Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.

Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.
Bertempur


__ADS_3

Baaaaamsss! Baaaaamss! Baru pertukaran beberapa jurus dan mendengar ucapan Cao Zhen Xin membuat Fao Li dan Fao Sheng lengah, menyebabkan keduanya terpental terkena tinjuan dua lawan mereka masing masing.


"Akkhhh! " rintih keduanya.


Swuuuuung! Disaat itu juga, Cao Zhen Xin mengeluarkan pedang emasnya. Pedang emas tersebut berdengung saat Qi besar mengaliri seluruh tubuh pedang emas tersebut.


"Senior tenang saja, aku tahu batasanku sendiri, dan jangan lengah. " ucap Cao Zhen Xin kemudian melesat kearah Tang Yin, Fang Lao dan dua petinggi lainnya.


Pedang emas berputar mengelilingi tubuh Cao Zhen Xin dan terus bergerak, menebas, serta melindungi tubuhnya. Fao Sheng terpana dengan apa yang dilakukan oleh Cao Zhen Xin.


"Shenger, kamu ambil satu lawan, dan aku akan menahan dua petinggi lainnya, karena aku rasa Zhen dapat mengimbangi ranah dua tingkat diatasnya. " ucap Fao Li.


"Baik. " jawab Fao Sheng.


Swuuuush! Mereka berdua masuk dalam pertempuran yang mulai kacau tersebut. Melihat Fao Sheng dan Fao Li telah berada disampingnya membantu dan memisahkan diri mereka untuk lawan mereka masing masing. Cao Zhen Xin mengincar Tang Yin yang sepertinya sangat dendam padanya.


Kini terlihat Cao Zhen Xin berpindah tempat melawan Tang Yin, sedangkan Fao Sheng melawan Fang Lao, dan Fao Li melawan dua petinggi kerajaan yang memiliki ranah sama dengannya.


"Bocah kep*rat apakah kamu ingin mati! Lihat perbedaan kekuatan kita. " ucap Tang Yin yang sebenarnya ia merasa sangat kagum dengan cara bertarung Cao Zhen Xin.


"Hahaha perbedaan kekuatan bukan bearti yang lemah akan kalah. " tawa Cao Zhen Xin disela sela memutarkan tangannya.


Pedang emas terus mengelilingi Cao Zhen Xin dan melindungi tubuhnya dari serangan Tang Yin yang akan mampir ditubuhnya, sehingga Tang Yin yang tak ingin lengannya terlepas karena tebasan pedang, ia segera mengurungkan niat serangannya. Hal tersebut terus menerus terjadi yang membuatnya naik darah.


"Arghhh! Bagaimana caraku melukainya jika aku sendiri tidak bisa menyerang balik pukulanku! " teriak marah Tang Yin.


Teriakan Tang Yin mengundang perhatian bagi Fao Sheng, Fao Li, Fang Lao dan beberapa petinggi kerajaan yang berkhianat tersebut.


"Pemuda yang sangat misterius. " ucap dalam hati Fao Sheng, entah kagum ataupun iri, yang jelas ia melihat Cao Zhen Xin yang memiliki ranah dua tingkat dibawah Tang Yin mampu mengimbangi serangannya dengan baik.

__ADS_1


"Senior jangan alihkan perhatian kalian padaku. " ucap Cao Zhen Xin sengaja membuat mereka mengalihkan perhatian lawan Fao Sheng dan Fao Li agar dapat melukai lawan mereka. Namun melihat Fao Sheng dan Fao Li yang ikut mengalihkan perhatiannya membuatnya mengingatkan hal sepele tersebut pada mereka berdua.


Swuuuuush! Swuuuush! Fao Sheng dan Fao Li segera tersadar, lalu mereka berdua kembali fokus kearah pertarungan mereka.


Dhuaaaar! Dhuaaaar! Daya kejut terus terjadi, untungnya para warga dan prajurit menjauh dari pertempuran berkat arahan petinggi kerajaan yang masih setia. Jika tidak mungkin mereka akan terkena dampak dari pertarungan tersebut.


"Namamu Tang Yin kah? Seorang jendral yang berkhianat atau hanya seorang tikus yang menyamar sebagai jendral Tang Yin. " ucap Cao Zhen Xin membuat seorang yang menyamar sebagai Tang Yin bertambah naik darah.


"Baj*ngan cilik mulutmu sungguh setajam pisau! Biar aku beri kamu pelajaran yang sesungguhnya. " ucap Tang Yin kemudian mundur dan mengeluarkan pedangnya.


