Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.

Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.
Berhasil penggabungan enam elemen.


__ADS_3

Swuuuuush! Dhuaaaaar! Perubahan titik kecil yang melingkar dibola matanya hampir sempurna tiba tiba gagal, dan daya kejut kembali terjadi dilautan dantiannya yang membuat bergejolak.


"Ughhh! " Cao Zhen Xin jatuh berlutut menahan rasa sakit yang teramat sakit.


***


Ditubuh nyatanya, Zhu yang sedang mengamati Cao Zhen Xin terkejut kedua kalinya saat Cao Zhen Xin kembali gagal dalam penggabungan enam elemen yang dimiliki.


"Bocah ini..." ucap Zhu menggelengkan kepalanya.


Swuuuuuush! Dengan cepat ia menyalurkan energi Qinya kearah tubuh atau fisik nyata Cao Zhen Xin. Selang beberapa menit kulitnya berubah cerah, Zhu kemudian mengakhiri penyaluran energi Qinya.


***


Cao Zhen Xin yang telah bangkit kini menatap keenam elemen dengan tatapan bingung. Matanya terus menganalisa kekurangan yang ia lakukan.


"Kekuatan enam elemen ini sungguh dahsyat, aku merasakan satu persatu menekan dan saling berusaha menghancurkan elemen lainnya. " ucap Cao Zhen Xin mencoba berpikir sejenak.


Sebuah ingatan terlintas ucapan Zhu yang tak ia pahami kini tiba tiba dapat ia mengerti.


"Jika mereka sebenarnya adalah satu elemen yang terpecah menjadi enam maka... semua elemen saling melengkapi satu sama lain. " ucap Cao Zhen Xin senang.


Swuuuuung! Saat ia membuat segel tangan, tiba tiba suara Zhu ada dipikirannya.


"Zhener jika tidak bisa menggabungkannya lebih baik kamu tidak memaksakannya. " ucap Zhu.


"Tidak senior, aku pasti bisa. " balas Cao Zhen Xin penuh keyakinan.


Swooooosh! Ia mempraktekan segel yang sama, dan setelah itu ia mencoba menggabungkannya dengan pikiran kosong, hati yang suci.


Bola matanya kembali memunculkan titik warna enam elemen yang berbeda. Perlahan tapi pasti titik tersebut membesar namun tidak sebesar bola matanya yang hitam.


Cao Zhen Xin terus melakukannya hingga tiba tiba, tubuh aslinya bergetar dan akhirnya penggabungan enam elemen berhasil ia lakukan.


Swoooosh! dibelakang bahu fisik nyatanya muncul enam elemen berbeda yang melingkar dan bergerak perlahan.


Swuuuuussh! Roh Cao Zhen Xin kembali pada tubuh aslinya, setelah itu ia melayang dan membuka matanya. Perubahan pada tubuh Cao Zhen Xin hanyalah ada di bola matanya serta belakang bahunya yang terdapat enam bola elemen yang berwarna berbeda.

__ADS_1


"Inilah kekuatan penguasa yang sesungguhnya, hati yang bersih dan penuh penyayang. " ucap Zhu.


"Tidak ada baik dan jahat, mereka adalah satu yang disebut Yin dan Yang. " ucap Zhu lagi.


Cao Zhen Xin menatap sekitarnya dengan perasaan yang sangat senang, tubuhnya terasa sangat ringan seperti tidak memiliki beban sama sekali, bahkan ia merasa ranah Kultivasinya sedikit lebih tinggi dari ranah Kaisar Dewa Puncak lima. Swuuuush! Ia muncul dihadapan Zhu dan langsung memberikan hormatnya.


" Senior terimakasih. " ucap Cao Zhen Xin mengubah bola matanya kembali dan lingkaran enam elemen menghilang dari belakang bahunya.


Zhu mengangguk, setelah itu ia menatap langit Benua bebas yang hanya sedikit penghuninya.


"Zhener menjadi kuat bukanlah hal yang mudah karena itu terimalah sumber daya ini, setelah menyerapnya silahkan kembali ke tempatmu, dan ingat tugasmu mencari seorang yang menerima karma dari Yang Jian. " ucap Zhu memberikan bola merah darah pada Cao Zhen Xin.


"Ini apa senior. " ucap Cao Zhen Xin menerima bola darah tersebut.


