Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.

Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.
Bertempur dengan gurunya sendiri.


__ADS_3

Wangzy terus memfokuskan pikirannya membantu menyadarkan kondisi Cao Zhen xin yang terjebak didalam segel Ilusi.


****


Cao Zhen Xin yang merasa tubuh atau rohnya tertarik hanya diam saja mengikuti arah tarikan tersebut. Swuuuush! Tiba tiba rohnya kembali memasuki tubuhnya.


Perlahan matanya terbuka dan langsung terkejut saat melihat kakaknya berada didepannya.


"Kakak..." ucap Cao Zhen Xin menatap kesekelilingnya.


"Mereka sudah pergi..." ucap Wangzy santai.


"Apa! " berbeda dengan Cao Zhen Xin yang terkejut.


Saat ingin terbang menyusul para Iblis, Cao Zhen Xin dihentikan oleh Wangzy.


"Zhener jangan memaksa." ucap Wangzy yang perhatian.


"Ta-tapi mereka..." ucap Cao Zhen Xin menatap keenam Naganya yang hampir menyelesaikan misinya dalam membantai anggota keluarga Tao.


*****


Bing Yinshi yang ternyata sudah bersiap bertempur melawan Cao Zhen Xin diberhentikan oleh Zheng Lian yang menyusulnya.


"Kakak... Apakah kau benar benar ingin..." ucap Zheng Lian terpotong.


"Adik ingatlah meski kejadian pahit pernah hadir didalam hidupku... Tapi aku terlahir di keluarga Tao... Dan kini apakah aku harus membiarkan seluruh keluargaku tewas ditangan muridku sendiri." ucap Bing Yinshi yang sebenarnya juga tak ingin bertarung melawan Cao Zhen Xin.


"Kakak aku tahu apa yang kamu pikirkan... Tapi bukankah Cao Zhen Xin sudah sepantasnya melakukan hal itu... Karena..." ucap Zheng Lian kembali terpotong.


"Karena Tao Lifu telah telah melakukan kesalahan? Ini bukan tentang kesalahan Tao Lifu, tapi mereka yang tidak bersalah... Jadi apapun hasilnya kamu harus tetap bersikap netral." ucap Bing Yinshi.


"Meskipun keluarga kita melakukan kesalahan dan harus mendapatkan hukumannya... Maka untuk apa darah yang sama mengalir ditubuh ini melihat mereka semua mati dan aku hanya diam saja seperti patung? " ucap Bing Yinshi.


****

__ADS_1


Wangzy yang sedang menasehati Cao Zhen Xin tiba tiba harus pergi.


"Zhener aku ingin pergi ada urusan penting... Jadi aku harap kamu mau menuruti permintaan kecilku itu." ucap Wangzy langsung menghilang.


Cao Zhen Xin yang masih menahan kemarahannya kemudian menatap tajam Bing Long yang ingin memakan enam pria paruh baya dari keluarga Tao yang msih hidup.


"Bing Long tunggu! " teriak menggema Cao Zhen Xin.


Swuuuuush! Tubuhnya lenyap tertelan kehampaan, setelah itu Cao Zhen Xin muncul didepan enam pria paruh baya yang sedang memejamkan matanya.


Swuuuung! Enam rantai emas mengikat keenamnya. Setelah itu, Cao Zhen Xin meminta kelima Naga lainnya untuk kembali memasuki atau bersemayam di dalam tubuhnya. Keenam Naga yang berubah menjadi asap dan telah memasuki tubuh Cao Zhen Xin membuat Cao Zhen Xin mengalihkan pandangannya kearah enam pria paruh baya yang bergidik ngeri menatapnya.


"Katakan dimana mayat She Mei dan She Yang." ucap datar Cao Zhen Xin.


"..." keenam pria paruh baya hanya diam.


Cao Zhen Xin mendekati kesalah satu pria tersebut, sampai didepan pria tersebut, Cao Zhen Xin mengaliri energi listrik kearah tangannya dan langsung menyetrumkannya kearah pria tersebut.


Traaaackk! Pria tersebut hangus disaat itu juga, nyawanya yang mati dengan tubuh gosong membuat kelima pria lainnya merasa nyawa mereka diujung tanduk.


"Jika kalian tidak mengatakannya, maka kalian akan tahu bagaimana rasanya mati dengan cara yang menyedihkan. " ucap Cao Zhen Xin membuat pedang es di tangannya.


Mereka yang terlilit rantai emas menggunakan mata dan lidah mereka sebagai petunjuk arah. Cao Zhen Xin yang mengerti mengibaskan tangannya kearah kelima pria tersebut, menghilang lalu muncul tepat yang ditunjukan.


