Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.

Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.
Pertempuran di Dunia kecil.


__ADS_3

"Zhen tapi..." ucap salah satu diantaranya.


"Senior kita juga sudah tidak punya pilihan lain... Membunuh mereka ataupun kita yang terbunuh." ucap Cao Zhen Xin menjelaskan.


Kesepuluh pria tersebut mengangguk, Swuuuush! Cao Zhen Xin membuat segel tangan, muncul enam asap berwarna berbeda dari ubun ubun kepalanya melesat keatas langit lebih tinggi. Lama kelamaan asap tersebut membesar dengan seiringnya waktu.


Grooooaaaaarh! Enam naga penguasa elemen yang berbeda mengaum setelah berhasil terbentuk. Kesepuluh pria utusan biksu Wangyan seketika terkesima dengan apa yang mereka lihat, namun hal tersebut hanya beberapa detik saja, karena ribuan hewan iblis langsung melesat mengepung mereka.


Cao Zhen Xin yang telah mengeluarkan keenam Naganya kemudian menatap tenang seorang yang disebut Dewa Kekacauan.


"Senior lebih baik kita berdamai... Dan kedatanganku kemari tidak lebih dari beristirahat." ucap Cao Zhen Xin mencoba berdiskusi.


"Damai? Hahaha kata kata apa itu? Bukankah kamu dan temanmu itu telah membunuh penjaga gerbang Dunia kecilku.." ucap sosok tersebut kemudian mengedarkan aura kekacauan yang ada ditubuhnya.


"Aura ini sangat kacau... Bahkan mampu menggoyahkan kekuatan jiwaku.." gumam Cao Zhen Xin mengeluarkan aura yang sangat agung menetralkan aura kekacauan yang ada ditubuh sosok tersebut.


Lantas pertarungan kedua aura yang sangat berlawanan membuat angin berhembus sangat kencang. Bahkan pertempuran utusan biksu Wangyan dan para hewan Iblis terhenti karena pertempuran aura tersebut.


"Manusia langit .." ucap Dewa Kekacauan yang pernah merasakan aura milik biksu Wangyan, namun kali ini aura tersebut lebih mendominasi dan kental.


"Tapi ini hanyalah aura saja bukan kekuatan yang dapat membunuhku..." ucap lagi Dewa Kekacauan mengeluarkan trisula berkepala naga.


Dengan sekali gerakan Dewa Kekacauan, tiba tiba sepuluh Naga berkekuatan Dewa Agung tingkat tiga melesat kearah keenam naga milik Cao Zhen Xin.


Swuuuush! Cao Zhen Xin menghentikan dua empat naga lainnya. Dewa Kekacauan yang sejak tadi sebenarnya ingin mengetahui ranah Kultivasi pemuda tampan yang kini melawan empat Naganya terus mencoba menganalisis dengan kekuatan jiwanya, namun usahanya nihil.


Dhuuuaaar! Dhuuaaar! Ledakan mulai terdengar, hingga beberapa ledakan yang besar menyapu dunia kecil tersebut. Bahkan Cao Zhen Xin yang bertempur dengan keempat naga hitam mulai mengeluarkan pedang emasnya.

__ADS_1


Swuuuuush! Swuuuuush! Cao Zhen Xin bergerak secara zig zag menghindari api hitam yang keluar dari mulut keempat naga. Terkadang ia juga harus menghilang dan muncul ditempat lain untuk menghindari serangan ekor keempat naga tersebut yang meliak liuk.


"Seribu pedang ilahi! " teriak Cao Zhen Xin yang tidak bisa mendekati keempat naga tersebut.


Sebuah pola segel yang dibuat dengan pedang emas ia perlihatkan. Swuuuung! Tiba tiba pedang emas yang telah ia genggam menghilang dan muncul dibelakang punggungnya, tidak hanya satu kini terlihat ribuan pedang emas mengambang dibelakang bahunya.


"Mati! " teriak Cao Zhen Xin mengibaskan tangannya.


Swuuuush! Swuuuush! Ribuan pedang emas melesat kearah keempat naga yang kini mulai mengeluarkan api hitam dari mulut mereka. Slaaaash! Slaaaah! Dhuuaaar! Dhuuaaar! Ledakan dan tebasan pedang emas yang menggores kulit naga hitam mulai terdengar diatas langit. Tak berhenti disitu saja, Cao Zhen Xin melesat lebih tinggi keatas langit sambil melepaskan tapak ilahi yang telah ia baluti dengan elemen petir.


Dhuuuaaar! Satu naga hitam yang telah terluka oleh goresan pedang emas meledak menjadi kabut darah setelah sebuah telapak Ilahi yang terbaluti energi petir mendarat tepat dikepalanya.


