
Sejenak memeriksa isi cincin penyimpanan tersebut, Cao Zhen Xin seketika menaikan alisnya.
"Ramuan apa ini, kenapa banyak sekali..." gumam Cao Zhen Xin yang melihat seluruh isi cincin penyimpanan milik Guan Yu.
Karena ia tidak ingin asal mencobanya, Cao Zhen Xin kembali memasukannya kedalam Cincin ruangnya, dan memisahkan barang yang diperlukan untuk digunakan didalam Duni Asura.
Setelah itu.
Swuuuuuush! Swuuuuush! Swuuuush! Tiga aura Kaisar Dewa Satu tiba didepan Cao Zhen Xin sambil menatap tajam kearahnya.
"Hemm..." gumaman Cao Zhen Xin.
"Tunggu apa lagi! Cepat tangkap pemuda itu! " teriak salah satu pria paruh baya langsung menyerang Cao Zhen Xin menggunakan pedangnya.
Cao Zhen Xin yang dapat membaca pikiran mereka hanya bisa menghela napas panjang.
"Salah paham..." ucap datar Cao Zhen Xin kemudian menghindari serangan pedang yang mengarah kearah tubuhnya.
Swuuuush! Swuuuush! Dua pria paruh baya lainnya menerjang kearah Cao Zhen Xin menggunakan pedang mereka. Karena tak ingin membuat masalah lebih jauh, dan tentunya Cao Zhen Xin mengetahui maksud mereka bertiga, dengan segera Cao Zhen Xin mengeluarkan aura yang sangat besar keluar dari tubuhnya, hingga aura tersebut menekan pergerakan tiga tetua yang menyerangnya.
"Argghh! Kenapa aura ini sangat berbeda dengan aura yang keluar dari tubuhnya tadi..." ucap Komandan Langit Benua Tinggi Ao Tian.
"Komandan Ao Tian... Sepertinya dia bukan lawan kita.." ucap Komandan She Yuan.
"Benar..." ucap Komandan Yua Liang sambil menahan aura yang terus menekannya.
"Aneh..." ucap Cao Zhen Xin yang kemudian menghilangkan aura agung yang sebenarnya ia hanya mengeluarkan tiga puluh persen dari keseluruhan aura yang ia miliki.
Merasa tidak ada aura agun yang menindas ketiga komandan Langit Benua Tinggi, mereka bertiga langsung menghilang lalu berbaris berjejeran sambil menatap tajam Cao Zhen Xin.
__ADS_1
"Komandan Ao, Komandan Liang... Dia benar benar bukan lawan kita... Tapi kulihat dia tidak sama sekali memiliki niat membunuh yang sama seperti para penghuni Dunia Asura yang kita temui." ucap telepati She Yuan.
Dengan santainya, Cao Zhen Xin yang mengerti perbincangan mereka kemudian membungkukkan badannya kearah ketiga pria yang tidak sama sekali ia kenali.
"Senior maaf ini hanya salah paham..." ucap Cao Zhen Xin kemudian membungkukkan badannya.
Ketiganya terdiam seribu bahasa melihat keramahan yang ditunjukan oleh Cao Zhen Xin, namun karena kini yang mereka rasakan aura penghuni dunia Asura yang kembali merembes dari dalam tubuh Cao Zhen Xin membuat ketiganya masih mencurigai Cao Zhen Xin.
"Sampai matipun kami tidak akan percaya akan ucapanmu itu.." ucap She Yuan yang ternyata leluhur keluarga She yang menghilang.
Cao Zhen Xin menghela napas panjang. Kemudian ia merenggangkan tangan kanannya dan menarik tubuh mayat Guan Yu yang asli kearah tiga pria paruh baya tersebut.
Swuuuuush! Cao Zhen Xin kemudian merubah tampilannya. Sontak tiga pria paruh baya tersebut terkejut setengah mati melihat hal tersebut.
