Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.

Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.
Awal perseteruan keluarga Guan dengan Yuan.


__ADS_3

Meskipun Cao Zhen Xin mengetahui bahwa Yuan Dao akan menamparnya, ia hanya diam saja dan menunggu tamparan Yuan Dao.


Plaaaak!


"Ini untukmu yang lemah gagal dalam menjalankan misi!"


Plaaaaak!


"Dasar tak berguna!"


Plaaaaak!


"Sampah!" ucap Yuan Dao terus menampar dan kini akan kembali menampar wajah Cao Zhen Xin.


Namun tiba tiba kini Cao Zhen Xin tak tinggal diam dan menepis tamparan Yuan Dao dengan cara menggenggam tangan Yuan Dao dan mendorongnya hingga Yuan Dao terpental kebelakang.


"Lancang! " ucwp prajurit yang membawa Yuan Dao.


Tak hanya Yuan Dao, serta Guan Shu yang terkejut, semua yang melihat keberanian Guan Yu tersebut sungguh langsung bergidik ngeri.


"Guan Shu apakah ini caramu mengajarkan anakmu yang seperti sampah itu! " ucap Yuan Dao.


Cao Zhen Xin hanya diam dan wajahnya yang terlihat tenang tanpa rasa takut sedikitpun masih menatap Yuan Dao yang memaki Guan Shu.


"Sudahkah kamu memaki ayahku? " tanya dingin Cao Zhen Xin.


"A-an..." ucap Guan Shu yang ingin mencoba melerai anaknya.


"Diam kau pria bodoh! " ucap Yuan Dao menunjuk Guan Shu yang membuat Guan Shu terdiam.


"Hari ini aku akan memberikan pelajaran untuk tuan muda Guan yang sepertinya sangat berani melawan keluarga Yuan sang pengendali api! " ucap Yuan Dao melesat kearah Cao Zhen Xin.


Swuuuuush! Yuan Dao melancarkan tinju yang ia aliri dengan energi Api hitam dari tangan kanannya. Cao Zhen Xin tak tinggal diam, ia juga mengaliri tangan kanannya dengan energi Angin sesuai elemen yang dimiliki oleh keluarga Guan.


Dhuuuaaaaar! Ledakan yang cukup keras dan menyebabkan getaran didinding aula keluarga Guan terjadi. Terlihat Cao Zhen Xin yang terpental kebelakang sambil meneteskan darah birunya.

__ADS_1


"Sangat kuat..." gumam Cao Zhen Xin merasakan tubuhnya mati rasa.


Seketika ia terkesima dengan ranah kultivasi Yuan Dao yang berada di tingkat alam dewa tingkat empat.


"Apakah kamu ingin mencobanya lagi? " ucap Yuan Dao tersenyum kemenangan, yang sebenarnya ia sendiri terkejut serangan dengan mengerahkan lima puluh persen kekuatannya hanya mampu membuat luka ringan pada Guan Yu.


Saat Yuan Dao ingin melesat menyerang dengan tinju apinya kearah Cao Zhen Xin kembali, tiba tiba Guan Shu muncul menghadang tinju Yuan Dao menggunakan perisai anginnya.


"Lancang! Apakah kau ingin berkhianat! " ucap Yuan Dao mundur.


"Kamu mungkin boleh menindasku, tapi tidak dengan anakku... Sekarang pergilah! " ucap Guan Shu yang ternyata telah gusar dengan apa yang telah dilakukan oleh Yuan Dao.


"Huh dasar keluarga Guan tidak tahu aturan... Lihat saja kepergianku kali ini akan membuat keluarga Guanmu ini mencariku dan berlutut meminta maaf padaku.." ucap Yuan Dao mengalah kemudian keluar dari aula keluarga Guan dengan rasa dongkol.


Melihat kepergian Yuan Dao, Guan Shu segera memberikan cairan berwarna hijau kepada Cao Zhen Xin, ingin segera menolaknya karena tidak tahu fungsi cairan tersebut, namun Cao Zhen Xin yang percaya tak mungkin Guan Shu mencelakai anaknya sendiri akhirnya Cao Zhen Xin meminum cairan hijau tersebut.


Swuuuush! Seketika luka ringannya memulih.


"Emmm ternyata ini cairan herbal..." gumam Cao Zhen Xin kemudian menatap Guan Shu yang terlihat khawatir.


"Nak bagaimana keadaanmu? " ucap Guan Shu membawa Cao Zhen Xin ketempat singgasananya, sesampainya.