Hal tersebut sontak membuat Dewa Kekacauan bergidik ngeri. Dirinya saja untuk menaklukan hewan tersebut membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama pikirnya.


Melihat targetnya telah menjadi kabut darah, Cao Zhen Xin memanggil pedang emas yang asli kearah genggamannya.


Slaaaaash! Cao Zhen Xin kemudian menancapkan pedangnya tepat diujung ekor, setelah itu ia segera berlari sambil terus mengiris ujung ekor naga hingga tepat pada kepala naga.


Slaaaaash! Naga hitam akhirnya terpotong menjadi dua bagian, hal itu membuat Dewa Kekacauan kembali membelakan matanya. Giginya mulai ia rapatkan melihat dua naga hitam salah satu pilar kekuatannya kembali terbunuh.


"Masih ada satu lagi..." gumam Cao Zhen Xin menghilang lalu muncul tepat dibelakang ekor naga tersebut.


Namun karena ribuan pedang emas yang membuat pengalihan serangan naga telah hilang, naga hitam itu kemudian mengibaskan ekornya.


Dhuuuuaar! Cao Zhen Xin yang gegabah kemudian terpental sejauh dua puluh meter kebelakang dengan memuntahkan seteguk darah emas dari mulutnya.


"Hahahaha mati! " ucap Dewa Kekacauan senang.

__ADS_1


Swooooosh! Sang Naga hitam kemudian melepaskan api hitamnya melesat kearah tubuh Cao Zhen Xin yang sedang menyeimbangkan tubuhnya.


"Arghhhh! " pekik Cao Zhen Xin yang tak sempat menghindari, namun hal yang sangat mengejutkan terjadi, Api hitam yang keluar dari mulut sang naga malah seperti terserap kedalam tubuh Cao Zhen Xin.


"Kau kira aku bukan pengendali api naga busuk! " teriak Cao Zhen Xin menahan napasnya kemudian ia menyemburkan api merah yang berasal dari Api Ilahi mendorong api hitam milik naga hitam.


Api ilahi tingkatan api tertinggi dari segala api itu mampu membalikan keadaan dalam sekejap hingga sang Naga Hitam menjadi abu setelah api ilahi membakar tubuhnya selama sepuluh detik.


Lagi dan Lagi, Dewa Kekacauan membuka mulutnya dengan huruf O melihat Naganya mati tanpa perlawanan.


"Aku tidak tahu siapa kamu! Tapi kamu berani membunuh tiga hewan kesayanganku! Maka kematianmu tidak lebih menyakitkan dari kematian hewan yang telah kamu bunuh bocah kep*rat! " ucap Dewa Kekacauan kemudian melepaskan ranah Kultivasinya ditingkat Dewa Agung tingkat empat.


Amarahnya yang meluap luap setelah melihat tiga naganya telah mati membuat naga hitam yang satunya pergi melesat kearah kesepuluh pria utusan biksu Wangyan.


Cao Zhen Xin yang mendengarkan ucapan Dewa Kekacauan namun tidak melihat kearahnya kemudian berdecak kesal.


"Bing Long jaga mereka untukku! " ucap Cao Zhen Xin.


Grooaaaarh! Bing Long mengaum sangat keras setelah membunuh satu naga hitam lawannya, setelah itu Bing Long melesat dan menabrakan tubuhnya kearah Naga Hitam yang akan menerkam kesepuluh pria utusan biksu Wangyan.


Dhuuaaar! Ledakan terjadi disaat itu juga, Cao Zhen Xin yang melihat aksi Bing Long akhirnya bernafas lega, namun tiba tiba insting kehidupannya yang tinggi merasakan sebuah serangan melesat kearahnya.


"Mati! " teriak Dewa Kekacauan melepaskan serangan api hitam yang dikeluarkan oleh trisula berkepala naga.


Dhuuuuaar! Api hitam tersebut mungkin tidak melukai Cao Zhen Xin, namun daya tekanan yang mendorongnya membuat tubuh Cao Zhen Xin meluncur deras kearah tanah dan membuat lobang yang cukup besar.


Debu berterbangan diarea lubang yang dibuat oleh Cao Zhen Xin. Dewa Kekacauan yang berhasil melancarkan serangannya ingin segera tertawa terbahak bahak. Namun tiba tiba ia segera mengurungkan niatnya setelah melihat pemuda yang telah ia buat terluka terlihat baik baik saja, Cao Zhen Xin kini mengeluarkan seluruh kekuatannya, lingkaran enam elemen yang menandakan ia pengendali seluruh elemen yang ada terlihat. Bola matanya pun ikut berubah dengan rambutnya yang terurai membuat wajahnya sangat elegan.

__ADS_1


####


__ADS_2