Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.

Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.
Mencari Dunia Asura


__ADS_3

Tak terasa waktu terasa begitu cepat bagi She Luan. Saat ini tepat pada hari ketujuh seperti janji Cao Zhen Xin akan mengunjungi Dunia Asura.


"Senior... Guru jaga She Luan untukku." ucap Cao Zhen Xin.


"Zhener tenang saja... Kamu juga harus berhati hati, bagaimana pun masalah dapat menghampirimu kapan saja." ucap Zheng Lian.


"Baik guru." ucap Cao Zhen Xin kemudian memeluk She Luan dengan hangat.


Setelah itu, ia akhirnya keluar dari sekte Cahaya


Suci, tepatnya diatas langit Cao Zhen Xin menatap lekat formasi yang melindungi sekte Cahaya Suci yang pernah ia buat.


"Emmm mungkin Kultivator diBenua ini tak ada yang mampu menghancurkannya. " ucap Cao Zhen Xin kemudian mengeluarkan Bing Long dari tubuhnya.


Swuuuuush! Naga putih yang memiliki hawa dingin muncul dengan panjang seratus meter diatas langit sekte Cahaya Suci.


"Bing Long, sekarang kita keutara... Ingatlah untuk menghindari pertempuran yang tidak diinginkan. " ucap Cao Zhen Xin kemudian menaiki tubuh Bing Long.


Bing Long mengangguk, kemudian ia melesat kearah Utara dengan kecepatan tak kasat mata. Kepergian Cao Zhen Xin ternyata membuat hati She Luan merasa sepi.


"Gege... Berhati hatilah." ucap She Luan dalam hati.


*****


Disebuah tempat rahasia, Wangzy kini menjadi lebih dingin dari biasanya. Bahkan kesesama kaumnya yaitu Iblis yang sempat bertarung dengan Cao Zhen Xin.


"Yang Mulia kami rasa yang menyelamatkan pemuda tampan itu bukanlah Kultivator biasa... Melainkan sebangsa seperti kita ini." ucap Iblis tanduk tujuh yang sebenarnya malas menganggap Fusen adalah atasannya.

__ADS_1


Fusen mengangguk mengerti, bahkan ia mengerti siapa pelakunya. Namun karena ia telah memberikan obat penghilang rasa pada Wangzy dan hasilnya berhasil ia kini tak mempermasalahkannya.


"Baiklah kalian semua ingatlah untuk memindahkan murid atau pasukan yang kalian punya kemari... " ucap Fusen datar.


"Baik." Iblis tanduk tujuh memimpin.


"Zyer.... " panggil Fusen kearah Wangzy.


"Apa kek? " tanya Wangzy dingin.


"Kamu sekarang pergilah ke Dunia Asura... Ingatlah untuk memberi pesan pada Raja Yuan Long untuk mengirim pasukan mereka. " ucap Fusen.


"Ya..." ucap singkat Wangzy.


****


Sampai didepan gerbang.


"Tuan muda mohon tunjukan identitas." ucap penjaga gerbang.


Cao Zhen Xin kemudian mengeluarkan Plat keluarga She kearah penjaga gerbang.


"Keluarga She..." gumam penjaga gerbang sedikit mencurigai Cao Zhen Xin


"Kenapa apa ada yang salah? " ucap Cao Zhen Xin pura pura kebingungan.


"Tu-tuan bukankah keluarga She..."

__ADS_1


"Aku berasal dari keluarga cabang. " ucap singkat Cao Zhen Xin memotong.


Penjaga gerbang akhirnya mengerti dan membiarkan Cao Zhen Xin memasuki kota Sheng Yuan. Cao Zhen Xin memasuki kota Sheng Yuan sambil melihat keadaan sekitarnya. Tiba tiba ditengah tengah berjalan memasuki lebih dalam kota Sheng Yuan, ia melihat toko aksesoris.


"Hemm bagaimana jika aku memberi hadiah kecil untuk She Luan." gumam Cao Zhen Xin kemudian memasuki kota tersebut.


Singkat cerita, Cao Zhen Xin membeli beberapa aksesoris seperti kalung dan cincin untuk She Luan, setelah menyimpannya, ia mencari sebuah restoran yang ramai akan pelanggan. Karena bagaimanapun tempat yang paling mudah untuk mencari informasi hanyalah restoran.


Sesampainya, setelah memesan beberapa makanan.


"Kuharap informasi yang aku cari ada beberapa yang sedang membicarakannya.." ucap dalam hati Cao Zhen Xin.


Pandangannya terus menatap kearah rombongan pelanggan resto dengan seksama. Hingga tiba tiba pesanannya telah tiba, satu guci arak mahal yang ia pesan. Disaat ia menyesap arak pesanannya.


"Seandainya aku bersaudara dengan pemuda yang telah membantai keluarga Tao... Pasti aku akan disegani oleh para Kultivator di Benua ini." ucap penuh harap salah satu pemuda.


Pfffftt! Cao Zhen Xin memuntahkan araknya.


"Hei! Apa ada yang salah dengan apa yang aku omongkan?" tanya pemuda yang mengucapkan tadi.


Cao Zhen Xin mengelap sisa arak yang berserakan dibibirnya dengan tenang.


"Ma-maaf aku rasa kamu tidak bisa menemukannya... Setauku pemuda tersebut setelah membantai keluarga Tao tidak pernah keluar dari persembunyiannya lagi." ucap Cao Zhen Xin mencoba memberi alasan..


#####


Luuurr mohon maaf banget sebesar besarnya, kemaren author mblenjani janji up 2epiode pada malam harinya, tapi author ketiduran karena banyak aktivitas. Nahh sekarang author juga baru selesai mungkin update lancarnya besok, sama ada tambahan episode buat nambal episode kekurangan ya luuur...

__ADS_1


__ADS_2