"Ma-maaf ketua... Ka-kami.." ucap para tetua kebingungan.


Namun setelah itu, Guan Shu menghela napas sejenak sambil menatap para tetua tingkat tinggi dengan raut wajah serius.


"Karena aku telah berani menyinggung tuan muda Yuan, maka keluarga ini benar benar mengalami masalah yang cukup besar. " ucap Guan Shu.


"Benar yang mulia... Tapi..." ucap mereka ragu.


"Katakanlah..." ucap Guan Shu.


"Tidak mungkin bukan kita akan diam saja?" tanya salah satu tetua.


Guan Shu mengangguk dan menatap anaknya dengan hangat.

__ADS_1


"Yuer... Kini kamu telah dewasa, sudah saatnya kamu pergi dari keluarga ini dan mencari jati dirimu yang sesungguhnya. " ucap Guan Shu serius.


Cao Zhen Xin yang mengerti pikiran Guan Shu kemudian bersandiwara sedih didepan para tetua tingkat tinggi. Hingga kesepakatan telah dibuat, mereka semua akhirnya akan memutuskan berani bertempurnhidup dan mati melawan kaisar Yuan Long.


"Mulai saat ini keluarga kita akan melakukan pelatihan tertutup! " ucap Guan Shu.


"Baik yang mulia! " ucap mereka kompak.


"Ayah Yuer ingin berkultivasi... Jadi kumohon tidak ada satupun orang yang memasuki kamar Yuer. " ucap Guan Yu atau Cao Zhen Xin.


"Baik Yuer." ucap Ayahnya menyetujui.


Dari segi yang dilihat Cao Zhen Xin, akhirnya mengerti bahwa keluarga Guan sebenarnya memiliki dendam terselubung yang harus ia cari tahu. Dan tentunya ia akan memanfaatkan perselisihan antara keluarga Guan dengan keluarga Yuan.


"Mungkin kali ini aku dapat memanfaatkan kesempatan ini." ucap dalam hati Cao Zhen Xin kemudian berpamitan keluar dari aula sekte.


Namun pandangannya terarah kesalah satu tetua yang ia sendiri tahu tujuannya.


Setelah keluar Cao Zhen Xin menuju kamar milik Guan Yu, sesampainya.


"Aku benar benar harus memanfaatkan kesempatan ini, dan terus menaburkan perselisihan pada keluarga Yuan. " gumam Cao Zhen Xin yang ternyata memiliki rencana tersendiri.


Sesampainya.


Sebuah mutiara Naga kembali ia keluarkan, setelah itu ia melanjutkan kultivasi selama tujuh hari tujuh malam berharap ia dapat naik tingkat dengan segera.


Tujuh hari berlalu, Cao Zhen Xin tidak merasakan tanda tanda kenaikan tingkat ketingkat Dewa Agung. Sehingga ia mengakhiri Kultivasinya dan kembali memasukan mutiara Naga kedalam cincin ruangnya.


Swuuuuush! Cao Zhen Xin menghilang dan muncul diatas langit sangat tinggi. Setelah itu, ia segera membuat formasi pertahanan kota, namun tiba tiba ia segera menghentikan tindakannya saat merasakan adanya dua segel formasi yang melindungi kota keluarga Guan.


"Segel ini sangat kuat..." gumam Cao Zhen Xin mengurungkan niatnya membuat segel pelindung kota.


Namun ia mengeluarkan ratusan pedang tingkat rendah hingga beberapa tingkat Dewa yang dimilikinya didalam cincin ruangnya.


Swuuuuung! Pedang tersebut bergetar saat Cao Zhen Xin memasukan segel jiwa kedalam pedang dan memberikan tetesan darah emas yang telah bertranformasi menjadi biru kedalam segel.

__ADS_1


Setelah itu, Cao Zhen Xin memasangkannya pedang tersebut kearah segel pelindung kota dengan berhati hati, tentunya kini Cao Zhen Xin yang melihat ambisi Guan Shu ingin berperang dengan Yuan Long membuatnya ingin membantu Guan Shu.


Namun ia sendiri akan menjalankan misinya sesuai dengan rencananya sendiri yang mungkin akan membuat bumerang bagi Yuan Long. Melihat para Kultivator yang ada di keluarga Guan cukup tinggi ia mengurungkan niatnya untuk membantai keluarga Guan, apalagi keluarga lainnya. Hanya ada satu cara untuk menyelesaikan misinya, yaitu dengan cara melengserkan Yuan Long dari posisinya.


__ADS_2