Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.

Lahirnya Penguasa Yin Dan Yang.
Pertarungan berdarah.


__ADS_3

"Tentu siap. " jawab cepat tanpa ragu Fao Li.


Selang beberapa menit, ribuan pasukan yang berada di depan mereka sejauh dua kilometer menghentikan langkah mereka. Beberapa pasukan berkuda kemudian melanjutkan perjalanan mereka kearah Cao Zhen Xin dan Fao Li yang nerdiri menunggu kedatangan mereka.


Selang beberapa menit pasukan berkuda sampai didepan Fao Li, mereka memberikan surat yang berisi pernyataan kembali.


"Fao Li, menyerahlah atau kami akan memaksa dengan kekerasan dan melenyapkan Kerajaanmu. " tulisan didalam surat.


Sedikit emosi, Fao Li kemudian merobek surat tersebut.


"Kalian sudah tau jawabannya, karena itu kembalilah ketempat kalian berada. " ucap Fao Li dingin, sebenarnya ia ingin segera membunuh mereka, namun aturan peperangan antar Kekaisaran melarangnya untuk melakukan hal tersebut, sehingga ia mengurungkan niatnya.


"Baiklah penasehat Li jika itu mau kalian, tunggu kehancuraan kalian dimalam ini. " ucap salah satu prajurit dan kemudian kembali menarik kudanya kearah selatan.


Fao Li kemudian menatap Cao Zhen Xin yang masih menatap kepergian prajurit berkuda.


"Zhen, dalam segi kekuatan sepertinya kita imbang, hanya saja jumlah mereka yang sangatlah banyak, apakah kita benar akan memotong setengah pasukan mereka. " tanya Fao Li.


"Tenang saja senior, namun aku meminta pasukan yang berada diluar untuk tetap ditempat mereka sebelum pasukan yang kita hadapi berkurang sebanyak enam puluh persen dari seteengah pasukan seluruhnya. " ucap Cao Zhen Xin yakin.


"Baiklah Zhen. " ucap Fao Li sedikit ragu.


"Senior, lagi pula Senior ingin mempertahankan wilayah milik Senior, kenapa Senior terlihat ragu? " tanya Cao Zhen Xin.


"Aku ragu diantara kita tidak akan ada yang hidup, karena itu aku sebenarnya tak ingin kamu ikut campur dalam urusan ini. " ucap Fao Li.


"Hahaha Senior ternyata suka becanda, mana mungkin aku yang telah turun tangan sejauh ini akan meninggalkan Senior, apalagi membela hak kemanusiaan. " ucap Cao Zhen Xin sedikit tertawa.


Ditengah pembicaraan mereka, tiba tiba suara seorang jendral dari utusan Kekaisaran Mize menggema kearah mereka.


"Fao Li dimana pasukanmu, apakah kalian kabur dan ingin menyerahkan wilayah kalian. Atau kamu ingin mati konyol melawan kami yang berjumlah ribuan ini. " ucap Jendral pasukan Kekaisaran Mize.

__ADS_1


"Hahahaha Jendral Si Gong ternyata suka bercanda, tentu aku mampu melawan kalian semua tanpa mengorbankan anggota keluargaku. " balas Fao Li menggema.


"Serangggg! Ingatlah masuk kedalam Kerajaan, cari ruang bawah tanah dan bunuh semua anggota keluarga Fao untuk Kekaisaran Mize. " teriak Jendral Si Gong menggema.


"Pertempuran berdarah akan dimulai." ucap Cao Zhen Xin kemudian mengeluarkan pedang emasnya.


Swuuuuung! Pedang emas berdengung dan bersiap untuk melakukan tugasnya, begitu juga Fao Li yang telah mengeluarkan pedang kebanggaannya.


Swuuuuuus! Baaaamss! Dhuaaaar! Cao Zhen Xin melesat dan melepaskan teknik telapak Ilahinya meledakan lawan didepannya. Tak hanya itu saja, Pedang emas yang telah ia genggam melayang dan berputar mengelilingi tubuh Cao Zhen Xin, tak bisa dipungkiri pedang yang seperti memiliki pemikiran sendiri tersebut juga ikut memakan korban, menusuk dan menebas tubuh prajurit Kekaisaran Mize yang mendekati Cao Zhen Xin.


Awal yang membuat pasukan Kekaisaran Mize ketakutan karena brutalnya yang dilakukan oleh Cao Zhen Xin, menyebabkan pasukan minggir dan menjauh dari area Cao Zhen Xin, banyak juga yang lebih memilih melewati dan berniat memasuki kerajaan Fao Dan walaupun mereka tahu didalam mereka akan bertemu pasukan keluarga Fao karena mereka telah mengetahu stategi yang sebenarnya telah diubah tata serangannya saja.


Baaaamss! Dhuaaaar! Slaaaaash! Slaaaash! Cao Zhen Xin terus bergerak zig zag melepaskan teknik ilahi dengan brutqlnya, tak hanya itu saja pedang emqsnya juga terus memakan korban.