Swuuuuung! Kraaaack! Dhuuuuaar! Tiba didepan kediaman yang cukup besar, Cao Zhen Xin yang melihat pintu tersebut terpasang sebuah segel pengunci, membuatnya langsung bergegas dan menghancurkannya.


Setelah itu terlihat tubuh mayat She Yang, yang diikat tangannya dan banyak sekali luka cambuk yang terlihat disekujur tubuhnya.


"Paman Yang! " ucap Cao Zhen Xin.


Swuuuush! Cao Zhen Xin melesat kearah tubuh She Yang dan memotong tali yang mengikat tangannya.


"Paman bangun..." ucap Cao Zhen Xin panik kemudian mencoba memberikan Qi hangatnya.


Karena tidak melihat respon yang diterima, Cao Zhen Xin mencoba mengecek nadi dileher dan juga tangan She Yang. Tiba tiba matanya memerah, tadinya lingkaran enam elemen yang ada dibelakang punggungnya telah hilang, tiba tiba kembali muncul.

__ADS_1


Dhuuuaaaar! Kediaman tersebut hancur, lima pria paruh baya yang bersama Cao Zhen Xin terpental dan terluka parah terkena gelombang aura yang keluar dari tubuh Cao Zhen Xin.


Saat hancurnya kediaman tersebut, Cao Zhen Xin kemudian melotot melihat mayat tubuh She Mei yang telanjang bulat. Lidahnya kelu melihat luka disekujur tubuhnya sama persis yang dialami oleh She Yang.


"Kakak Mei..." ucap Cao Zhen Xin meletakan mayat She Yang dan bergegas kearah tubuh She Mei yang telanjang bulat.


Tidak ada ***** dimatanya, hanya ada penyesalan dan tentunya ia teringat sekali ilusi yang dibuat oleh iblis tanduk enam dan lima saat tadi. Dengan tubuh bergetar, ia melepaskan pakaiannya dan menutup tubuh She Mei menggunakan pakaiannya.


"Luaner a-aku..." ucap Cao Zhen Xin.


Perasaan marah, sedih dan tentunya memendam kebencian yang sangat tinggi terus tumbuh dihatinya.


"Iblis kep*rat lihat saja nanti! " teriak Cao Zhen Xin menggema kesegala penjuru.


Diatas langit, Bing Yinshi yang mencari keberadaan Cao Zhen Xin terdiam melihat muridnya sedang menangisi dua mayat yang mungkin penyebab muridnya menghabisi seluruh keluarganya itu. Dengan tekadnya yang telah bulat, ia memasangkan cadar untuk menutupi tubuhnya agar identitasnya tak terbongkar.


"Siapa yang telah membunuh keluargaku! " teriak Bing Yinshi berpura pura murka sambil mengedarkan ranah Kultivasinya ditingkat Kaisar Dewa tingkat lima.


Sontak Cao Zhen Xin yang sedang berduka, sekaligus perasaan marah, benci, sedih yang bercampur menjadi satu menatap keatas langit.


"Masih ada satu lagi yang ingin mengantarkan nyawanya." ucap Cao Zhen Xin dingin.


Telapak tangannya ia renggangkan kearah kelima pria paruh baya yang terikat rantai emas olehnya.


Swuuuuuush! Dengan cepat Cao Zhen Xin melemparkannya kearah tetua bercadar hitam tersebut. Bing Yinshi melihat lima manusia melesat kearahnya dan tahu itu adalah serangan dari Cao Zhen Xin segera membuat perisai yang menutupi tubuhnya. Lalu sebuah perisai es muncul menutupi tubuhnya.


Dhuuuaaaar! Ledakan kabut darah terlihat setelah kelima pria paruh baya tersebut menabrak perisai buatan Bing Yinshi.


Swuuuuush! Cao Zhen Xin yang telah menyelimuti tubuh mayat She Yang, She Mei menggunakan segel formasi kemudian melesat kearah Bing Yinshi. Didalam pikirannya ia akan menyiksa pria tersebut sebagai pelampiasan amarahnya itu. Berbeda dengan Bing Yinshi yang sudah bersiap menerima kematiannya ditangan muridnya sendiri, lagian menurutnya hari ini adalah hari yang tepat. Karena hari ini ulang tahunnya.


####


Folow IG : Alendra_Danuarta.


Oiyaa novel barunya udh rilis di akun yang ini ya....

__ADS_1


__ADS_2