Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.

Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.
Amarah Cao Zhen Xin.


__ADS_3

Karena rasa penasarannya yang tinggi mengenai siapa pelaku yang terkait membocorkan rencananya, Cao Zhen Xin membuat segel tangan yang cukup rumit.


Swuuuuung! Segel Jiwa muncul, namun ia tidak melihat tanda bahwa Xie Ling telah membocorkan rahasianya.


"Lalu siapa.." lamunan Cao Zhen Xin tiba tiba buyar karena murid yang terlihat peduli terhadap Ding Hao tiba tiba berlutut didepannya.


"Tu-tuan selamatkan guru hamba..." ucap Dao Fan.


"Siapa namamu? " tanya Cao Zhen Xin kemudian mengangkat tubuh Dao Fan.


"Dao Fan tuan.." ucap Dao Fan hendak berlutut kembali.


Namun tindakannya segera dihentikan oleh Cao Zhen Xin.


"Kita ini seumuran kamu tidak perlu sebegitunya padaku, dan mengenai tetua Ding Hao.. Aku pasti menyelamatkannya." ucap Cao Zhen Xin serius.


Baru saja Cao Zhen Xin ingin melanjutkan ucapannya, tiba tiba ribuan murid sekte Naga Hitam, serta beberapa tetua yang mendampingi mereka muncul dan langsung berlutut dihadapan Cao Zhen Xin.


"Tu-tuan Zhen..." ucap mereka semua berlutut.


Sontak Cao Zhen Xin salah tingkah melihat hal tersebut.


"Berdirilah... Senior, teman teman kalian tak perlu sebegitunya padaku... Aku ini seperti kalian, dan aku tak pantas mendapatkan penghormatan hingga kalian semua berlutut didepanku." ucap Cao Zhen Xin.


Mereka semua terbangun dan menatap Cao Zhen Xin dengan tatapan memohon.


"Tolong selamatkan tetua Li Ying, Ding Hao serta Hu San tuan." ucap mereka kompak.


Cao Zhen Xin mengangguk mengerti, ia menatap secara bergantian semua tetua, serta murid yang hadir ditengah hutan tersebut.


"Aku pasti akan menyelamatkannya... Karena semua ini rencanaku, dan ingat hari ini aku akan bersumpah atas nama langit."


"Aku Cao Zhen Xin bersumpah bersedia mati dimedan perang untuk menyadarkan ketua Ding Yin, serta menyelamatkan tetua Ding Hao, Li Ying serta Hu San. " ucap Cao Zhen Xin lantang.


Dhuaaaar! Tiba tiba fenomena aneh muncul yang disebabkan oleh awan hitam dan petir yang menyambar disekitar area Cao Zhen Xin. Tetua dan murid yang ada disekitarnya pun tiba tiba merinding merasakan fenomena tersebut, apalagi sumpah yang dikatakan oleh Cao Zhen Xin.


"Ciiiiih! Kau hanya seekor semut dihadapan Ketua Yin, mengapa kamu begitu percaya diri bocah." ucap Lai Heng mencibir, sedangkan Xao Hie meludah.


Swuuuuuush! Cao Zhen Xin menghilang dan muncul didepan keduanya dengan tatapan datar.


"Bukankah kamu yang seekor semut tersebut." ucap dingin Cao Zhen Xin kemudian meledakan tubuh keduanya menggunakan segel jiwa yang tertanam ditubuh mereka.

__ADS_1


Dhuaaaaar! Dhuaaaar! Tubuh Lai Heng dan Xao Hie meledak, hal tersebut membuat semuanya bergidik ngeri melihatnya, namun mereka tahu Cao Zhen Xin berada dipihak mereka. Jadi perasaan tersebut langsung hilang begitu saja.


"Semuanya mari kita perebutkan kembali sekte Naga Hitam menjadi Naga Langit! " teriak Cao Zhen Xin penuh semangat.


"Ba-baik tuan! " jawab mereka penuh semangat.


"Ingatlah reputasi sekte kalian ada ditangan kalian semua! " ucap lagi Cao Zhen Xin memberikan semangat.


Cao Zhen Xin mengangguk, melihat semuanya tanpa ada yang mengeluh dan ketakutan, rasa percaya diri yang tinggi muncul untuk menghadapi Ding Yin.


Swuuuuush! Swuuuuush! Mereka semua melesat kembali keutara kearah sekte Naga Hitam. Rombongan pihak Cao Zhen Xin terus melewati desa dan kota kecil yang ada disekitarnya, banyak dari mereka yang melihat rombongan tersebut dengan perasaan takut dan khawatir karena desa ataupun kota mereka takut dihancurkan, namun melihat mereka hanya melewati saja, mereka menjadi heran. Empat jam perjalanan, Cao Zhen Xin menghentikan lesatannya bersama rombongannya.


"Sekarang kalian beristirahatlah.. Ingatlah jangan buang tenaga kalian dengan sia sia." ucap Cao Zhen Xin kemudian bersila dan menyerap energi langit serta bumi yang ada disekitarnya dengan kecepatan ekstrem, ia menggunakan waktu istirahat singkat tersebut untuk memperkokoh pondasi jiwanya.


