Lelakiku Introvert

Lelakiku Introvert
50. Hilang


__ADS_3

Hari sudah semakin petang namun kabar dari pencarian para korban belum menunjukkan kemajuan. Tatapan kosong seorang Jhon menyatu dengan kesunyian dan gelapnya malam.


"Amel, malam ini begitu gelap dan dingin. Kau ada di mana sayang?"


Jhon berderai air mata membayangkan kejadian lalu yang sudah dilalui bersama Amel. Pelukan terakhir yang sengaja dia lewatkan hanya untuk merajuk manja berubah menjadi penyesalan terbesar. Bahkan senyuman kecil pun tidak ia berikan untuk istrinya.


"Hallo kak, bagaimana? sudah ada kabar?" Tanya Jhon antusias.


"Belum, kau bersiaplah. Aku akan menjemputmu, kita akan menuju ke titik terakhir yang selly kirim unttukku." Ujar Nino .


"Baik kak, aku segera bersiap." Jawab Jhon dan mengakhiri panggilan telfon.


Jhon memutuskan untuk pergi mencari Amel tanpa meperdulikan jadwal pekerjaan yang telah tersusun padat untuk hari ini. Sesekali matanya meneteskan bulir air bening dan terisak pilu.


"Amel, kau dimana? bayi kita? bagaimana dia?" Benak Jhon di penuhi dengan kekhawatiran sampai membludak.


Jhon dan Nino menuju kesebuah penginapan terdekat dari titik lokasi yang di kirimkan olrh Selly. Kecemasan dan kehawatiran masih menjadi momok yang setia menemani.


****


Berhari hari mereka mrlakukan pencarian tapi hasilnya nihil. Tak ada perkembangan dan kemajuan. Frustasi membuat Jhon menarik diri, rasa penyesalanya karena tak mampu mengumumkan hubunganya yang sudah menjadi suami sah Amel selalu menghantui benaknya.


Melakukan pelampiasan dengan cara yang salah. Sering menyendiri dan meminum Alkohol. Rambut yang tidak terawat sama sekali. Bahkan lengan sampai ke tanganya pun menjadi kanvas.


Sejumlah tatoo ia torehkan fi kulitnya yang bersih itu. Asetnya sudah banyak terbuang untuk membayar sejumlah finalty karena Jhon memutuskan kontrak kerja sepihak.

__ADS_1


Masa bodoh dengan semua aset asetku. Semua uangku tak mampu membayar penyesalanku yang tak mampu mengakui anak dan istriku sendiri di hadapan publik!


Suami macam apa aku?!


"Jhon, mari kita pergi berkemah!" Ajak Yogi untuk menghapuskan penyesalan Jhon yang menghancurkan dirinya sendiri.


"Kemana?"


"Ke pulau x." Jawab Yogi.


"Itukan pulau terdekat dari lokasi jatuhnya Helly yang di tumpangi Istriku." ujar Jhon.


Seperti mendapat kekuatan baru, Jhon berinisiatif untuk mencari Amel sendiri sembari berkemah. Tak pernah terfikirkan hal ini sebelumnya.


"hem, siapa tau kita dapat menemukanya disana." Jawab Yogi menyemangati Jhon.


Semenjak kejadian itu, Jhon memutuskan untuk mengumumkan kepada publik trntang kisah rumah tangganya. Tentang awal mula pertemuanya. Bahkan ada satu produser yang berniat mengangkat kisah itu kelayar lebar.


Tapi, Jhon menolaknya keras. Jhon tidak mau mengekspose kehidupan rumah tangganya lagi. Sudah cukup penyesalanya yang membungkus semua itu. Nino pun terus saja mencari keberadaan adiknya.


Tapi tak semudah membalikkan telapak tangan. Medan yang sulit dan terpencil serta cuaca yang tidak mendukung dan kurangnya informasi tentang hidup atau tidaknya korban juga kurang mendukung.


Dari lokasi kejadian pihak berwenang tidak menemukan tanda tanda kehidupan. Helly menghantam tabing batuan cadas di suatu pulau di tengah hutan dan terbakar tanpa sisa. Tim pencarian menyimpulkan jika seluruh awak dan penumpang sudah meninggal di tempat kejadian.


Terbalik dengan keyakinan Jhon bahwa istri dan anaknya masih hidup. Kakek menjadi struk tanpa alasan yang jelas tepat di hari Amel mengalami kecelakaan. Saat bangun dari tidur kakek mendapat serangan jantung dan darah tinghi bersamaan sehingga menjadi stroke.

__ADS_1


Entah mimpi atau kilasan seperti apa yang di dapatkan sang kakek tidak ada yang tau.


Semua persiapan sudah matang dan mereka pergi bersama. Ini sudah masuk bulan ke empat semenjak kecelakaan itu.


Segala upaya telah di tempuh namum tidak membuahkan hasil dan tetap nihil.


****


"Sayang, bagaimana? ada kemajuan?" Tanya Tara di balik panggilan.


"Belum " jawab Yogi.


"Kamu yang semangat ya, beri dukungan terus untuk Jhon." pesan Tara.


"Iya sayangku, Dokter cantikku." Jawab Yogi menggoda Tara.


Semenjak kecelakaan Amel, Tara dan Yogi semakin dekat dan baru seminggu ini mereka resmi berpacaran. Mobil yang mereka dapatkan di hari peresmian resort baru Amel pun menjadi hadiah dari Yogi saat Tara menerima ungkapan cintanya. Sungguh laki laki yang tidak modal.


"My yoyo, i miss you." Ucap Tara di penghujung panggilan.


"Me too" Jawab Yogi singkat padat dan sekejap.


" Huh, dasar. Romantis dikit kenapa sih? bilang apa gitu. Selalu aja me too. Udah keramat banget kata kata itu." Tara Menggerutu seorang diri.


Amel sahabatku, jika kamu berpulang kesana maka tenanglah disana. Tapi jika kamu masih hidup cepatlah kembali dan berkumpul bersama kami. Kami merindukanmu.

__ADS_1


Batin Tara di iringi airmatanya yang membasahi pipi mengenang sahabatnya yang hilang.


__ADS_2