
"Aku jadi merasa berhutang terlalu banyak kepada Bimo, dan aku juga menjadi semakin merasa bersalah kepada Bimo" kata Rehan kepada Aldi, dengan wajah sedih, " bisakah kau antar aku menemui Bimo", tanya Rehan kepada Aldi, sejenak Aldi menatap Rehan dan kemudian menganggukkan kepalanya," Bimo ada di rumah nenek", kata Aldi." baiklah kita kesana sekalian aku mengunjungi nenek, sudah cukup lama aku tak main bersama nenek mu", kata Rehan sambil tersenyum, Rehan memang tidak begitu dekat dengan nenek nya Aldi, tetapi beberapa kali Rehan pergi ke rumah Aldi selalu saja sang nenek mengajak Rehan bermain, Rehan pernah bermain catur , menanam bunga, berlatih Yoga bersama nenek nya Aldi, dan juga Rehan pernah dikerjain habis-habisan oleh nenek nya Aldi saat pertama kali datang kerumah mewah keluarga besar Mahendra Jaya, walau sebelum nya Aldi sudah kasih peringatan kepada Rehan kalau nenek nya sangat jahil, tapi karena Rehan tidak begitu menanggapi perkataan Aldi ,akhirnya Rehan kena sama sang nenek, benar-benar habis dikerjain sang nenek jahil.
Rehan dan Aldi pun segera beranjak dari tempat duduk mereka untuk pergi ke rumah keluarga besar Mahendra Jaya, mereka segera masuk ke mobil Aldi dan meluncur meninggalkan cafe menuju rumah keluarga besar Mahendra Jaya, " Re, kelihatannya ada yang mengikuti kita", kata Aldi kepada Rehan, " iya aku tahu, mereka mengikuti aku saat aku keluar dari rumah Aleqxa" , kata Rehan dengan tenang." aku rasa kita harus tangkap mereka, barangkali ada sedikit informasi yang berguna yang bisa kita dapatkan dari mereka, aku yakin mereka pasti anggota king cobra", kata Aldi kepada Rehan.
Rehan terdiam sesaat , kemudian segera menghubungi pengawal pribadinya, setelah beberapa saat Rehan memberi arahan kepada pengawal pribadinya untuk menjalankan perintah ya agar bisa menangkap orang-orang yang sedang mengikutinya, Rehan pun menutup telephone genggam nya, "Al, ayo kita tangkap mereka", kata Rehan kepada Aldi, " Oke " jawab Aldi yang sudah tau maksud Rehan, karena dia juga menyimak pembicaraan Rehan dengan pengawal pribadi nya.
__ADS_1
" Re, Aku rasa king cobra sudah tau siapa Bimo sebenarnya, dan jika mereka sudah tau siapa Bimo, hal ini sesungguhnya akan lebih membahayakan lagi untuk Aleqxa dan juga untuk mu, " kata Aldi kepada Rehan, " aku rasa bukan hanya aku dan Aleqxa tapi kamu juga Al" ,kata Rehan kepada Aldi. " iya kelihatannya semua orang yang berhubungan dekat dengan Bimo akan dalam bahaya," kata Aldi , dan Aldi pun segera menancap gas menuju rumah keluarga besar Mahendra Jaya, tapi Aldi mengambil jalan yang tidak biasa dia lewati, Aldi mengambil jalan yang lebih sepi untuk menangkap para penguntit yang diyakini adalah anggota king cobra , Aldi pun menghentikan mobilnya saat di rasa mobil yang mengikutinya tidak akan bisa lari menghindar, karena di belakang sudah ada mobil pengawal pribadi Rehan yang akan menghadangnya, " Re, aku rasa mereka membawa pistol, kita harus lebih hati-hati, kata Aldi kepada Rehan, " iya" , jawab Rehan singkat.