"Ka-kamu... Siapa kamu sebenarnya." ucap Ao Tian sangat terkejut.
"Senior kumohon kalian tidak perlu waspada terhadapku... Karena saat ini tujuan kita sama." ucap santai Cao Zhen Xin.
" Apa maksudmu bocah.." ucap Komandan Yua Liang.
Cao Zhen Xin kembali menghela napas panjang didepan ketiganya dan mayat Guan Yu.
"Aku sedang menyelidiki kasus terbukanya Dunia Asura. " ucap Cao Zhen Xin.
Deeeeggh! Ketiganya seketika jantung mereka merasa berhenti berdetak sekian detiknya.
"Ja-jangan bercanda bocah..." ucap She Yuan.
Disaat Cao Zhen Xin akan melanjutkan ucapannya, tiba tiba keluar gerbang dimensi dari atas langit yang memunculkan dua sosok yang sangat dikenali Cao Zhen Xin.
__ADS_1
"Gu-guru... Senior.." ucap Cao Zhen Xin hormat kearah Zheng Lian, serta Biksu Wangyan diatas langit.
Ao Tian, She Yuan, serta Yua Liang yang juga terkejut dengan munculnya dua pemimpin langit Benua Tinggi yang masih hidup langsung memberikan hormat mereka, mereka bertambah terkejut karena mendengar penuturan mereka.
" Ao, Yuan, Liang... Dia Cao Zhen Xin, muridku sekaligus murid pemimpin Bing Yinshi. Kenapa kalian bertarung? " tanya Zheng Lian.
"Hormat pemimpin kedua Zheng Lian... Kami..." ucap ketiganya kompak tidak bisa melanjutkan ucapan mereka.
"Guru... Semua ini hanya salah paham." ucap Cao Zhen Xin yang ternyata mengerti siapa ketiganya dan tentunya siapa identitas gurunya serta biksu Wangyan.
Zheng Lian dan Biksu Wangyan mengangguk secara bersamaan.
"Ao, Yuan, Liang... Kembalilah kekerajaan Langit, ada sesuatu yang harus kami bicarakan. Dan untuk muridku, silahkan lanjutkan perjalanan kamu." ucap Zheng Lian menatap lembut Cao Zhen Xin.
"Baik pemimpin." ucap kompak Ao Tian, She Yuan, serta Yua Liang.
Cao Zhen Xin hanya mengangguk, setelah itu ia mengeluarkan gelas kecil yang ia siapkan dan segera kembali mengambil darah milik Guan Yu.
"Guru... Senior... Zhen ingin melanjutkan perjalanan. " ucap Cao Zhen Xin memberikan hormatnya.
Zheng Lian dan Biksu Wangyan mengangguk, sedangkan tiga komandan langit Benua Tinggi hanya diam dan merasa bersalah atas kesalahpahaman yang terjadi.
Swuuuush! Cao Zhen Xin menghentakan kakinya, dan melesat kearah Dunia Asura dibagian utara Benua Tingkat Tinggi.
Tiga jam perjalanan setelah melewati beberapa kerajaan dan kota, Cao Zhen Xin mendarat tepat disebuah gunung yang memiliki aura cukup aneh.
"Aura ini sepertinya perasaanku pernah mengenalinya." gumam Cao Zhen Xin melihat sekitarnya.
Tak berselang lama, tiba tiba ia melihat sebuah goa yang cukup besar dikaki gunung tersebut. Karena kini ia sangat penasaran, Cao Zhen Xin memutuskan untuk segera turun dan melihat apa isi goa tersebut.
__ADS_1
####
Author meminta maap tidak update kurang dari dua Minggu, alasan mungkin membuat kalian kecewa, dan author nulis lagi karena lihat dikomentar para pembaca tidak ada yang menjelekan author karena tidak update, karena itu author satu bulan ini mau menyelesaikan karya ini... Semoga bisa! Tidak peduli berapa bayaran, yang penting tidak mengecewakan, bismillahirrahmanirrahim.