Lelakiku Introvert

Lelakiku Introvert
21. Bermain air


__ADS_3

Hari sudah sore, dan ya, Jadwal mereka hari ini adalah pengambilan gambar di pantai.


Tata dan Jhon meski mereka suami istri, tatap saja mereka seperti orang asing di luar. Hanya sekedar berbicara pekerjaan dan saling sapa.


Elsa, dia juga datang hari ini. Elsa selalu mengikuti Jhon pergi, jadwal Elsa sedang tak begitu padat.


Karena bukti foto perselingkuhan yang di lihat Jhon, kini jhon menjadi merubah sikap pada Elsa.


"Sayang, kamu capek ya? kok seharian ini manyun terus?" Elsa merajuk manja pada Jhon.


" Ga, biasa aja". Jhon cuek.


"Kenapasih cuek banget sama aku?" mengelus pipi Jhon.


"Kak, ayo kita kesana. view nya bagus kayaknya". Meninggalkan Elsa dan menghampiri Yogi yang tengah berjalan bersama dengan Tata.


"Ta, coba Fotoin aku ya" Jhon memberikan kamera pada Tata sembari tersenyum pada Tata.


Tata mengangguk.


"Lagi" Jhon merubah pose.


"Modus deh". Yogi memasang muka masam.


"Mana lihat hasilnya". Jhon menghampiri Tata dan mereka berdua berdiri berdampingan, dengan kepala yang hampir beradu disertai senyum diantara keduanya.


Elsa tak menunggu lama untuk menghamburkan amarah atas rasa cemburunya.


PLAK....!!!


Elsa menampar pipi tara sekuat kuatnya.


"Dasar ******! kamu menggoda pacarku ya." Elsa mendorong tubuh Tata.


"Kamu mau mengambil dia dariku, jangan mimpi kamu". Elsa Menunjuk nunjuk di hadapan Tata


"Bercerminlah, kamu itu cuma gembel" Elsa memegang jijik rambut Tata.


"Kamu itu tidak setara dengan kami". Elsa mendorong Tata hingga terjatuh ke air.


"Apa salahku nona?" Tata memegang pipinya yang memerah membekas jari.


"Aku tidak menggodanya" Jawab Tata lantang dan berdiri lagi.


PLAK....!!


Elsa menampar Tata kembali, Tubuh Tata basah kuyup. Jhon memarahi Elsa Atas perbuatannya.


"Cukup Elsa kamu keterlaluan" Jhon membentak Tata kuat.


"Minta maaf padanya sekarang juga!" Pinta Jhon pada Elsa dengan Nada keras.


"Tidak dia telah menggodamu di depan mataku" Memandang Tata sinis


"Aku tidak suka dengan sikapmu yang keterlaluan ini!"


"Minta maaf padanya!" Bentak Jhon lagi


"sekarang!!!"


Baru kali ini kemarahan Jhon sangat memuncak. Bagaimana tidak istrinya ditampar orang lain dihadapanya sendiri.


"maaf"


Elsa mengucap maaf tanpa melihat atau bahkan menyentuh Tata sama sekali.


"Ayo kubantu kau berdiri"


"Bajumu basah" Yogi membantu Tata berdiri.


"Ayo kita pergi" Yogi mengajak Tata pergi dari arena perdebatan sepasang kekasih itu.

__ADS_1


"Tinggalkan Aku sendiri kak"


"Terimakasih atas bantuanmu!"


Tata berlalu pergi dengan airmata dan wajahnya yang tertunduk malu akan perbuatan Elsa barusan.


Dengan pikiranya yang kacau Tata hanya terus berjalan menuju lautan yang gelombangnya semakin tinggi hingga tinggal terlihat kepala Tata saja.


Yogi berteriak khawatir memanggil manggil nama Tata. Yogi mengira Tata akan mengakhiri hidupnya.


"Tata hentikan!!"


Yogi berlari dengan secepat mungkin untuk menyelamatkan Tata. Sementara itu Jhon yang melihat itu hanya bisa melihat saja. Jhon sangat yakin dengan kemahiran berenang istrinya.


"Tata jangan ta!" Yogi meraih Tata yang menyebabkan Tata hilang keseimbangan dan malah mereka berdua tergulungbombak bersama.


"Uhuk.... uhuk...!" Tata terbatuk batuk.


"Uhuk uhuk...," Yogi terbatuk batuk.


mereka tergulung ombak ketepian dengan posisi Tata berada di atas badan Yogi.


"Kenapa kau ingin melakukan itu?" tanya Yogi dengan nafas yang tak beraturan.


"Apa?" Tata tak mengerti arah pembicaraan Yogi.


"Kau ingin mengakhiri hidup kan?" Yogi bernafas tersengal sengal.


Saat Tata belum menjawab Mata Yogi teralihkan atas seautu hal yang sanagt membuat mata lelaki terpana.