Swuuuung! Pedang emas yang berputar putar melindungi tubuh Cao Zhen Xin berdengung dan melesat kearah genggaman Cao Zhen Xin.


"Mati! " setelah mengambil pedangnya, Tang Yin kembali melesat kearah Cao Zhen Xin dengan kecepatan puncaknya.


Senyum mengerikan terkembang dibibir Cao Zhen Xin.


Traaaannggf! Sriiiiingg! Klaaaang! Pedang tingkat tinggi milik Tang Yin tiba tiba patah saat tiga kali berbenturan dengan pedang emas milik Cao Zhen Xin, sontak hal tersebut membuatnya sedikit lengah.


"Untung saja. " ucap dalam hati Tang Yin kemudian membuang pedangnya.


Swuuuush! Tiba tiba Cao Zhen Xin menghilang dari pandangannya. Tak ingin kembali lengah Tang Yin mengedarkan kekuatan jiwanya untuk melacak keberadaan Cao Zhen Xin, namun kini ia sama sekali tak menemukan keberadaannya.


"Bocah tengik! Apakah kamu takut! " teriak Tang Yin melihat kesekitarnya.


"Kata siapa. " ucap dingin Cao Zhen Xin dari atas langit.


Swuuuuush! Baaaaaamss! Dhuaaaaar! Disaat itu juga Cao Zhen Xin mengibaskan tangannya, sebuah tangan tangan raksasa muncul dari atas langit melesat kearah Tang Yin yang tak siap menghindari serangan tersebut.


Alhasil lubang berbentuk telapak tangan raksasa terbentuk, terlihat Tang Yin yang terluka parah karena terkena serangan tersebut.

__ADS_1


"Apakah ini kekuatan ranah Dewa Sejati tingkat lima. " ejek Cao Zhen Xin diatas langit.


Tang Yin tak membalas provokasi Cao Zhen Xin, namun ia mencoba bangkit berdiri. Tulangnya yang ia rasa remuk membuatnya kesulitan untuk berdiri.


"Arghhh! " Saat berhasil berdiri, tiba tiba pedang emas melesat dari tangan Cao Zhen Xin kearah Tang Yin dan menembus jantungnya.


Tang Yin yang telah tewas oleh pedang emasnya membuat Cao Zhen Xin mengalihkan perhatiannya pada Fao Li yang merasa kesulitan menghadapi dua petinggi kerajaan yang terus menggempurnya dengan menggunakan pedang mereka.


"Fao Li menyerahlah! " teriak keduanya mengarahkam pedang mereka keleher Fao Li.


Swuuuung! Melihat bahaya menghampiri Fao Li, Cao Zhen Xin menggerakan pedangnya yang telah menembus jantung Tang Yin kearah dua pedang petinggi kerajaan yang akan menebas leher Fao Li.


Klaaaang! Klaaqqqng! Dua pedang tingkat tinggi yang akan menebas leher Fao Li tiba tiba patah saat berbenturan dengan pedang emas yang melesat kearah keduanya.


"Apa ! " ucap mereka berdua terkejut dan termundur.


"Senior maaf terlambat. " ucap Cao Zhen Xin menggenggam pedangnya yang melayang didepan Fao Li.


Fao Li membelalakan matanya melihat Cao Zhen Xin dapat mengalahkan Tang Yin dengan cepat.


"Zh-Zhen. " hanya itu yang keluar dari mulut Fao Li.


"Senior tidak ada waktu untuk menjelaskan, sekarang senior lawan salah satu diantara mereka. " jawab Cao Zhen Xin.


Swuuuuush! Cao Zhen Xin melesat sambil mengarahkan pedangnya kearah tubuh salah satu petinggi kerajaan Fao Dan. Fao Li yang mengerti kemudian mengangguk dan ikut melesat kearah lawan yang tersisa.


****


Diatas langit yang lebih tinggi, sosok Wangzy menatap pertempuran tersebut dengan tenang. Ia terus memperhatikan seorang pemuda yang sangat mirip dengannya, rasa kagum muncul dipikirannya melihat Cao Zhen Xin mampu membunuh dua tingkat ranah diatasnya.

__ADS_1


"Siapa sebenarnya dia. " ucap Wangzy heranz karena saat melihat Cao Zhen Xin ia merasa sangat dekat dengannya.


__ADS_2