
Memang saat ini kecepatan Naga putih atau Bing Long terlihat sekilas seperti asap putih seperti awan melesat kearah selatan, sehingga para Kultivator yang melihat hal tersebut tidak terlalu mencurigainya, berbeda jika sang Naga Api, yang mungkin memunculkan api disaat terbangnya, maka dari itu Cao Zhen Xin lebih memilih Bing Long sebagai tunggangannya.
Menuju keselatan, ternyata Cao Zhen Xin membutuhkan waktu tiga jam perjalanan, sesampainya didepan gerbang Kekaisaran Yang Lin sejauh satu kilometer, ia turun dari atas langit dan berjalan santai. Lima Naga keluar dari tubuh Cao Zhen Xin melayang santai mengikuti ritme kecepatan jalan Cao Zhen Xin.
"Aku tidak peduli jika harus membantai semua orang yang ada didalam Kekaisaran." ucap dingin Cao Zhen Xin terus melangkahkan kakinya.
Enam naga yang menggunakan ukuran asli mereka dengan panjang seratus meter ternyata menarik perhatian para penjaga gerbang. Bagaimana pun ukurannya yang sangat besar tersebut mampu terlihat oleh para penjaga dan beberapa diantara mereka segera ketakutan melihat enam Naga yang besar tersebut mengarah ke Kaisaran. Lonceng didalam Kekaisaran berbunyi tiga kali yang ditandakan bahaya menemui Kekaisaran sehingga para warga mulai berhamburan keluar Kekaisaran, bahkan para Kultivator yang penasaran melayang dan mencoba melihat siapa yang mencoba melakukan penyerangan.
Wajah mereka semua sangat tegang melihat enam Naga berwarna berbeda menuju kearah ke Kaisaran dengan santai. Bahkan ada diantara mereka memilih kabur karena tahu Naga tersebut bisa bisa menyerang Kekaisaran Yang Lin.
"Keluarga Tao keluarlah dari Kekaisaran jika kalian tidak ingin Keluarga lainnya menerima kesalahan yang kalian buat. " teriak Cao Zhen Xin menggema sambil berjalan santai kearah gerbang Kekaisaran Yang Lin.
Gerbang Kekaisaran tiba tiba terbuka sangat lebar, ribuan prajurit Kekaisaran mulai keluar dari dalam Kekaisaran tersebut. Caao Zhen Xin yang masih berjalan santai dan kini telah berada di satu kilometer depan gerbang menatap ribuan prajurit yang keluar masih melanjutkan tekadnya.
"Keluarga Tao dengarkan aku! Hitungan dari sepuluh detik... Seluruh Kekaisaran ini akan lenyap jika kamu tidak mau keluar." teriak Cao Zhen Xin menggema.
Mendengar suara pemuda yang sangat arogan dan nadanya terdengar memendam benci yang sangat besar membuat para Kultivator dan prajurit, serta Jendral yang sudah berada didepan gerbang.
"Apakah pemuda itu cari mati..." gerutu Jendral yang menyayangkan tindakan pemuda didepan mereka sejauh satu kilometer.
Bahkan mereka tahu, enam Naga yang juga terbang santai diatas langit dikendalikan oleh Pemuda tersebut.
Swuuuuush! Tiga orang Jendral muncul didepan Cao Zhen Xin dengan tatapan tajam.
"Oooh kalian siapa? Apakah kalian berasal dari Keluarga Tao busuk? " tanya Cao Zhen Xin datar.
Salah satu Jendral yang memang berasal dari Keluarga Tao wajahnya seketika memerah dan langsung melesat kearah Cao Zhen Xin.
"Lancang kau mengejek Keluarga Besarku! " teriak Jendral Tao Qiu.
__ADS_1
"Jendral..." ucap kedua Jendral kompak yang ingin mengintrogasi Cao Zhen Xin mencoba menghentikan Jendral Tao Qiu.
Namun mereka terlambat, mereka hanya bisa diam saat Jendral Tao Qiu telah berada didepan Cao Zhen Xin sambil mengayunkan pedangnya. Namun terlihat wajah yang sangat tenang diperlihatkan Cao Zhen Xin, bahkan senyuman aneh terkembang dibibirnya.
Baaaaaamss! Dhuuuaaaar! Jendral Tao Qiu tiba tiba terpental saat tepat berada didepan Cao Zhen Xin yang hanya menunjuk tubuh Tao Qiu menggunakan telunjuknya. Jendral Tao Qiu terpental sangat jauh hingga menabrak benteng Kekaisaran Yang Lin, sehingga semua orang yang melihat hal tersebut menelan ludah mereka.