Selang lima belas menit menyerap energi langit dan bumi, Cao Zhen Xin kembali membuka matanya dan menatap para tetua serta murid yang menunggu dirinya.


"Sudah bersiap? " tanya Cao Zhen Xin.


"Sudah tuan muda! " ucap kompak mereka semua dengan semangat membara.


Cao Zhen Xin mengangguk, dan akhirnya mereka semua melanjutkan perjalanannya, kini mereka tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mencapai sekte Naga Hitam, tepatnya satu jam telah berlalu dan Cao Zhen Xin beserta rombongannya tiba didepan gerbang sekte Naga Hitam.


Baaaamss! Dhuaaaaar! Dhuaaaaar! Benteng sekte yang tadinya kokoh seketika porak poranda saat ditabrak oleh telapak tangan yang turun dari langit.


Dooooong! Dooooong! Dooooong! Lonceng tanda sekte disersng bergema, para murid dan tetua yang berada dipihak Ding Yin yang akan melakukan ritual tiba tiba muncul dan pertempuran bersejarah akhirnya dimulai.


****


"Katakan siapa Zhen itu.." ucap Ding Yin yang menyandra Ding Hao, Li Ying, serta Hu San.


"...." Ketiganya hanya diam tak ingin memberikan jawaban.


Plaaaak! Tamparan keras mampir diwajah Ding Hao.


"Apakah kalian bodoh menyembunyikan semut kecil! Karena kalian telah berkhianat, nyawa kalian akan aku gunakan untuk membangkitkan tujuh istriku yang telah tewas." ucap dingin Ding Yin.


"Ciiih! Iblis murahan! " provokasi Li Ying meludah.


Plaaaak! Tetua yang menjaga Li Ying langsung menamparnya dengan keras.


###

__ADS_1


Flaash Back kejadian lalu.


Xie Ling yang merasa terkekang oleh segel jiwa yang ditanamkan oleh Cao Zhen Xin terus berpikir bagaimana cara memberi


tahu pada Ding Yin. Berhari hari ia tidak bisa tertidur hanya untuk memikirkan cara tersebut, hingga akhirnya Xie Ling benar benar menemukan cara yang patut dicoba.


Xie Ling dengan perasaan berdebar debar menghampiri Ding Yin, setelah sampai ia menggunakan perbincangan menggunakan tubuhnya, namun Ding Yin yang melihat Xie Ling seperti menari malah terpukau.


Plaaaak! Xie Ling yang marah menampar keras Ding Yin.


"Sa-sayang kenapa kamu marah." ucap Ding Yin terkejut.


"Pahami perbincangan yang ada di gerakan ini." ucap Xie Ling kembali melakukan gerakan tubuh.


Kraaacckkk! Dhuuaaaaar! Ding Yin yang dapat memahaminya tiba tiba melepaskan serangan Qi hitam kearah tembok dikediamaannya dan membuat ledakan yang cukup dahsyat.


"Siapa pelakunya.." ucap dingin Ding Yin.


"Zhe.... Ugghhhhhh! " saat ingin mengatakan nama Zhen, tiba tiba Xie Ling langsung merasakan rasa sakit didalam perutnya. Melihat hal tersebut Ding Yin langsung membuat segel terlarang milik klan Iblis.


"Segel nirwana! Pelepas Sukma! " ucap Ding Yin memisahkan sukma atau roh Xie Ling kedalam tubuhnya.


Setelah itu ia memeriksa segel yang tertanam ditubuh Xie Ling.


"Segel sampah! " ucap Ding Yin kemudian membiarkan segel tersebut masih tertanam didalam tubuh Xie Ling.


"Sayang siapa nama orang yang memberikan segel Jiwa dan membunuh keenam istriku." ucap Ding Yin dipikirannya.


Xie Ling yang sebenarnya masih hidup namun roh serta sukmanya berada didalam tubuh Ding Yin kemudian menceritakan semuanya. Hingga ia tak sengaja melihat tetua Ding Hao, Li Ying, serta Hu San menuju keasrama Cao Zhen Xin.


Karena merasa berbahaya jika mendekati asrama Cao Zhen Xin, ia menunggu tiga tetua tersebut keluar dari asrama dan mengikuti mereka hingga rencana Cao Zhen Xin terbongkar.


***


Ding Yin yang akan merapal mantra tiba tiba terkejut merasakan ribuan aura mendekat kegerbang sektenya. Benar saja apa yang yang ia pikirkan, ledakan yang berasal dari luar gerbang dan benteng sekte terdengar hingga lonceng tanda penyerangan sekte juga ikut berbunyi.


"Hahaha akhirnya dia datang mengantar nyawanya sendiri." ucap dingin Ding Yin kemudian menatap cahaya keemasan melesat kearahnya.


Swuuuuush! Cao Zhen Xin tak bisa menahan amarah melihat keadaan Ding Hao, Li Ying, serta Hu San yang seperti akan dipenggal.


########

__ADS_1


__ADS_2