mulai terpesona dengan kecantikan Milea, memikirkan bagaimana mengikat gadis ini agar mau selalu bersamanya.


" Bian tolong ya plis ,hari ini aku interview kerja, kalau terlambat aku bisa gagal, atau gini nanti kalau aku dah ketrima kerja aku ganti ya..tenang saja mudah mudahan aku ketrima di perusahaan besar Huanxel, mereka lagi butuh sekretaris..ya meskipun bosnya jelek, botak ,tapi gak apa apa yang penting aku ketrima.." ucap Milea.


Bian pun terkejut dan berusaha menahan tawa..


" memangnya kamu sudah lihat sendiri bosnya " tanya Bian sambil tersenyum.


" ya belum sih..." jawab Milea.


" nah kok kamu tahu kalau bosnya sejelek itu.." tanya Bian dengan menahan tawa.


" ya ..ya..banyak sih yang ngomong kayak gitu .." ucap Milea gugup.


dan klakson mobil pun berbunyi bersahutan.


mereka pun berlari menuju mobilnya masing masing..


" o.. rupanya kamu yang datang sendiri mencari ku..ok ..aku tunggu ya cantik..." gumam Bian.


mereka pun melajukan mobilnya menuju perusahaan yang sama namun Bian mencari jalan pintas agar tak terlihat oleh Milea.


sesampainya di kantor , Bian berlari mencari sahabat sekaligus asistennya bernama frans..


" frans, frans ...tunggu ..." ucap Bian.


" ada apa sih bos.." jawab frans.


" kamu bilang supervisor gadis bernama Milea suruh ke kantorku..aku mau mandi dulu, semua sudah siap kan baju dan sebagainya.." ucap Bian.


" sudah bos, ada apa sih aneh banget, jangan bilang kamu membawa wanita gak bener ke sini.." ucap frans.


" enak aja kamu.." ucap Bian sambil menjitak kepala frans.


" aduhhh bos ...sakit tau.." ucap frans meringis.


" ok ok aku sendiri yang akan pergi ke ruang supervisor..aku yang akan membawa gadis itu untukmu bosku..." imbuh frans sambil melangkah menuju ruang supervisor.


"sialan kamu..." gumam Bian.


setelah selesai bersiap siap dia menerima jadwal dari sektretaris nya ..." pak, besok saya sudah tidak lagi kerja di sini kalau saya punya salah saya minta ya pak..."


" ok, tapi hari ini akan ada sekretaris baru kamu ajarin ya apa saja tugas tugasnya..." ucap Bian sambil tersenyum, begitu juga dengan sekretaris nya menangguk.

__ADS_1


__ADS_2