
pagi ini sungguh indah, kuawali dengan daya penuh dan semangat pagi.
aku mandi dan membersihkan diri, kupakai kaus putih kebesaranku. bukan kebesaran karena mahal atau apapun. tapi ya memang memang besar.
ukuranya yang besar, ini untuk menyamarkan tonjolan di dadaku.
gayaku selalu seperti ini, terbawa kebiasaan karena aku bukan orang kantoran. semua gayaku selalu casual.
hanya punya 2 pasang high heels andalan dan 3 gaun keramat hadiah dari ibu di hari ulang tahunku.
🚗🚗🚗
📲📲
hpku berdering.
"hallo, iya ". jawabku.
"nona, segera berangkat ini hari pertamamu. kak yogi sudah menunggu". vito dengan suara yang bersemangat
"iya pak, aku sedang di jalan". jawabku santai
"tolong kirimkan alamat yang harus ku tuju hari ini ya". pintaku pada kak vito
"ini alamtnya sudah ku kirim via line". jawabnya.
"oke, terimakasih". ucapku dan menutup panggilan itu.
sampailah aku kesebuah tempat yang lebih bisa di sebut villa.
banyak kru dan tim disana. rupanya sedang ada shooting MV terbaru yogi.
tapi aku juga tak tau akan ada siapa saja disana. aku masih dengan kecuekan ku yangengacuhkan lingkungan sekitar.
bahkan sesosok pria yang duduk dan tertidur di kursi yang sudah kulewati pun, aku sama sekali tidak tau.
__ADS_1
managee vito memberi tahuku tema apa yang dipakai untuk MV kali ini. aku iyakan, dan tangan handalku ini sudah tidak tahan untuk berkarya.
yogi menghampiriku dengan muka datarnya dan sambil mengunyah sarapanya.
"ayo mulai" kata yogi
"iya baik" jawabku singkat.
1jam aku merias wajah yogi dan tidak ada kesulitan yang berarti.
sampai tiba tiba, ada insiden yang mengejutkanku. Make up artist seniorku yang ada disitu dia jatuh terpeleset, yang ku dengar dia dalam kondisi hamil.
kejadian itu menjadi semakin kacau, saat kulihat darah menetes menjalar ke ujung kaki MUA itu. badanku serasa lemas tak berdaya melihatnya.
dan, sosok pria yang tertidur dengan posisi duduk itu tadi langsung bertindak dengan melepas kemejanya untuk mengelap dan menutupi bagian bawah si kakak MUA karena dia hanya menggunakan celana pendek.
pria yang sigap membantu itu berbalik badan, dan siapa dia?
"TUHAN, dia sayangku idolaku Jhon Athaa". aku bertambah lemas, aku harus bagaimana.
ingin rasanya aku berteriak memanggil - manggil namanya sperti saat menghadiri konsernya.
menari kegirangan saat mendengarkan lagu lagunya.
"jantungku akan meledak, dan aku akan segera gila". keluhku dalam hati.
badanku serasa lemas dan tanpa sadar aku terjatuh pingsan. Aku tak tau apa yang terjadi saat aku pingsan. setelah aku sadar, kak vito memberiku minum.
"syukurlah kau sudah bangun". kata kak vito.
"aku kenapa kak? tanyaku penasaran
"kamu pingsan, dan JA yang mengangkatmu ke kursi ini". jawab kak vito sambil membaca tumpukan kertas yang di pegangnya.
"Ya TUHAN, pria kekar itu yang mengankatku? hadiahmu sungguh menakjubkan tuhan". betinku heboh tiada henti. saat sampai kak vito memberitahuku untuk merias JA juga.
__ADS_1
JA / Jhon Athaa.
"apa, aku meriasnya lagi? huhh, hari ini aku sudah hukan upik abu lagi. dor prize mu sangat mengejutkanku TUHAN!" bahagiaku yang meluap namun harus ku pendam dalam dalam.
aku harus bisa berpura pura tidak mengidolakanya. mencoba menguatkan diri dan memotivasi diri sendri.
"ayo tata, kamu bisa. semua ini jurus bertahan hidup" pungkasku dalam hati.
"ayok cepat, sebentar lagi mau take ini" kata kat vito sambil tergesa gesa pergi ke pada JA.
aku menghampirinya, dan mulai meriasnya.
ya, tanganku basah karena keringat dingin.
dadaku sesak seperti akan meledak.
"melihat dia sedekat ini akan membuatku awet muda. hahahaha aku akan menyerap pemandangan ini untuk mengisi dayaku" anganku yang membuatku gila dan tersenyum senyum sendiri.
saat aku meriasnya belum selesai dan dia JA sudah tertidur dengan pulasnya. dan terpaksa tanganku ini memgangnya dan memonyongkan bibirnya sedikit untuk memkaaikan lipscare padanya.
dan ya, "tanganku, sungguh kau memang berbakat dalam segala hal, aku bangga memilikimu". ucapku dalam hati dengan hayalan yang tinggi.
"makan siang makan siang" kata kru.
waktu makan siang tiba, aku memilih menyendiri di atas atap rumah itu. dengan iya tentu earphone yang menyumbat telingaku.
anginya sungguh mambuatku mengantuk.
aku tertidur seusai makan, aku menyenderkan kepalaku pada dinding.terasa nyaman dan dingin. ini waktuku menyendiri dan mengisi daya.
kak vito rupanya mencariku. dia menelponku.
"kamu diamana, shooting akan segera dimulai lagi" kata kak vito.
aku bergegas turun dan ya, yogi sudah menungguku untuk merapikan rambutnya.
__ADS_1
latarnya sekarang adalah kolam renang.