"Itu bola darah, kamu tidak perlu menanyakan sumber daya apa dan tentunya berasal dari mana, seraplah agar kekuatanmu bisa naik dan menjadi lebih kuat. " ucap Zhu.


"Aku tahu ranah kultivasi yang kamu miliki hanyalah Dewa Sejati tingkat tiga. Karena kalung itu kamu saat ini naik hingga tingkat puncak kultivasi, namun itu tidak selamanya bukan." ucap Zhu.


"Benar senior. " jawab Cao Zhen Xin.


"Teknik kultivasi Ilahi! " teriak Zhu membantu penyerapan bola darah.


Di Jie yang ternyata tidak pergi dan hanya bersembunyi terkejut melihat bola darah yang nyatanya setengah hati milik Zhu diberikan oleh Cao Zhen Xin.


"Zhuer..." ucap Di Jie mengerti kenapa Zhu memintanya untuk pergi dari benua tersebut.


Zhu yang sebenarnya juga mengetahui keberadaan Zhu hanya bisa diam dan membiarkannya sembunyi walaupun ia telah mengetahui keberadaannya.


"Maafkan aku paman. " ucap dalam hati Zhu kemudian menekan kekuatannya dan terus membantu penyerapan energi yang sangat besar miliknya tersebut.


Satu hari telah ia lewati dalam melakukan penyerapan bola darah, dan kini berganti pada hari ketiga. Cao Zhen Xin tiba tiba merasakan dantiannya terisi penuh dan akhirnya.


Baaaams! Cao Zhen Xin naik tingkat Dewa Sejati tingkat 4. Merasakan bahwa sumber daya yang diberikan oleh Zhu masih penuh energi di bola darah tersebut. Cao Zhen Xin terus menyerapnya tanpa ia tahu bahwa darah keluar dari hidung Zhu.


Swuuuush! Di Jie muncul dan membantu penyerapan bola darah.


"Zhuer apa yang sebenarnya kamu lakukan. " ucap Di Jie dipikiran Zhu.

__ADS_1


"Paman dia adalah karmaku, karena dia masih muda maka aku menyerahkan separuh hidupku untuknya, apakah aku tega merenggut masa muda dan kebahagiaannya. " ucap Zhu didalam


pikiran Di Jie.


Di Jie terdiam mencoba mencerna apa yang diucapkan oleh Zhu yang telah ia anggap sebagai anaknya sendiri.


"Biarkan aku yang membantunya, lebih baik kamu mengistirahatkan tubuhmu. " ucap Di Jie.


Zhu mengangguk, setelah itu ia melepas tangannya yang menempel kepunggung Cao Zhen Xin dan langsung duduk bersila menyembuhkan tubuhnya sendiri.


Tak terasa waktu berlalu dengan cepat, kini enam hari Cao Zhen Xin telah berkultivasi. Dan akhirnya ia merasakan tanda akan naik tingkat lagi.


Baaaaamss! Kenaikan tingkat Dewa Sejati tingkat lima ia rasakan. Cao Zhen Xin kembali menyerap bola darah yang memiliki energi tak ada habisnya, ia melakukan penyerapan energi yang terkandung bola darah hingga dua bulan berikutnya, dan kini kultivasinya berada ditingkat Dewa Agung. Tingkat lima, karena ia berhasil menggabungkan keenam elemen yang ada ditubuhnya, kini ia mampu mengalahkan ranah tiga tingkat diatasnya yang diartikan Cao Zhen Xin mampu menandingi ranah Kaisar Dewa tingkat tiga.


"Selamat untukmu Zhen." ucap Zhu yang wajahnya memucat.


Cao Zhen Xin yang telah berkultivasi heran melihat wajah Zhu yang memucat.


"Senior kenapa wajahmu pucat seperti tepung beras? " tanya Cao Zhen Xin.


Di Jie yang ingin menjawab pertanyaan Cao Zhen Xin segera dihentikan oleh Zhu.


"Aku tidak apa apa, aku hanya sedang tidak enak badan. " ucap Zhu.


Cao Zhen Xin mengangguk, setelah itu ia menatap keduanya secara bergantian.


"Senior sudah berapa lama aku berkultivasi? " tanya Cao Zhen Xin.


"Dua bulan lebih. " jawab singkat Zhu yang merasa tubuhnya akan kehilangan keseimbangan.


"Zhuer!"


"Senior! " ucap Cao Zhen Xin langsung menyangga tubuh Zhu yang akan roboh.


###


.

__ADS_1


__ADS_2