
Sejak pulang kuliah tadi,Chelyn terlihat sangat sibuk dengan laptopnya.Belum mengganti pakaiannya juga belum makan siang dia sudah langsung pokus ke laptop.Bahkan ia yang biasanya ramah pada semua orang yang ada di rumah itu,hari ini ia seperti mengabaikan semuanya.
"Makan dulu yuk,nak."Ajak bu Hana mengetuk pintu kamarnya.
"Iya,bentar lagi bu!"Serunya.
"Nanti datang yah nak."
"Iya bu."Jawabnya tanpa membuka pintu.
Satu jam sudah berlalu,Chelyn tak kunjung turun dari kamarnya di lantai dua. Bu Hana kembali mengetuk pintu kamarnya.
"Nak,makan dulu ayok.Ini udah jam berapa loh.Nanti perut kamu sakit."
"Iyah bu.Ntar lagi yah,nanggung nih."
Bu Hana kembali turun.Membersihkan kaca-kaca rumah itu.Ini pertama kalinya Chelyn susah diatur.Biasanya dia selalu langsung nurut.
Untuk yang ketiga kalinya bu Hana mengetuk pintu kamarnya.Jam sudah menunjukkan pukul enam sore.Namun Chelyn juga tak kunjung keluar dari kamarnya.
"Nak,dari tadi siang kamu ga makan loh.Makan dulu ayok!"
"Iyah bu,nanggung bangaatt iniii.."Sahutnya lagi tanpa membuka pintu.
"Chelyn,kamu ngapain?"Suara papa terdengar di depan pintu kamarnya.
"Papah?"Bisiknya.
Chelyn langsung beranjak membuka pintu kamarnya.
"Papa udah pulang?"
"Ngapain aja di kamar sampai ga ingat waktu makan?Ibu Hana bolak-balik ke kamar kamu katanya kamu tetap ga mau makan.Bahkan pintu kamar kamu ga kamu buka saat bu Hana datang.Sejak kapan kamu jadi bad attitude gini?"
"Maaf pah."Katanya menunduk.
"Minta maaf sama bu Hana.Kamu itu yah ga menghargai orang tua.Apa salahnya kamu buka pintu buat ngomong sama bu Hana."
__ADS_1
"Gapapa kok,pak.Gausa minta maaf.Kayaknya nak Cherly lagi sibuk.Biasanya juga dia ga kayak gitu."Ibu Hana membela Chelyn.
"Nah itu dia bu.Sikap kek gini gak boleh dibiarin.
Chelyn papah ga suka yah kamu kayak gitu."
"Iyah pah,aku minta maaf.
Bu Hana,Chelyn minta maaf yah,bu!"
"Gapapa kok nak.Kamu ga salah."
"Emang kamu ngapain di kamar seharian?"Tanya papa.
Chelyn tidak menjawab.
"Jawab papah."Nada bicara papa semakin tinggi.
"Ngerjain tugas pah.Tugas Chelyn banyak bangat udah dari dua minggu lalu,tapi baru ini Chelyn kerjain.Padahal besok udah harus dikumpul."
"Iya,sekarang udah anggap remeh semua hal.Bagus kamu yah! Makin ke sini papa liat kamu makin hancur."
Papah kok gitu sih ngomong sama Chelyn.Papa kok kasar bangat ngomong sama Chelyn.Papah kok bentak-bentak Chelyn?Baru kali ini aku dibentak sama papa bahkan hanya karna masalah sepele.Papah udah ga sayang sama Chelyn.Aku kecewa sama papah."Kata Chelyn menangis.Chelyn masuk ke kamar dan mengunci pintu kamarnya.
"Chelyn."Panggil papa mengetuk pintu kamarnya.
"Biar saya saja yang nenangin Chelyn pak."
"Yauda deh bu Hana."Kata papa meninggalkan kamar Chelyn.
"Nak Chelyn...Buka pintunya nak.Kita makan dulu yuk."
"Aku ga mau makan bu."
"Nanti kamu sakit loh,nak."
"Biarin aja.Ga ada yang peduli sama Chelyn.Mama udah ga ada.Papah juga udah berubah sekarang."
__ADS_1
"Eh,siapa bilang ga ada yang sayang sama Chelyn.Kita semua yang ada di rumah ini sayang bangat loh.Bapak kayak gitu mungkin kecapean atau lagi punya beban pikiran.Ayo nak,buka pintunya."Kata bu Hana lemah lembut.
"Ga mau bu.Biarin Chelyn sakit.Biar sekalian nyusul mama.Biar semua orang puas."Katanya menangis.
"Husshhh...Ga boleh kayak gitu.Masa depan Chelyn masih panjang.Katanya masih mau nikah,punya anak,punya cucu.Makanya udah belajar masak kan?
Ayo buka pintunya nak."
Chelyn pun membuka pintu kamarnya,tapi air matanya masih saja mengalir.Ini pertama kalinya ia dibentak oleh papanya.Itu membuat hatinya sangat terpukul.
"Makan dulu yah,nak.
Papa kayak tadi mungkin lagi karena banyak masalah yang mungkin ia tutupin dari Chelyn biar Chelyn nya ga kepikiran.Papa sayang bangat loh sama Chelyn."
"Gitu yah,bu?"
"Ya begitu.Mana ada orang tua yang ga sayang sama anaknya.Bahkan senakal dan sejahat apapun anaknya itu.Apalagi kalo anaknya sebaik nak Chelyn."
Chelyn terdiam,ia sepertinya membenarkan kata-kata bu Hana.
"Sekarang kita makan yah nak."
Chelyn mengangguk.
...****************...
"Nak,kamu lagi makan?"Kata papa menghampiri Chelyn di meja makan.Chelyn terdiam.Matanya berkaca-kaca.
"Maafin papa yah nak.Papa tadi marah-marahin Chelyn."Papa duduk di sebelah Chelyn.
"Akhir-akhir ini perusahaan kita mengalami kemunduran.Papa pusing bangat nak.Papa lagi pusing mikirin gimana jalan keluarnya.Maafin papa yah?Papa salah tadi ngomong kasar sama Chelyn.Tapi papa mau Chelyn tetap jadi anak baik,good attitude,sopan dan ga sepele sama hal kecil sekalipun,kayak ngerjain tugas itu.Tapi papa salah sih tadi kayak gitu.Harusnya ngomongin baik-baik sama Chelyn.Tadi tadi papa kebawa suasana di kantor nak."
"Maafin Chelyn juga yah pah.Chelyn salah."
"Iyah nak.Lain kali jangan kayak gitu lagi yah.Siapa pun orang yang lebih tua dari kita harus kita hormati.Trus tugasnya jangan ditunda-tunda terus nak.Biar nilai kamu juga bagus."
"Iyah pah.Chelyn ga bakal kayak gitu lagi." Katanya memeluk papanya.
__ADS_1
"Yauda,lanjut makannya nak.Trus sesibuk apapun itu harus ingat makan loh.Banyak yang sakit gara-gara terlambat makan."
"Iyah pah."