Selang beberapa menit membunuh dan terus membunuh, Cao Zhen Xin menatap gerbang kerajaan dengan teliti.


"Senioor sekarang! " ucap Cao Zhen Xin.


Dhuaaar! Fao Li yang mengerti ucapan Cao Zhen Xin menyalakan kembang api berwarna biru, dan tiba tiba gerbang kerajaan menutup secara paksa. Melihat gerbang yang telah menutup dan mengurung setengah pasukan lawan, ia kembali mengeluarkan kembang api berwarna merah.


Swuuuush! Swuuuuush! Cao Zhen Xin terus bergerak zig zag melakukan teknik ilahi secara brutal, dan pedang emas terus bergerak kesana kemari melindungi, dan membunuh prajurit Kekaisaran Mize.


****


Diatas kereta kuda seorang pemuda tampan mengeluarkan aura pembunuh yang pekat.


"Pangeran tenang saja, aku rasa pemuda itu akan merasa lelah dan akan segera terbunuh. " ucap Jendral Si Gong.


"Tapi dia sungguh membuatku ingin segera meledakan tubuhnya karena telah membunuh prsjuritku. " ucap geram yang dipanggil Pangeran oleh jendral Si Gong.


"Kita tunggu saja tuan muda, jika ia masih bertahan dan terus membunuh, hamba akan menghentikannya. " ucap Jendral Si Gong penuh percaya diri.

__ADS_1


****


Diatas langit, Wangzy masih melihat apa yang dilakukan oleh Cao Zhen Xin dengan lekat. Bahkan ia sendiri kagum apa yang dilakukan oleh Cao Zhen Xin. Semua pembicaraan dan apa yang dilakukan oleh Cao Zhen Xin ia juga bisa mengerti karena ia dapat mendengarkan apa yang mereka dengarkan dari atas langit.


***


Naga Hijau yang beberapa hari ini sibuk mencari keberadaan Cao Zhen Xin akhirnya bisa bernafas lega karena menemukan keberadaannya.


Dengan segera ia berubah menjadi seorang pria paruh baya membantu Fao Sheng dan She Luan didalam kerajaan, karena ia tahu bahwa Cao Zhen Xin dapat membunuh lawan yang akan ia hadapi, karena itu ia lebih memilih membantu She Luan. Tak lain ia ingin melindungi She Luan agar tidak terluka, dan membuat Cao Zhen Xin sedih.


****


Cao Zhen Xin terus melakukan membunuh dan membunuh tanpa ampun, tidak ada serangan yang dapat melukainya sama sekali. Sesekali pandangannya mengarah pada Fao Li dan gerbang kerajaan. Melihat para kekaisaran Mize yang berada diluar memaksa masuk kedalam Kerajaan, Cao Zhen Xin akhirnya melepas jurus segelnya.


Swuuuung! Swuuuush! Pola aneh ia peragakan, dan setelah itu ia terbang lebih tinggi.


"Segel Dunia Es! " teriak Cao Zhen Xin.


Swuuuuush! Seketika malam yang udaranya terasa panas dan bau amis darah mendadak menjadi dingin. Bahkan hawa dingin terus bertambah dingin, prajurit pasukan Mize yang memiliki ranah kultivasi dibawah tingkat surga mulai membeku.


Pergerakan para pasukan prajurit Kekaisaran Mize pun mulai melambat, tak hanya prajurit Kekaisaran Mize, pasukan Kerajaan Fao Dan yang bersembunyi, serta Fao Li pun terkena dampak dari segel yang dikeluarkan oleh Cao Zhen Xin yang menyebar sejauh satu kilometer dari pijakan Cao Zhen Xin.


"Sungguh pemuda yang mengerikan. " gumam Fao Li terus membunuh lawan yang kesusahan dalam pergerakannya.


Walaupun diuntungkan posisinya, namun ia harus terus mengeluarkan banyak energi Qi untuk menghangatkan tubuhnya dari hawa dingin yang terus keluar entah dari mana. Yang jelas ia tahu bahwa jurus itu dikeluarkan oleh Cao Zhen Xin.


Melihat pasukannya berkurang secara drastis, Jendral Si Gong, dan beberapa jendral yang diutus oleh Kekaisaran Mize menjadi marah dan tak bisa menahan kemarahan mereka.


"Bunuh pemuda itu! " teriak Jendral Si Gong memerintahkan empat jendral disampingnya.


"Baik. " jawab mereka berempat.

__ADS_1


Swuuuush! Swuuuuush! Swuuuush! Swuuuush! Keempat jendral melesat dan memberikan serangan tinju yang membuat gelombang angin kearah Cao Zhen Xin.


Baaamss! Dhuaaaar! Dhuaaaar! Dhuaaaar! Cao Zhen Xin yang merasakan serangan dari elemen angin tiba tiba membuat perisai es. Sontak serangan tinju menabrak perisai yang membuat suara ledakan dan daya kejut terjadi.


__ADS_2