Mobil yang mengikuti Rehan dan Aldi pun berhenti saat melihat mobil yang mereka ikuti berhenti, jarak mereka hanya sekitar 30m, mereka menyadari saat ini mereka sudah ketahuan, merekapun berusaha untuk menghindar, tapi jalan yang mereka lewati terlalu sempit untuk putar balik, dan juga mereka melihat ada mobil yang sudah menghadang mereka, kedua pengawal Rehan pun semakin bergerak mendekat dan akhirnya berada persis di belakang mobil mereka, dan Aldi pun mulai menjalankan mobilnya bergerak mundur agar semakin dekat dengan mereka.
Tak lama kemudian sampailah mereka di sebuah rumah tua, yang tak begitu jauh dari rumah keluarga besar Mahendra Jaya, Rehan dan Aldi turun dari mobil begitu juga para pengawal pribadi Rehan, mereka turun sambil membawa kedua anggota king cobra, Aldi menyuruh pengawal Rehan untuk menunggu di luar, karena rumah tua yang mereka datangi adalah sebenarnya tempat rahasia dimana biasanya keluarga Mahendra Jaya menahan musuh-musuh mereka , Rehan dan Aldi pun membawa kedua orang anggota king cobra yang sudah ditutup mata nya dan di ikat kedua tangan nya sejak mereka ditangkap tadi kedalam rumah tua itu, walau di luar kelihatan seram tidak terurus tapi ternyata di dalamnya sangat bersih dan tertata rapi, karena ada petugas khusus yang membersihkan rumah itu setiap harinya, di dalam rumah itu terdapat banyak barang-barang yang cukup mewah, Aldi membawa mereka semua ke ruangan bawah tanah, di ruangan itu terdapat dua sel seperti ruang tahanan dan ada ruangan tertutup di samping nya , Aldi membawa mereka masuk ke ruangan tersebut, dan di ruangan tersebut terdapat alat-alat komputer yang canggih, dan juga ada rak yang terdapat berbagai botol-botol kaca yang berisi cairan-cairan dan juga beberapa alat suntik.
__ADS_1
Rehan dari sejak masuk kerumah tua itu sudah memperhatikan apa saja yang ada dalam rumah itu, karena Rehan juga baru pertama kali di ajak oleh Aldi masuk ke dalam rumah tua itu, walau Rehan sudah pernah datang kerumah itu , tapi saat itu Rehan tidak turun dan hanya di dalam mobil saja, Aldi menghidupkan komputer nya dan sesaat kemudian membuka penutup mata kedua orang tersebut, Aldi kemudian mengambil foto mereka dan dengan cepat segera mencari data-data mereka di komputer, tak membutuhkan waktu lama Aldi mendapatkan segala informasi tentang mereka berdua, sementara Rehan hanya duduk di sofa sambil memperhatikan Aldi dan kedua anggota king cobra.
" Nama mu pasti Bowo dan kamu Heru kan?" keluarga mu tinggal di daerah kampung Melayu Bowo dan kamu Heru keluarga mu tinggal di Jogja, dengan cepat aku akan bisa menemukan mereka , jadi aku harap kalian bisa bekerjasama dengan kami sehingga keluarga kalian akan kami pastikan aman, tapi jika kalian tidak bisa bekerjasama dengan kami, aku tidak menjamin bahwa anak buah ku akan melakukan sesuatu yang tidak baik kepada mereka", kata Aldi tegas kepada dua orang tersebut, yang alhasil membuat mereka ketakutan karena mereka tidak ingin keluarga mereka terkena masalah dikarenakan tindakan mereka berdua.
" ampun-ampuni keluarga kami, tolong jangan lakukan apapun pada keluarga kami, kamu bersedia melakukan apapun untuk kalian asal kalian berjanji tidak mencelakai keluarga kami", kata Bowo dan Heru dengan nada pasrah." baik aku jamin keluarga kalian akan selamat asal kalian mengikuti perintah kami", kata Aldi lagi kepada mereka.
__ADS_1