Kutukan Putri Gumeng

Kutukan Putri Gumeng
25. Legenda Jati Denok


__ADS_3

Pangeran katong bergegas menuju Puri Kedaton.Hatinya berbunga-bunga. Keinginan untuk mempersunting Putri Citrawati ternyata mendapat dukungan dari Prabu Jayeng Karto. Selain itu dirinya akan segera mejadi Raja dari Kerajaan Pandan Harum.


Sambil bersiul riang langkah kakinya semakin mendekati Puri Kedhaton, dimana ibu Suri sedang bersantai di taman.


"Prajurit, sampaikan Kanjeng Ibu Bahwa saya ingin menghadap !.", Perintah Pangeran Katong setibanya di halaman puri kedhaton.


"Baik Pangeran hamba siap menjalankan titah Pangeran.", Jawab Prajurit itu dengan sigap.


Prajurit Penjaga puri Kedhaton segera berlari masuk kedalam Puri Kedhaton.


" Ampun Kanjeng Ratu, Pangeran Katong ingin menghadap."


"Persilakan Putraku masuk. ", Perintah ibu permaisuri.


"Baik ibu suri. ", Prajurit itu bergegas kembali kehalaman kedhaton.


"Silakan Pangeran Masuk, ibu suri sudah menunggu Pangeran. "


Tanpa menunggu lagi pangeran katong segera masuk ke puri kedhaton.


"Maaf ibunda, Ananda menggangu istirahat bunda."


"Tidak apa apa anakku. justru ibu sangat senang kamu mau mengunjungi ibumu yang sudah tua ini. Ada apa kok wajahmu nampak senang sekali.", Tanya Ibu Suri.


"Ibu, sebenarnya kedatangan Katong ke puri kedhaton ini ingin minta izin dan restu ibu. Katong ingin melamar Seorang Putri. ", Ungkap Pangeran Katong.


" Apa, apa aku tidak salah dengar?.Duh Puji Dewa yang agung, ternyata Engkau kabulkan permohonanku. Lalu Putri mana yang ingin kau Lamar?.", Tanya ibu suri.


"Ananda ingin melamar Putri Citrawati dari Kerajaan Purwacarita."


"Purwa carita, apa romomu mengijinkan. Sebab........ ", Kata ibu Suri tertegun sedih.

__ADS_1


"Kenapa Ibu?.Mengapa ibu sedih. "


"Anakku, Romomu pernah ada dendam dengan Raja Dian Gondo Kusumo. Sebelum romomu melamar ibumu ini. Aku takut ayahmu akan marah bila mendengar ini.", Jelas Ibu Suri.


"Oooo, masalah itu. Ibu tenang saja. Semula Romo memang marah dan menentangnya. Namun setelah ananda desak akhirnya Romo merestui dan mendukung keinginan ananda. "


"Jadi Romomu sudah merestui. Baiklah ibu juga ikut merestui.Gapailah keinginanmu. Doa ibu selalu menyertai. "


" Terima Kasih ibu. Ananda Pamit dulu. Ananda akan berkunjung ke padepakan guru Banjar Angin. Ananda juga harus meminta restu dan dukungan dari Guru. "


"Baiklah Putraku, berangkatlah. "


Pangeran Katong memberi penghormatan kepada ibundanya sebelum melangkah keluar kedhaton.


Pangeran Katong berjalan cepat menuju Ruang kamar pribadi Pangeran.


setelah mengambil bekal, Pangeran Katong Melesat kearah selatan. Dengan ilmu ringan tubuh kidang kencono, Tubuh Pangeran Katong melesat diantara rimbunya hutan jati.


" Aku istirahat dulu saja disini. Capek juga berlarian . ", Gumam sang Pangeran.


Pangeran Katong berbaring di bawah Pohon Jati. Sekejap kemudian Pangeran Katong tertidur.Angin yang Sepoi-sepoi membuat Pangeran Katong terlelap dalam mimpi disiang bolong.


"Pangeran....I Love You.. kemarilah pangeran...aku rindu kamu.. ",


Tampak Putri Citrawati melambaikan tangan kearah Pangeran Katong


"Cutrawati, benarkah yang kau ucapkan. Apa itu I love you?.",


"Kemarilah Pangeran...Kemarilah Pangeran.... kemarilah pangeran.",


Tampak di pandangan Pangeran Katong, Sang Putri Citra wati bergerak mundur dan seperti tertutup kabut.

__ADS_1


"Citrawati... citrawati...citrawati jangan pergi.... jangan tinggalkan aku..... Citraaaawaaaaatiiiiiiii.", Seru Pangeran Katong. Pangeran Katong Kaget ternyata Dia hanya bermimpi.


"Kurang ajar ternyata aku hanya mimpi. Aku jadi kangen ."


Tiba-tiba Pangeran Katong merasa ada benda cair menimpa kepalanya. Pangeran Katong mendongakkan wajahnya keatas pohon. "


"Plook. ", Tinja burung tekukur jatuh di wajah Pangeran Katong.


"Kurang ajar. Beraninya kau....ku bakar kau.. "


Pangeran Katong melompat tinggi keatas Pohon Jati. Burung Tekukur yang bertengger diatas pohon kaget dan bergerak terbang. Tapi sebelum sempat mengepakkan sayap sebuah pukulan jarak jauh menghantamnya.


"Rasain kamu....", Teriak Pangeran Katong kesal.


Pangeran Katong melihat kesekeliling dari atas pohon jati.


Wau.... luar biasa. dari sini aku bisa melihat jauh dengan jelas.


Betapa kagetnya pangeran Katong. Ketika Pandanganya menerawang jauh kearah Purwacarita, Pangeran Katong melihat putri Citrawati sedang mandi Lumban di Kedung Kaputren. Tubuh moleknya membuat Pangeran Katong terpana. Birahinya memuncak.Tanpa disadari air liurnya menetes deras ke bawah.Selain itu air kejantanannya pun ikut menetes kebawah mengalir dan berkumpul membentuk sumber air.


(Konon Sumber air itu terletak di Dukuh temetes. Sumber itu di sebut sebagai mata air sumber tes. Sumber air itu dipercaya dapat meningkatkan Libido kaum Adam.Tapi itu cuma mitos lho)


Setelah puas mengintip Putri Citrawati mandi, Pangeran Katong turun dan membakar burung buruannya. Setelah menyantapnya, Pangeran Katong berjalan meninggalkan pohon jati itu.


Tanpa di sadari ternyata pohon jati itu seperti menahan beban berat ketika di panjat pangeran Katong.


Senja mulai turun ketika langkah tegap pangeran katong menyusuri hutan menuju Padepokan Banjarsari.


###Mohon maaf, lama tidak update karena kesibukan pekerjaan dan kondisi badan yang kurang Fit. termakasih atas dukungannya.


mohon like and commennya serta saran untuk episode berikutnya.

__ADS_1


matur suwun ###


__ADS_2