Ku Rindu Mentari

Ku Rindu Mentari
Sisa sisa serpihan hati 2


__ADS_3

** Beberapa bulan kemudian **


Rani sudah lulus SMA dan kuliah di universitas yang sama dengan Alex..Rani mengambil jurusan desainer dan modeling.


Sedangkan Alex mengambil jurusan potografer dan jurnalistik.


Amel yang tinggal di Jakarta pun sudah menemukan kebahagiaanya di sana.


Begitu juga dengan Ranggaa yang sudah bekerja di perusahaan papanya dan sudah memiliki istri cantik yaitu Siska ..meskipun sudah janda tapi siska sangatlah cantik dengan usia yang sama dengan Rangga.


mereka hidup bahagia begitu pula dengan mama dan papanya yang bahagia membesarkan baby Al walaupun bukan darah daging Rangga.


**


Kegiatan di kampus pagi itu sangatlah banyak.


"Hai cantik ,lagi sibuk ya..." sapa seorang pria tampan idola semua cewek di kampus.


" eh...kamu Lex, sudah lama kamu di sini.." ucap Rani yang sibuk dan tidak melihat ke arah Alex yang sudah cari cari perhatian.


" kamu kok gak lihat ke arah ku sih Ran, aku gak keren ya..." ucap Alex mendengus kesal.


" Alex..jangan manja ah...aku lagi sibuk nih.."ucap Rani yang terus fokus sama laptopnya..

__ADS_1


" ok ok ...," Alex kesal dan melirik ke arah cewek sexsi yang kebetulan lewat di sebelahnya..


" hai, cantik boleh kenalan gak..." ucap Alex yang berdiri dan hendak berjalan mengikuti wanita sexsi tersebut.


Rani tersentak dan mendongak ke arah Alex.


" sekali kamu melangkah aku lempar kamu pake sepatuku, biar semua anak kampus tahu, semua kelakuan kamu.."ucap Rani sambil melotot.


Alex pun langsung berhenti dan memutar badannya.


" iya iya .." ucap alex sambil berbalik dan duduk di samping Rani .


Alex duduk mendekat ke Rani dan menatap gadisnya itu tak berkedip.


"ehh...apaan sih lex.." sahut Rani sambil tersenyum geli.


Rani kemudian menutup laptopnya, dan kembali menatap Alex, mereka saling tatap tapi sekarang mereka sudah biasa dan malah membuat mereka geli lalu tertawa .


" O ya sayang ...kamu dah makan apa belum..aku beliin ya.." ucap Alex sambil mengusap kepala Rani.


Rani tersenyum.


" Tunggu Alex, Aku ikut..." ucap Rani sambil mengemasi laptop dan memasukkannya ke dalam tas rangselnya...

__ADS_1


Alex memutar badan dan menatap heran ,gak biasanya Rani mau ikut jalan , apalagi sekedar ke warung beli makan.


" Tunggu tunggu , kamu gak apa apa kan..gak lagi ngigau kan.." ucap Alex sambil mengusap kening Rani .


"Emang kenapa sih ...aku gak boleh ikut sama kamu, karena kamu mau godain cewek cewek sexsi itu di warung...dasar otak kotor..." ucap Rani sambil cemberut karena kesal.


"ehm..nih cewek bener bener gesrek nih otaknya.." gumam Alex dan didengar oleh Rani karena jarak mereka yang berjalan sejajar.


" hh...apa apa tunggu coba kamu bilang..." ucap Rani semakin kesal.


"tuh...ada banyak cewek **** di sana ,udah sana gabung..." ucap Rani .


"emang beneran aku boleh ke sana..." ucap Alex ..


"iya tapi aku remukin dulu mukanya dan kupatahi kakinya..." ucap Rani sinis.


"ih kok sadis banget sih.."ucap Alex.


"memang sebesar itukah kamu mencintaiku.." bisik Alex.


"Alex...entah lah , yang pasti aku sangat nyaman bersamamu...aku selalu bahagia bila selalu bersamamu...kau tau alex serpihan serpihan hati ini sudah mulai utuh kembali...dan itu karena kamu lex..." ucap Rani.


Alex pun menggenggam tangan Rani dengan hangat.

__ADS_1


Ranipun hanya bisa pasrah dan mereka melangkah bersama, dengan cinta mereka, ketulusan mereka.


__ADS_2