Yogi melihat Dada Tata yangenyembul karena baju Tata kaus putih itu basah kuyup. Dan bra Tata berwarna merah saat itu, perpaduan warna yang kontaras menunjukan lekuk yang sangat indah.


"Tubuh itu tak sekecil yang ku kira" Celoteh Yogi dalam hati.


"Aku tak sebodoh itu kak, aku tak akan bunuh diri"


Ucap Tata sembari tertawa mengingat hal lucu yang baru saja terjadi.


"Aku tadi? ya mau renang lah!" Tata tertawa.


"Kamu kan gabisa renang!" Ucap Yogi yakin


"Kata siapa?" Tata kembali menceburkan diri ke laut.


"Tata, ta....!" Yogi memanggil tata memastikan Tata bisa berenang atau tidak.


Dan ya, Tata kembali dengan selamat. Tubuh Tata yang basah kuyup mengulang lagi pemandangan indah itu. Lekuk tubuh itu membuat Yogi memiliki perasaan lain tethadap Tata.


"See, Aku jago berenang kan?" Jawab Tata memamerkan kemahiran berenangnya pada Yogi yang duduk di tepi pantai.


Yogi mengangguk.


Tiba tiba, Jhon datang dan menutup Tubuh tata yang basah itu dengan jacketnya.


" Jangan perlihatkan ini kepada laki laki selain aku! " Bisik Jhon pada Tata.


"Apasih, Awas ah banyak yang lihat nanti". Tata berjalan meninggalkan Jhon.


SKIP. ...


Brughhh....


"Ini pakai". Jhon melemparkan kausnya Pada Tata yang kedinginan.


Entah siapa yang tega menyiram koper Tata dan semua alat make up Tatapun menjadi basah dan rusak tak berguna.


"Kenapa tidak segera ganti baju?" Tanya Jhon dengan berpura pura cuek pada istrinya.


"Lihat, ada yang sengaja merusak semua alat makeup ku dengan menyiramkan sesuatu".


"Bagaimana ini Ta, tinggal 30 menit lagi udah harus make up. kamu mau cari dimana?" Kak vito cemas

__ADS_1


"Tanang kak, nanti ada yang nganterin makr up baru ke sini". Tata santai.


Tata mengganti bajunya, sekilas Elsa memandangnya dengan tatapan penuh kepuasan akan siasat buruk yang telah di lancarkan.


Setelah 30 menit berlalu.


"Pesanan anda saya taruh di pos penjagaan."


"hemmm, lanjutkan pesanan selanjutnya. Biaya akan di tranasfer setelah pesanan sampai".


Perintah Tata kepada sesorang dibalik panggilan itu.


"Kamu mempermalukanku di hadapan banyak orang".


"Bersiap siaplah membayar mahal untuk hal ini".


Batin Tata pada sesorang yang telah mempermalukan dia dihadapan semua orang.


"Mari kita mulai permainan ini Elsa, persiapkan dirimu baik baik".


"Akan ada kejutan menantimu". Bibir Tata menyeringai dengan wajah yang datar.


"Ini saatnya bagiku untuk mengasah kemampuan dan menggunakan sedikit hartaku". Batin Tata.


CHAT.


Temui aku di Kamar penginapan paling ujung pukul 10.00. Tata mendapat pesan dari Jhon.


Tata memasuki kamar yang Jhon pesan.


"Gelap, tidak ada orang". Tata membuka pintu.


"Masuk!" Suara Jhon dari ruang yang gelap itu.


"Aishhh.... bikin kaget aja!!" Tata mengelus dada.


"Ada Apa?" Tata heran


"Jangan perlihatkan itu kepada orang lain."


"Aku tidak suka" Jhon mempertegas kata katanya.


Jhon menutup pintu perlahan.


"Aku tidak membuka apapun di hadapan orang lain" Tata membela diri.


"Memang tidak kau buka tapi itu tampak nyata". Jhon mendengus kesal.


"Sebutkan apa yang tampak nyata?"


"Dadamu," Jawab Jhon kesal.


"Apa kau cemburu?"


"Apa itu masuk kategori cemburu?" Tanya Tata polos


"Iya aku cemburu, aku tidak suka mata laki laki lain menelanjangimu".


Jhon memperjelas ucapanya dengn nada tinggi.


terdengar derap langkah kaki menuju ke arah kamar mereka.


"Hussttt, pelankan suaramu!" Tata mendekat dan berbisik pada Jhon.


"Aku tidak suka itu" Jhon menunduk manatap lantai.


"Baiklah"


"sekarang aku pergi dulu". Tata ingin pergi.


"Tidak, aku sudah membayar mahal kamar ini untuk kita pakai malam ini". Ucap Jhon memegang tangan istrinya.

__ADS_1


__ADS_2