
Matahari sudah bersinar cukup terang jam sudah menunjukkan pukul 9 pagi, tapi Aleqxa masih bersembunyi di bawah selimut berwarna merah kuning bergambar Winnie the Pooh kartun kesayangan Aleqxa.
Selimut lembut selembut sutra membuat Aleqxa betah di dalamnya dan masih malas untuk keluar dari dalam selimutnya, hingga terdengar suara ketokan pintu dari luar" Aleqxa sayang bangun nak" seru Ratih dari luar dibalik pintu kamar Aleqxa, tak kunjung mendapat jawaban dari sang anak akhirnya Ratih membuka pintu kamar.
Ratih melihat sang anak masih tidur lelap di dalam selimut, Ratih melangkah kearah
dinding kaca kamar, dan kemudian membuka tirai nya, seketika sorot cahaya matahari pagi masuk menerangi kedalam kamar, Aleqxa yang sedikit terganggu dengan sorot cahaya tersebut berbalik badan memunggungi cahaya matahari.
"Aleqxa sudah siang nak, bukannya bangun malah tidur lagi,"kata Ratih kepada sang anak.
Aleqxa hanya diam saja dan masih asyik dengan tidurnya,"Aleqxa Tante Retno minta hari ini kita kesana nak,Tante sudah kangen sama kamu" ,Ayo bangun" kata Ratih sambil menarik slimut bulu sutra yang dipakai Aleqxa.
Mendengar Mamanya menyebut nama Tante Retno, Aleqxa spontan bangun dari tidurnya,
"Mah apa kita mau kerumah Tante Retno sekarang?" tanya Aleqxa kepada mamanya.
"Iya , tadi Tante Retno telphone mama ,bilang kalau kangen sama kita terutama kamu Aleqxa sudah lebih dari 3 bulan kita tidak berkunjung kerumah Tante Retno, cepat mandi setelah sarapan kita kesana,"kata Ratih kepada Aleqxa,sembari melangkah keluar meninggalkan kamar Aleqxa, tak lupa Ratih menutup pintu kamar Aleqxa.
Aleqxa beranjak dari ranjangnya dan langsung mengambil HP membuka WA ada WA dari Tante Retno , Rehan juga Bimo.
Aleqxa membuka WA dari Bimo duluan dan membacanya, "Slamat pagi Caca cantik ,sudah bangun belum nich ?rasanya kangen baaanget🤗 , bolehkan siang ini gue berkunjung kerumah?" kata Bimo dalam WA nya.
Aleqxa menarik nafas dalam2 rasanya sesak sekali dadanya membaca WA dari Bimo, tanpa terasa air mata mengalir ke menetes di pipinya," maafkan gue Bimo" kata Aleqxa pelan, kemudian dia membalas WA dari Bimo" Slamat pagi Momo, baru aja bangun nich, langsung ambil HP baca WA☺️ ,maaf ya hari ini gue mau pergi sama mama, besuk Senin aja kita ketemu dikampus ya." jawab Aleqxa dalam WA nya.
Kemudian Aleqxa membuka WA dari Tante Retno " Slamat pagi Aleqxa sayang, Tante kangen banget sama kamu, sudah lama ga berkunjung kerumah Tante hari ini tolong sempatkan datang kerumah Tante ya" pesan Retno dalam WA.
"Slamat pagi Tante Retno, nanti Aleqxa sama mama akan berkunjung ke sana" jawab Aleqxa .
Kemudian Aleqxa membuka WA dari Rehan, " Aleqxa mas percaya sama kamu, mama hari ini bertanya tentang hubungan kita ,mama ingin kita menikah secepatnya" Deeg, jantung Aleqxa rasanya berdetak kencang membaca pesan dari Rehan, hatinya terasa sedih sekali. Aleqxa meletakkan HP nya tanpa membalas Pesan WA dari Rehan.
__ADS_1
Aleqxa hanya termenung saja, entah apa yg ada dalam pikiran Alexa sekarang, beberapa saat kemudian Aleqxa berjalan menuju kamar mandi dan menngguyur tubuh dan kepalanya dengan air hangat , cukup lama Aleqxa hanya berdiri dibawah shower membasahi kepala dan tubuhnya dengan air hangat , rasanya isi kepalanya penuh sekali, dia sudah tidak bisa berpikir banyak lagi, Aleqxa hanya memejamkan mata di bawah guyuran air shower yang hangat untuk melepas rasa sesak di dadanya.
