
"Kakek kamu terlalu berlebihan hingga memberikanku harta paling berharga milikmu ini." gumam Cao Zhen Xin kemudian memasukan mutiara naga milik Shang Long.
Setelah itu, hari yang mulai gelap yang ditandakan akan terjadi malam hari, Cao Zhen Xin memutuskan untuk beristirahat didalam goa peninggalan milik Shang Long.
Didalam goa.
" Aura ini..." ucap Cao Zhen Xin terkejut terdapat kolam berwarna merah darah yang mengeluarkan aura mengerikan didalam goa.
Karena rasa penasarannya yang tinggi, Cao Zhen Xin mencoba menyentuh kolam tersebut. Swuuuuush! Tiba tiba kesadaran Cao Zhen Xin langsung menghilang. Sekian menitnya tak sadarkan diri, tiba tiba roh Cao Zhen Xin muncul tepat didepan Goa tersebut melihat pertempuran yang sangat mengerikan. Terlihat Shang Long membabi buta menyerang kaum ras Asura.
"Kejadian apa ini..." ucap Cao Zhen Xin kebingungan.
Dhuuuuaar! Dhuuaaar! Cao Zhen Xin melihat Shang Long membantai kaum Asura. Namun anehnya, Cao Zhen Xin hanya bisa melihatnya saja.
Swuuuung! Disaat ia berpikir, tiba tiba tubuhnya bergetar dan rohnya kembali ketubuhnya sendiri.
"Apakah ini darah kaum Asura..." gumam Cao Zhen Xin melihat kolam yang berwarna merah darah.
__ADS_1
Namun pikiran tersebut segera ia tepis, karena bagaimanapun kolam tersebut tidak sama sekali berbau amis seperti layaknya darah pada umumnya. Dan yang lebih membuat tekadnya kuat, ia melihat sendiri warna darah milik Guan Yu yang berwarna biru. Karena tak ada sesuatu yang dapat ia ketahui, Cao Zhen Xin melepaskan jarinya yang menyentuh kolam merah darah tersebut.
"Akkhhh! Ke-kenapa jariku seperti tidak bisa dilepaskan." ucap Cao Zhen Xin berusaha sekuat tenaga.
Selang beberapa menit berusaha dan hasilnya sama saja tak bisa melepaskan jarinya dari kolam tersebut, Cao Zhen Xin kemudian mencoba mengedarkan kekuatan jiwanya untuk melacak apa yang ada didalam kolam tersebut.
Wajahnya sangat terkejut ketika kekuatan jiwanya merasakan adanya sesuatu dididalam kolam tersebut, tanpa pikir panjang karena ia sendiri tidak dapat melepas jarinya dari air yang ada di kolam tersebut, Cao Zhen Xin memasuki kolam tersebut dengan cara berenang menuju dasar kolam. Namun tanpa diduga, ia sama sekali tidak menemukan dasar.
"Apakah kolam ini tanpa dasar." ucap Cao Zhen Xin terus menyelami lebih dalam.
Hingga lima belas menit berlalu, Cao Zhen Xin yang merasakan tubuhnya tersedot, Cao Zhen Xin mencoba melawan arus yang terus membuat tubuhnya tersedot lebih dalam.
Swuuuuush! Namun usahanya kembali sia sia, karena ia telah frustasi, Cao Zhen Xin akhirnya hanya diam tak melawan arus yang terus menyedot tubuhnya.
"Tu-tunggu ini..." ucap Cao Zhen Xin terkejut tiba tiba tubuhnya menghilang dan muncul disebuah dunia yang memiliki aroma sangat unik. Saat ia mencoba mengedarkan kekuatan jiwanya untuk melacak kehadiran orang lain yang ada disekitarnya, tiba tiba sebuah serangan tapak tangan dari langit muncul.
Baaaaamss! Dhuuuaaaar! Cao Zhen Xin yang terkejut hanya menerima serangan tapak tangan tersebut, sehingga tubuhnya meluncur deras kearah tanah dan membuat tanah tersebut berlubang yang cukup besar.
__ADS_1
"Huh manusia Naga bodoh! " ucap seseorang berat dengan emosi meluap luap.
Cao Zhen Xin yang terluka kemudian bangkit dan mencari suara tersebut. Matanya yang tajam bagaikan mata elang yang siap menerkam mangsanya menatap tajam pria paruh baya yang melayang diatas langit.
"Sepertinya aku terkena masalah besar..." ucap datar Cao Zhen Xin merasakan ranah Kaisar Dewa Lima dari tubuh pria tersebut.
Swuuuuush! Pria paruh baya tersebut menghilang lalu menatap tajam Cao Zhen Xin dengan heran.
"Kukira manusia naga keparat itu... Ternyata manusia Langit yang bodoh mencoba mengantarkan nyawanya." ucap pria tersebut menghela napas seperti tidak menganggap Cao Zhen Xin berbahaya baginya.
"...." Cao Zhen Xin terdiam mencoba mencerna ucapan pria tersebut.
Seketika ia mengerti kesimpulan pria tersebut menyerangnya.
"Kakek sebenarnya apa yang kamu lakukan, ternyata kolam itu terhubung dengan Dunia Asura... Kebetulan sekali." ucap dalam hati Cao Zhen Xin sambil menatap tenang pria tersebut.
"Heii! Bocah keparat! Apakah kau tidak mendengarkan ucapan ku..." ucap pria tersebut marah.
__ADS_1
####
1 sit luur..