Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.

Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.
Shang Long.


__ADS_3

Sesampainya di mulut goa.


Swuuuung! Tiba tiba mulut goa tersebut bergetar yang membuat Cao Zhen Xin mengedarkan kekuatan jiwanya untuk melacak apa yang ada didalam goa tersebut.


"Ughhh! " tiba tiba saat kekuatan jiwanya melacak benda ataupun apa yang ada didalamnya, sebuah kekuatan jiwa yang lebih kuat berasal dari dalam dunia jiwa menepis dan menyerang balik kekuatan jiwa milik Cao Zhen Xin.


Swuuuuush! Sosok kakek tua berjanggut putih muncul didepan Cao Zhen Xin sambil menatap tajam.


"Darah Naga, Aura Dewa..." ucap datar kakek tersebut.


Cao Zhen Xin yang telah mengelap darah menetes dibibirnya sedikit terkejut mendengar penuturan kakek tua tersebut. Merasa kakek tua bukanlah Kultivator biasa, Cao Zhen Xin meminta maaf atas kelancangannya.


"Kakek... Saya Zhener meminta maaf atas kelancangan yang telah saya buat mengenai ingin mengetahui apa yang ada didalam goa ini." ucap Cao Zhen Xin ramah.


Kakek tua terdiam dan menatap Cao Zhen Xin dengan tatapan haru.


"Ka-kamu apakah anak dari Dewa Naga..." ucap kakek tua tiba tiba jatuh berlutut.


Deeeeeghh! Jantung Cao Zhen Xin berdetak sangat kencang mendengar hal tersebut. Karena ingin memastikan kakek tua yang ada didepannya adalah orang yang baik, diam diam ia membaca pikiran kakek tua tersebut.


Namun tanpa diduga, semua penglihatannya benar benar tidak bisa membaca pikiran kakek tua tersebut seperti biasanya.


"Cucuku..." ucap Kakek tua tersebut langsung memeluk erat Cao Zhen Xin.


Cao Zhen Xin yang kebingungan hanya menerima pelukan erat tersebut, sambil memikirkan apa yang telah ia lalui.


"Tidak mungkin bukan jika kakek ini adalah ayah ketiga dari ayahku." gumam Cao Zhen Xin yang sedang menebak nebak.


"Nak bagaimana kabar alam Dewa... Dan kamu bagaimana bisa sampai ke Benua Tinggi? " tanya kakek tua heran sambil melepas pelukannya.


"Kakek aku Cao Zhen Xin, dan mengenai alam Dewa saat ini baik baik saja. Serta kedatanganku kemari hanya melaksanakan tugas saja kek." ucap Cao Zhen Xin hormat.

__ADS_1


Kakek yang bernama Shang Long mengangguk.


"Bagaimana kabar ayamu Shang Yuan? " tanya Shang Long.


Deeeeeghh! Jantung Cao Zhen Xin berdetak kencang mendengar ucapan kakek tua tersebut. Bagaimanapun iya mengetahui nama Shang Yuan dari Cao Yuan. Melihat raut wajah keterkejutan yang diperlihatkan Cao Zhen Xin, Shang Long menjadi sangat heran.


"Nak apa yang kamu coba sembunyikan dariku?" tanya Shang Long lembut.


"A-aku..." ucap Cao Zhen Xin salah tingkah.


Karena kini ia tahu identitas siapa kakek didepannya, ia segera memberitahu semua yang telah terjadi dialam Dewa dimasa saat Shang Yuan atau Dewa Naga yang digantikan oleh ayahnya mati dikhianati oleh para Dewa. Mata Shang Long memerah mendengar hal tersebut, ranah Kaisar Dewa Puncak tiba tiba mengedar dari tubuhnya yang membuat Cao Zhen Xin termundur lima langkah kebelakang.


"Ba-bagaimana bisa..." ucap Shang Long.


"Kek... Tolong redakan amarahmu.." ucap Cao Zhen Xin yang ingin melanjutkan ceritanya.


Shang Long yang merasa bersalah pada Cao Zhen Xin kemudian perlahan menghilangkan rasa amarahnya. Setelah melihat Shang Long meredakan amarahnya, Cao Zhen Xin kembali membahas apa yang telah terjadi, dan tentunya dendam Shang Yuan yang dikhianati telah dibalaskan oleh ayahnya Cao Yuan bersama kakeknya Cao Lian.


"Anakku... Apa artinya jika aku hidup jika kamu telah lama mati." ucap Shang Long mencoba memejamkan matanya.