Sejenak kemudian Aleqxa selesai dari mandinya, dia memakai handuk kimono putih di tubuhnya dan melilitkan handuk putih dirambutnya, Aleqxa melangkah keluar dari kamar mandi dan duduk di meja riasnya,
kemudian mengeringkan rambutnya yg basah, Aleqxa memakai makeup seadanya, hanya memakai pelembab dan kemudian memakai bedak tipis diwajahnya, dan mengoleskan lipstik berwarna pink muda dibibirnya.
Kemudian melangkah mendekati lemari pakaian, Aleqxa memilih memakai kaos berwarna hitam dan celana jeans hitam kemudian dipadukan dengan jaket jeans berwarna putih, santai sederhana tapi kelihatan sangat cantik, dengan rambut nya yg tergerai indah.
Tak lupa Alexa membawa tas kesayangannya, Aleqxa melangkah keluar kamar dan menuju meja makan, " Bik mama sudah sarapan belum?" tanya Aleqxa kepada ART yg berdiri di samping meja makan," sudah Non Aleqxa, tadi Nyoya bilang Non disuruh makan dulu saja , Nyonya masih berada di taman bunga Non" jawab ART .Aleqxa hanya menganggukkan kepala mendengar jawaban ART.
Aleqxa mengambil bubur ayam untuk sarpannya ditambah dengan sate telor puyuh kesukaannya, sambil membuka WA dari Rehan yang tadi belum sempat di balas oleh Aleqxa,
"Iya mas Rehan, Leqxa bentar lagi kerumah"
jawab Aleqxa .
Beberapa menit kemudian Ratih datang membawa sekeranjang bunga mawar putih yang diambil dari taman bunga di belakang rumah, Ratih adalah pencinta segala jenis tanaman, dibelakang rumah berbagai jenis tanaman tertanam dan tertata rapi, taman bunga yang sangat luas untuk ukuran taman bunga pribadi.
..." Aleqxa sudah selesai mama,kita berangkat aja sekarang," jawab Aleqxa kepada mamanya....
" ya oke , mama ambil tas dulu ", sambil berjalan menuju kamar , sebentar kemudian Ratih berjalan keluar membawa tas kecil berwarna hijau muda ,senada dengan warna baju yang dipakainya, walau sudah berumur tapi kecantikan Ratih masih terpancar jelas di wajahnya, cantik ,lembut dan keibuan.
Aleqxa beranjak dari duduknya, saat melihat Ratih sudah berjalan keluar dari kamarnya, kemudian Aleqxa mengikuti langkah kaki mamanya yang berjalan menuju pintu keluar rumah.
Di lobby sudah menunggu Mobil Jaguar berwarna hitam keluaran terbaru bersama Pak Naryo sopir pribadi Ratih, sopir yang sudah ikut di keluarga Wijaya sejak Aleqxa masih baru lahir, dia adalah pekerja paling setia dan paling lama selain bik Endah di keluarga Wijaya.
Melihat majikannya sudah keluar rumah, dan berjalan mendekati mobil, Pak Naryo membukakan pintu mobil " , slamat pagi Nyonya Ratih, Nona Aleqxa" sapa Pak Naryo memberikan salam untuk majikannya.
"Slamat pagi Pak Naryo " jawab Ratih dan Aleqxa bersamaan dengan memberikan senyum mereka untuk sang sopir pribadi yang sudah dianggap keluarga sendiri oleh keluarga Wijaya, sambil mereka masuk kedalam mobil.
__ADS_1
Sesaat kemudian Pak Naryo sudah melajukan mobilnya keluar halam rumah," Pak kita ke rumah Bu Retno ya, tapi mampir dulu ke toko roti Talita ya" kata Ratih kepada pak Naryo.
" Siap Nyonya," jawab pak Naryo. dengan kecepatan sedang pak Naryo melajukan mobilnya menuju toko roti Talita langganan keluarga Wijaya, Talita disebut toko roti kalangan atas karena harganya yang cukup fantastis untuk kalangan menengah ke bawah,
karena memang kualitas rasa enak dan kemasannya yang indah."
