Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.

Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.
Pertempuran didunia kecil 2


__ADS_3

"Ba-bagaimana bisa! " ucap terkejut Dewa Kekacauan mencoba tak percaya apa yang ia lihat. Setidaknya ia berharap Cao Zhen Xin terluka yang parah karena terkena serangannya, namun melihat pemuda tersebut seolah olah tidak merasakan rasa sakit membuatnya sangat terkejut.


Swuuuuush! Cao Zhen Xin melesat keatas langit tepat didepan Dewa Kekacauan yang langsung menyambut Cao Zhen Xin dengan menggunakan trisula berkepala naga.


Tiiiingg! Cao Zhen Xin juga tak tinggal diam, dengan segera ia memanggil pedang emasnya dan membenturkan kearah trisula berkepala naga itu, sehingga daya kejut kembali mereka rasakan diatas langit.


"Pedang yang bagus! Tapi itu tak sebanding dengan trisula nagaku ini! " ejek Dewa Kekacauan.


"Sepertinya kamu salah senior! " ucap Cao Zhen Xin masih menahan tekanan trisula berkepala naga dengan pedang emasnya.


Swuuuush! Dhuuuaaar! Tak ingin membuang waktu, Cao Zhen Xin segera mengaliri energi petir kearah pedang emasnya, sehingga trisula berkepala naga tiba tiba meledak dan membuat mereka berdua terpental kebelakang sejauh dua puluh meter.


"Trisulaku! " ucap Dewa Kekacauan yang telah menyeimbangkan tubuhnya.


Sedangkan Cao Zhen Xin memasukan pedang emasnya kedalam Cincin ruang. Hancurnya trisula berkepala naga ternyata membuat ratusan hewan iblis yang tersisa tiba tiba menghilang dari kehampaan dan hanya meninggalkan mutiara jiwa mereka.


Melihat hal tersebut, Cao Zhen Xin menyimpulkan bahwa Dewa Kekacauan mengendalikan ribuan hewan iblis yang ada didunia tersebut menggunakan trisula Naganya.


"Kamu telah menghancurkan harapanku untuk menguasai dunia Asura... Maka aku akan benar benar menghancurkanmu tanpa sisa! " teriak Dewa Kekacauan kembali melepaskan aura kekacauan yang ada ditubuhnya.


Mendengar ucapan itu, Cao Zhen Xin akhirnya mengerti tujuan Dewa Kekacauan mengumpulkan ribuan hewan iblis itu, namun tentu saja hal itu tak membuatnya untuk merasa kasihan dan tidak jadi membunuhnya.


"Sepertinya ia benar benar kecewa..." ucap Cao Zhen Xin lirih kemudian melepaskan tapak Ilahinya kearah Dewa Kekacauan.


Dhuuuuaar! Namun tanpa diduga, Dewa Kekacauan yang telah marah besar kemudian menangkis sebuah telapak tangan raksasa yang muncul dari atas langit.


"Kau kira dengan tapak tanganmu ini mampu membunuhku! " teriak Dewa Kekacauan yang seperti kesetanan tiba tiba menghilang lalu muncul dibelakang Cao Zen Xin sambil melepaskan tinjunya kearah punggung Cao Zhen Xin.


Swuuuush! Cao Zhen Xin yang merasakan adanya sebuah serangan ikut menghilang lalu muncul tepat dibelakang punggung Dewa Kekacauan, serta akan melakukan hal yang sama.

__ADS_1


Dhuuuuuaaar! Namun tinju Cao Zhen Xin segera diblokir oleh Dewa Kekacauan yang langsung membalikan tubuhnya dan memblokir tinju Cao Zhen Xin.


Daya kejut yang dahysat membuat angin kembali berhembus kencang. Dewa Kekacauan yang marah besar kemudian mulai memberikan serangannya hingga Cao Zhen Xin sedikit kewalahan karena tangan serta tubuhnya merasa kebas setelah bertukar serangan.


Merasa tak bisa terus terusan menerima serangan jarak dekat, Cao Zhen Xin segera menghindari serangan tinju Dewa Kekacauan yang semakin menggila.


"Apa hanya itu saja yang kamu punya! " teriak Dewa Kekacauan mencoba memprovokasi.


"Kata siapa?" balas Cao Zhen Xin kemudian menghilang lalu muncul diatas langit lebih tinggi lagi.


"Segel Surgawi! Segel pengurung enam elemen! " teriak Cao Zhen Xin.


"Segel Dunia Es! "


"Segel Dunia Api! "


"Segel Perisai Abadi! " Cao Zhen Xin terus membuat segel tangannya dengan kecepatan tak kasat mata.


