
Begitu sampai rumah dan turun dari motor, Mawar hanya diam memalingkan wajahnya kesana kemari, Merasakan kecanggungan di dalam hatinya, Menyadari statusnya yang tidak memiliki hubungan apapun dengan Pak Fandi namun ia merasa begitu kesal dengan kedekatan Pak Fandi dan Bu Hana.
Melihat sikap Mawar yang diam malu-malu, Fandi tersenyum dan mulai menggoda Mawar. "Tadi di jalan kelihatan marah banget, Kenapa sekarang diam saja?"
Tidak menjawab pertanyaan Fandi, Mawar bergegas masuk untuk menyembunyikan perasaannya yang tak karuan.
"Hey... Gadis kecil... Kenapa tidak menjawab pertanyaan ku?" Fandi mengejar Mawar dengan tawa menggodanya membuat Mawar menoleh dengan wajah cemberutnya.
"Sekarang menatap ku seperti itu." goda Fandi lagi.
"Nyebelin banget sih nih orang." batin Mawar.
"Mawar... Apa kamu menyukai ku?"
"Hah!?" Mawar terkejut mendengar pertanyaan Fandi yang tanpa basa-basi.
"Benarkan?" Fandi tersenyum lebar sembari menarik turunkan kedua alisnya dengan tingkat kepercayaan dirinya.
"E-nggak... Siapa yang suka sama Pak Fandi, Yang ada Pak Fandi kali yang suka sama Mawar." elak Mawar dengan sekuat tenaga berusaha tenang agar tak menunjukkan kegugupannya.
"Kalau Aku yang suka kepada mu, Aku tidak akan marah-marah gak jelas seperti mu, Yang akan ku lakukan saat Aku suka kepada mu adalah, Akan ku tarik tangan mu dan memelukmu begini." Fandi langsung menarik tangan Mawar ke pelukannya hingga tubuh keduanya merapat sempurna.
Seketika suasana menjadi sunyi ketika netra keduanya bertabrakan. Mereka dapat merasakan debaran jantung satu sama lain karena begitu kencangnya.
"Ahh sialllll, Aku kan hanya berniat menggoda gadis kecil ini, Kenapa Aku jadi benar-benar merasa berdebar saat menyentuhnya." batin Fandi.
__ADS_1
"Jantungnya begitu berdebar kencang, Sama seperti ku, Apa Pak Fandi juga memiliki perasaan yang sama dengan ku?" batin Mawar.
Cukup lama keduanya dalam posisi itu, Hingga Mawar memberanikan diri untuk balik menggoda gurunya tersebut.
"Jadi Pak Fandi benar-benar suka kepada ku?"
Pertanyaan Mawar membuat Fandi tersentak dan langsung melepaskan dekapannya. "A-a-apa yang kamu katakan, Aku kan hanya memberikan contoh, Mana mungkin Aku suka sama gadis kecil seperti mu."
Melihat Mawar yang tersenyum seakan menertawakannya, Fandi menjadi salah tingkah dan bergegas pergi meninggalkan Mawar.
Fandi masuk ke kamarnya dan menyandarkan tubuhnya di belakang pintu. Kepalanya menengadah keatas sesaat, Kemudian ia meletakkan tangannya di dada, Merasakan jantungnya yang memang berdegup kencang melebihi kencangnya di kejar empat pria yang mengejar Mawar.
"Ahh gila nih, Masa Aku benar-benar suka sama Mawar sih," ucapnya tak percaya.
"Ternyata Pak Fandi juga sama seperti ku." batin Mawar dengan penuh percaya diri.
•••
Malam harinya Fandi yang merasa lapar, Pergi ke dapur dan melihat isi kulkasnya. Melihat isi kulkas yang hanya tersedia makanan cepat saji dan berbagai macam jenis sayuran, Fandi menutupnya kembali.
Kemudian ia pergi ke kamar Mawar dan mengetuk pintunya.
"Mawar... Tok... Tok... Tok..."
"Ya Pak..."
__ADS_1
Fandi yang hanya mendengar suara lirih Mawar menjawab panggilannya kembali mengetuk pintunya.
"Tok... Tok... Tok... Mawar kamu lagi ngapain, Buka pintunya!"
"Iya bentar Pak."
"Ni bocah lagi ngapain sih, Aku dobrak juga nih pintu." ujar Fandi gregetan.
Menunggu hingga lebih sepuluh menit, Pintu tidak juga terbuka, Fandi mengangkat tangannya seolah ingin memukul pintu tersebut. Namun secara bersamaan pintu itu terbuka sehingga Mawar langsung mengangkat kedua tangannya untuk menutupi wajahnya.
"Pak Fandi mau mukul Mawar?" tanya Mawar sembari menurunkan kedua tangannya.
"Cck! Lagian kamu ngapain sih lama banget?"
"Lagi ganti baju, Habis mandi."
Mendengar itu Fandi baru menyadari rambut Mawar yang masih basah belum di sisir, Bahkan airnya pun masih menetes hingga membasahi pakaian yang ia gunakan.
"Ahhh sial, Kenapa gadis kecil ini terlihat begitu menggoda dengan rambut basah seperti ini, Harumnya..." Fandi memejamkan mata menghirup aroma wangi yang begitu menusuk Indra penc'iumannya.
Bersambung...
Pak Fandi dalam bayangan Gueh ☺️❤️
__ADS_1