Lelakiku Introvert

Lelakiku Introvert
2. bertemu lagi


__ADS_3

pagi ini aku terbangun pukul 10.


iya ini sudah penghujung pagi, sudah hampir siang.


aku masih belum ada tawaran merias baru, tawaran dari manager yogi sepertinya aku belum ada minat.


aku keluar kamar dengan tangan yang sudah ku bungkus plastik. ku sayang sayang tangan ku ini biar tak tercemar oleh lingkungan sekitar.


aku keluar kamar,tanpa mandi dan mencuci muka.


rambutku hanya ku ikat asal asalan, dan saat membuka kulkas. "lupa, aku belum belanja apa apa".


aku bukan manusia yang perfectsionist. yang hidup dengan keharusan untuk menjadi yang sempurna.


aku hanya menikmati segala yang aku punya dengan kelebihan dan kekurangan yang di anugrahkaNya.


hidupku hanya sekali jadi untuk apa aku menyakiti atau memaksakan diri sendiri.


motto hidupku hanyalah, "gapai semampumu, selepas dari itu sudah ada takdir dari sang penentu".


aku berjalan jalan keluar rumah sekalian berbelanja ke minimarket dekat rumah, dengan celana panjang dan hoodie ukuran besar, yang lebih besar dari badanku.


iya aku suka memakai baju yang lebih besar dari tubuhku.


bukan tanpa sebab, aku malu dengan dadaku yang besar sedang badanku kecil.


dan wajahku masih seperti gadis di bawah umur.


huft apapun ini harus aku nikmati entah bagaimana caraku menyiasati.


berjalan kemini market dengan mengangguk anggukan kepala, tak lupa headset yang kusumpal ke telinga.


sederet lagu dari Jhon Athaa selalu mewarnai hariku.


masker hitam selalu ku pakai, bagaimana tidak pagi ini aku belum menggosok gigi kelinciku ini.


aku cuek iya sangat cuek.


selesai berbelanja aku membeli kopi, aku mengantri untuk membayar teat di belakang pria berbadan kekar dan tinggi.


"aku seperti pernah mencium bau parfum ini, dimana ya?" batinku sambil mengangguk angguk mendengarkan musik.


"kenapa orang didepanku ini lama sekali, yang mengantri dibelakang sudah banyak". aku memggumam sambil memandang punggung yang seksi itu.


karena gemas banget sama si abang abang yang ada di depanku yang terlalu lama ini. aku memutuskan untuk maju dan membayar kopinya.


"kopi anda biar saya yang bayar" sambil memberi uang pada kasir.


entah apa yang orang di depanku tadi katakan, aku tidak memperdulikanya. aku hanya focus pada kopi, jalanan dan musik di telingaku.

__ADS_1


sampai aku di bawah pohon.


"nona" menepuk punggungku.


aku menoleh dan melepas satu headsetku.


"iya" kataku


"terimakasih nona sudah membayarkan kopiku" kata pria berkacamata hitam dan memakai masker itu.


"ok, ga masalah. itu hanya secangkir kopi" jawavku sambil berlalu pergi dan masih dengan iringan musik yang membuatku mengangguk angguk kecil menikmati iringan musik itu.


sampai beberapa saat aku baru tersadar dan menoleh kebelakang.


"i... itu tadikan suara... Jhon!!! " teriakku histeris sambil berlari kembali ketempat aku bertemu tadi.


"aaaa...... tidak. aku melewatkan kesempatan emasku".


menyesal sungguh sungguh menyesal, aku melewatkan kesempatan yang tak terduga ini. sontak aku tak sanggup menahan airmataku lagi.


airmataku bercucuran seperti gadis yang baru putus cinta.


" tidak.... tidak....". tetiakku sambil menangis haru.


sesampainya di rumah🏡


"apa yang kau siasiakan, bau mulutmu?" Jawab Tara meledekku.


"*tebak aku bertemu siapa?"


"siapa, lee min ho*?" ledek Tara


"bukan, aku tadi bertemu Jhon. aku membayarkan kopinya. tapi aku mengacuhkanya begitu saja. saat aku sadar dan ingat dengan suara merdunya. Dia sudah pergi, Hua...... Hua......". tangisku semakin meronta ronta.


"sungguh cinderella yang malang, kenapa kau tidak menyadari keberadanya. hilang sudah, musnah sudah. setidaknya kau tadi mendapatkan tanda tanagnya untukku. di gelas kopimu mungkin". omelan Tara dan di susul dengan tangis kekecewaanya.


"hua..... hua..... hanya si bodoh yang mengabaikan keberadaan pangeran". oceh tara semakin kesal.


dan jadilah seharian itu aku badmood dengan Tara. kami tidak mandi seharian, tidak membereskan rumah seharian. kami hanya berceloteh kecewa dengan kejadian tadi pagi.


aku pun tidak masak sama sekali hanya memesan makanan cepat saji. sampaisore pun kami belum mandi juga.


hingga saat malam,


"makan apa ya?" Tanya Tara


"entah, minum susu makan roti aja yuk". jawabku


"hallo ,

__ADS_1


oh iya pak baik pak. saya akn segera kesana". tara menjawab panggilan telfon.


"dadakan lagi?" aku bertanya pada tara


"iya, ada operasi dadakan korban kecelakaan". jawab tara sambil menuju kamar mandi.


Tara berangkat kerumah sakit. Dan aku sendiri.


"hmmhhh.... ini waktuku mengumpulkan energi".


aku masuk kamar, dengan membawa roti isi dan susu menyumpal telingaku dengan suara merdu yang kulewatkan tadi.


aku hanya berharap ada kesempatan lagi untuk bisa bertemu dengan manusia tampan itu lagi.


berharap bisa melihatnya secara nyata meski dari kejauhan sudah bisa membuatku bahagia.


dan tanganku aku membukanya, dan tersenyum saat mengingat menyentuh wajahnya.


ahhhh... kurasa sudah hilang sedihku saat ku teringat tangan ini mampu menywntuh wajah tampan itu.


dari ribuan dan jutaan fansnya, hanya aku yang mampu menyentuh wajahnya.


"hanya aku..... hanya aku.....". dan seketika aku teringat tawaran dari manager yogi.


sepertinya aku mulai berminat.


"jika aku menjadi make up yogi, maka aku akan sering melihat Jhon".


aku meloncat loncat kegirangan dengan senyum yang mengembang .


"mana ya kartu nama itu?"


aku mencari cari karti nama yogi, aku mendapatkanya dan menghubunginya.


"*hallo, selamat malam. perkenalkan saya amelita sabina yang tempo hari merias yogi di reality show chanel xxxx".


"oh, iya noona saya vito manager nya yogi. yogi sudah menunggu kabar dari kesanggupan anda dari kemarin. baiklah nona mulai besok anda bisa bekerja merias yogi*". jawab vito manager yogi.


"terimakasih bayak pak vito, saya akan bekerja sebaik mungkin". jawabku antusias.


tut... tut...


aku menutup panggilan itu.


"yeayy..... terimakasih yogi. kamulah jalanku menuju pangeranku". aku sangat bahagia malam itu.


aku sendirian dan energiku terisi penuh.


mengisi dayaku itu tidak terlalu sulit, hanya cukup luangkan waktu untuk sendiri menikmati hari.

__ADS_1


__ADS_2