"Arrrggh! Lepaskan aku! " teriak Dewa Kekacauan mencoba menghancurkan jeruji yang mengekangnya.


Tidak membalas ucapan tersebut, Cao Zhen Xin hanya tersenyum kecil dan kembali mengeluarkan pedang emasnya dari dalam Cincin ruangnya.


Setelah menggenggam pedang emas, Cao Zhen Xin segera membuat pola segel dengan pedang emas.


"Seribu Pedang Ilahi! "


Swuuuuung! Ribuan pedang emas mengambang tepat dibelakang punggung Cao Zhen Xin yang kini menatap tajam Dewa Kekacauan.


"Gelar Dewa tak pantas kamu mendapatkannya jika sifatmu seperti ini! " teriak Cao Zhen Xin mengibaskan tangannya.

__ADS_1


"Mati! "


Swuuuush! Slaaaash! Slaaaash! Ribuan pedang emas melesat dan menembus tubuh Dewa Kekacauan yang terkurung. Serangan bertubi tubi yang dilakukan oleh Cao Zhen Xin benar benar telah menguras tenaga dan pikiran jernihnya, apalagi kini ia tak bisa bergerak bebas karena ia terjebak didalam kurungan. Sehingga ia harus menerima kematiannya ditangan Cao Zhen Xin yang telah melepaskan ribuan pedang emasnya.


Sedangkan Enam naga, dan sepuluh tetua utusan biksu Wangyan hanya terdiam menatap pertempuran yang sangat mengerikan diatas langit. Tatapan kagum terus terarah pada Cao Zhen Xin. Hormat mereka yang tinggi kini semakin menjadi jadi, bahkan kini mereka seperti melihat sosok legenda baru yang tak mungkin mereka lihat didunia manapun.


Setelah membunuh Dewa Kekacauan, segel pengurung telah hilang dengan munculnya mutiara hitam dari tubuh Dewa Kekacauan yang telah tercincang oleh pedang emas.


Swuuuush! Cao Zhen Xin melesat dan mengambil mutiara tersebut, yang dibarengi dengan hilangnya lingkaran enam elemen dan perubahannya yang telah menghilang.


Swuuuush! Mendarat tepat didepan kesepuluh utusan biksu Wangyan, Cao Zhen Xin kemudian menimang nimang mutiara milik Dewa Kekacauan tersebut.


"Kini hanya kita yang ada di Dunia ini... Jadi kita bereskan sisa kekacauan, serta kumpulkan mutiara jiwa milik Hewan iblis yang telah mati." ucap Cao Zhen Xin memimpin.


"Baik Zhen." dengan semangatnya mereka melesat kesana kemari mengumpulkan mutiara hewan iblis yang telah mereka bunuh.


Sedangkan keenam naga telah kembali kedalam tubuh Cao Zhen Xin. Setelah beberapa menit mereka mengumpulkan semua mutiara hewan iblis, Cao Zhen Xin meminta mereka untuk mengeluarkan beberapa mutiara lainnya yang tak lain hewan iblis yang telah dibunuh disaat lorong goa tadi.


Setelah terkumpul menggunung mutiara jiwa itu, Cao Zhen Xin meminta kesepuluh pria tersebut untuk menjaga jarak darinya.


Swooooosh! Api ilahi muncul ditelapak tangannya, setelah itu ia segera membakar gunungan mutiara tersebut menggunakan api Ilahinya.


"Zhen bukankah mutiara itu bisa kita gunakan untuk menaikan ranah kultivasi? " tanya salah satunya heran.


Cao Zhen Xin hanya menggelengkan kepalanya saja, mungkin mereka terbiasa menyerap langsung mutiara hewan iblis sehingga mereka berpikir ia akan menghancurkan seluruh mutiara tersebut. Melihat Cao Zhen Xin hanya diam, akhirnya mereka tak berani berbicara selain memperhatikan apa yang dilakukan Cao Zhen Xin.


Swuuuuush! Api membesar hingga proses tersebut memakan waktu dua jam lamanya dan tiba tiba mutiara yang tadinya berwarna gelap menjadi bening dan aroma harum menyengat disekitar mereka.


"I-ini..." ucap mereka terkejut.

__ADS_1


Cao Zhen Xin yang telah menyelesaikan tugasnya kemudian menatap kesepuluh pria tersebut dengan hormat.


"Senior silahkan kalian berkultivasi di dunia ini dengan nyaman... Selain itu aku ingin segera keluar dari dunia ini untuk menjalankan tugasku.. Bukan berarti aku tidak membutuhkan bantuan senior... Melainkan di dunia Asura mereka memiliki aura dan darah berbeda dengan darah kita." ucap Cao Zhen Xin menjelaskan panjang lebar.


__ADS_2