15 menit kemudian mereka sampai di toko roti Talita, " Leqxa kamu tidak ikut turun?" tanya Ratih kepada Aleqxa yang tidak beranjak dari duduknya, " tidak mama Aleqxa nunggu di mobil saja", jawab Aleqxa, ya sudah mama turun sendiri", sambil beranjak dari duduknya turun menuju toko roti, saat didalam toko roti Ratih melihat ada Bimo dan Talita sang pemilik toko roti sedang bercanda.
Ratih memperhatikan Bimo dan Talita dengan tatapan mata yang penuh selidik, Talita yang melihat Ratih memandangnya, melempar senyum " bentar Bim ada pelanggan terbaik datang" , kemudian Talita berjalan menghampiri Ratih, sedangkan Bimo yang ada dihadapan Talita segera memalingkan wajahnya untuk melihat siapa pelanggan terbaik yang dimaksud oleh Talita, Bimo sedikit terkejut karena yang dimaksud ternyata Ratih mamanya Aleqxa.
Dengan cepat Bimo pun melempar senyum kepada Ratih dan ikut berjalan menghampiri Ratih, Slamat siang Tante Ratih sapa Talita di ikuti Bimo "Slamat siang Tante" kata Bimo kepada Ratih.
Ratih membalas sapaan mereka dengan tersenyum ," Slamat siang Talita , slamat siang Bimo", jawab Ratih.
" Loh Tante kenal dengan Bimo? tanya Talita kepada Ratih, tapi sebelum Ratih menjawab Bimo dengan cepat menjawab pertanyaan Ratih." Talita Tante Ratih adalah mamanya Aleqxa jawab Bimo kepada Talita ." karena sebelum tadi Ratih datang Bimo sedang bercerita tentang Aleqxa kepada Talita.
Talita yang melihat mata Ratih penuh selidik pun dengan cepat memperkenalkan Bimo agar tidak terjadi salah paham, "Ohh mamanya Pacar kak Bimo ya ", seloroh Talita sambil tersenyum menggoda Bimo." Tante Ratih ini Bimo adik sepupu saya , dia tinggal serumah dengan saya dirumah nenek Tante" , kata Talita menerangkan agar Ratih tidak salah paham karena sudah melihatnya dan Bimo bercanda tadi.
Ratih tersenyum mendengar keterangan Talita, " baik Talita ,Bimo Tante pergi dulu ya kasian Aleqxa menunggu di mobil kelamaan" kata Ratih kepada Bimo dan Talita.
".Iya Tante silahkan trimakasih untuk belanjanya hari ini " kata Talita.
Ratih kemudian melangkah keluar di ikuti Bimo, yang mengantarkan Ratih keluar toko karena ingin melihat Aleqxa, " Bimo apa kamu pacaran sama anak Tante?" tanya Ratih kepada Bimo.
Bimo mendadak salah tingkah dia tidak tahu harus me jawab apa, karena memang statusnya dengan Aleqxa hanya berteman tapi yang dilakukan mereka sudah seperti orang pacaran.
Ratih melihat kebingungan yang dialami oleh Bimo, karena Ratih sudah menebak hubungan Aleqxa dan Bimo pasti belum berstatus pacaran, karena Ratih selalu memperingatkan Aleqxa untuk tidak pacaran, berteman boleh tapi tidak boleh berpacaran karena Aleqxa sudah di jodohkan dengan Rehan.
" Ratih berhenti dari langkahnya , karena memang sudah sampai di samping mobil jaguar miliknya dan Pak Naryo sudah membukakan pintu mobil, sedangkan di dalam mobil Aleqxa yang sedang asyik membaca WA dari teman2 nya mendongakkan kepala saat pintu mobil di buka , Aleqxa melihat mamanya berdiri diluar bersama Bimo.
__ADS_1
Jantung Aleqxa berdetak kencang saat melihat Bimo diluar bersama mamanya, kemudian dia turun dari mobil".Bimo seru Aleqxa sambil berjalan kedekat Bimo.
"Tante masuk dulu ya Bim, Aleqxa cepat mama tunggu di dalam"