Karena kini sudah tidak ada yang bisa dilakukan lagi, Shang Long memikirkan rencananya terhadap Cao Zhen Xin, meskipun ia bukanlah cucunya, namun karena Cao Zhen Xin memiliki darah ras Naga yang murni membuatnya ingin menurunkan seluruh ilmu Naganya kepada Cao Zhen Xin.


"Zhener kemari. " ucap Shang Long.


Cao Zhen Xin mengangguk tanpa ada rasa takut ia segera menghampiri Shang Long.


"Ucapkan terimakasih pada ayahmu Cao Yuan yang telah membalaskan dendam anakku. Dan karena itu aku ingin memberikanmu mutiara naga yang ada didalam tubuhku." ucap Shang Long.


Sontak Cao Zhen Xin membelalakan matanya mendengar hal tersebut, bagaimanapun ia mengetahui apa itu mutiara naga.


"Kek tapi..." ucap Cao Zhen Xin kebingungan.

__ADS_1


"Tidak ada kata tapi... Apa artinya aku hidup jika keluarga utamaku telah mati." ucap Shang Long kemudian membuat segel tangan.


Swuuuuung! Segel tersebut bersinar dan melesat kearah kening Cao Zhen Xin, jutaan teknik tingkat Dewa milik ras Naga tiba tiba ada dibenaknya. Dan tentunya ada kitab yang juga ia kenali, kitab tersebut yang dimiliki oleh ayahnya, Kitab Surgawi.


"Kakek ini terlalu berlebihan." ucap Cao Zhen Xin yang tak ingin menerimanya.


"Hahaha menurutku kamu pemuda yang tegas dan tentunya memiliki hati yang baik. Jadi hadiah ini tidak pantas kau dapatkan, ada satu lagi hadiah untukmu." ucap Shang Long membuat segel tangan.


Swuuuush! Swuuuuuung! Tubuh Shang Long berubah menjadi asap membumbung keatas langit yang sangat tinggi, setelah itu Shang Long merubah wujudnya menjadi seekor naga yang memiliki panjang seratus meter, terdapat mahkota yang besar diatas kepalanya dengan elemen api diatas mahkota tersebut.


"Zhener... Terima mutiara milikku ini... Tegakan keadilan untukku." ucap Shang Long berat yang menggunakan mode Naganya.


Grooooaaaaaaaarh! Sebuah Auman yang cukup membuat angin berhembus kencang, dan juga langit menghitam terjadi, tak hanya itu saja, Shang Long membuat udara disekitar Cao Zhen Xin menjadi sangat panas.


"I-ini..." ucap Cao Zhen Xin yang ingin menghentikan Shang Long yang ingin mengorbankan dirinya.


"Kakek..." ucap Cao Zhen Xin yang ternyata tubuhnya terkunci oleh aura yang dikeluarkan Shang Long diatas langit.


Swuuuuung! Shang Long yang merubah menjadi mode Naga kemudian menyemburkan api merahnya kearah tubuh Cao Zhen Xin. Karena Cao Zhen Xin memiliki api Ilahi didalam tubuhnya, api yang menyembur kearah tubuh Cao Zhen Xin terserap dan memperkuat panas api Ilahi ketitik maksimal.


"Arghhhh! " ucap Cao Zhen Xin menahan energi panas yang terserap kedalam tubuhnya.


Selang sepuluh menit proses yang sedikit menyakitkan, Shang Long melesat kearah Cao Zhen Xin.


Swuuuung! Sebuah segel formasi muncul didepan Shang Long. Setelah Shang Long memasukinya, tiba tiba sebuah bola sebesar kelereng mengambang didepan Cao Zhen Xin, tubuh Shang Long yang sangat besar terus memasuki segel tersebut dan efeknya membuat bola kekuatan seukuran kelereng yang tak lain mutiara naga tersebut membesar menjadi sebesar kepalan tangan Cao Zhen Xin.


"Zhener! Ingat pesanku! "


Grooaaaaaarh! Auman terakhir yang sangat memekikan kepala Cao Zhen Xin terdengar. Swuuuung! Langit kembali normal, angin yang kencang pun perlahan mereda dengan diakhirnya proses pembentukan mutiara naga milik Shang Long.


Sebuah bola sebesar kepalan tangan yang berwana merah darah mengambang didepan wajah Cao Zhen Xin. Dengan berhati hati, Cao Zhen Xin mengambil mutiara naga tersebut.

__ADS_1


__ADS_2