"Di-dia..." ucap kedua Jendral lainnya terkejut.
"Kau berasal dari Keluarga mana..." ucap dingin Cao Zhen Xin, wajahnya datar yang terlihat sangat jelas bahwa Cao Zhen Xin membenci mereka semua.
"Ka-kami..." ucap keduanya gagap.
Cao Zhen Xin yang dapat membaca pikiran mereka hanya melewati dan memberikan kesempatan hidup untuk keduanya.
"Kalian bukan dari Keluarga Tao, sekarang kalian tariklah semua pasukan yang bukan berasal dari Keluarga Tao... Jika kalian semua masih sayang dengan nyawa kalian. " ucap dingin Cao Zhen Xin terus melangkahkan kakinya dengan santai.
Keduanya saling berpandangan, melihat Jendral Tao Qiu yang memiliki ranah kultivasi lebih tinggi diantara mereka berdua membuat keduanya langsung kembali kearah pasukan mereka dan memisahkan diri.
Namun tiba tiba suara yang sangat keras membuat mereka semua terdiam.
"Jika bukan dari keluarga Tao silahkan pergi dari tempat kalian... Atau kalian semua ingin mati terkubur berasama keluarga Tao. " ucap Cao Zhen Xin menggema.
Para pasukan berhamburan kesana kemari, sedangkan prajurit yang berasal dari keluarga Tao hanya bergidik ngeri melihat pemuda yang masih melangkahkan kakinya menuju kearah mereka.
"Lancang siapa yang ingin mengubur keluarga Tao! " balas suara Pria paruh baya muncul diatas langit gerbang Kekaisaran Yang Lin.
Tak hanya satu orang, kini terlihat puluhan pria paruh baya, terlihat diantara mereka terdapat seorang pria paruh baya yang mengenakan jubah kekaisaran.
Swuuuuush! Cao Zhen Xin menghilang lalu muncul didepan mereka semua. Sedangkan keenam Naga hanya diam masih berada dibelakangnya menunggu perintah Cao Zhen Xin.
__ADS_1
"Aku yang ingin menguburnya..." balas Cao Zhen Xin dingin.
Saat Tao Lifu ingin membalas ucapan Cao Zhen Xin, Kaisar Yang Lin menghentikan aksinya.
"Anak muda masalah apa yang membuatmu ingin mengubur salah satu pondasi kekuatan terbesar di Kekaisaran Yang Lin?" tanya Kaisar Yang Lin tenang.
"Hahaha tanyakan padanya saja.... Jika Kaisar mengikutsertakan untuk membantu mereka, jangan harap Kekaisaran ini akan ada diBenua ini..." ucap dingin Cao Zhen Xin.
"Lancang siapa kamu berani menggertak Kaisar Yang Lin! " bentak mereka semua.
"Lancang? Hahaha jika aku lancang maka aku akan melakukan ini.... " ucap dingin Cao Zhen Xin menunjuk Jendral Tao Qiu.
Dhuuaaar! Seuliet bola kecil terbuntuk dari Qi milik Cao Zhen Xin melesat kearah Tao Qiu yang menyebabkan tubuhnya meledak menjadi kabut darah.
"Kauu!! " ucap Tao Lifu terkejut pemuda tersebut masih berani membunuh dihadapan mereka semua.
"Kenapa? Kamu Tao Lifu? Cepat katakan dimana keberadaan She Mei dan She Yang..." ucap Cao Zhen Xin.
Mendengar ucapan tersebut, Tao Lifu tertawa sangat keras.
"Hahahaha She Mei? She Yang? Cari saja dikuburan..." ucap dingin Tao Lifu yang mengerti alasan pemuda tersebut berani mencarinya.
"Oohh..." ucap Cao Zhen Xin melepaskan tapak Ilahinya kearah Tao Lifu.
Swuuuuush! Baaaaaams! Dhuuaaaaar! Tao Lifu yang tidak sempat menghindari tapak Ilahi langsung meluncur deras kearah tanah yang membuat kawah berbentuk telapak tangan.
Saat Cao Zhen Xin ingin bertindak lebih lanjut, Kaisar Yang Lin yang merasakan bahwa pemuda tersebut memiliki ranah kultivasi diatas mereka semua mencoba menghentikannya.
"Tuan muda... Apakah tidak bisa dibicarakan baik baik." ucap Kaisar Yang Lin.
__ADS_1
####