
" Aleqxa melangkahkan kakinya ke dalam villa setelah kepergian Bimo, Aleqxa mencari Rehan dikamarnya tapi tidak ketemu, " bik lihat Mas Rehan ga?" tanya Aleqxa kepada bik Atun yang sedang berjalan ke arahnya, Mas Rehan di taman belakang Non Aleqxa", jawab bik Atun. " Ohh ya trimakasih bik " kata Aleqxq, dan segera melangkahkan kakinya ke taman belakan, disana Aleqxa melihat Rehan yang sedang berjongkok di kolam ikan melihat dengan senyum manisnya yang mengembang melihat ikan-ikan cantik yang berenang kesana kemari.
Aleqxa memperhatikan Rehan, dan ikut tersenyum melihat Rehan yang tersenyum saat memalingkan wajahnya dan memandang Aleqxa dan memberikan senyumnya untuk Aleqxa gadis yang sangat disayanginya melebihi dirinya sendiri, senyum Rehan sangat indah mempesona dan akan meluluhkan hati siapa saja yang melihatnya, tapi entah kenapa hati Aleqxa seakan keras seperti batu tidak bisa diluluhkan oleh Rehan, dan cinta Aleqxa hanya untuk Bimo.
"Mas Rehan kita jadi pulang jam berapa?" tanya Aleqxa kepada Rehan setalah dia dekat disamping Rehan," sekarang juga boleh" jawab Rehan, sambil berdiri dan menarik tangan Aleqxa, "cepat siap-siap kita pulang sekarang" kata Rehan lagi, sambil melangkah ke dalam villa dengan langkah cepat diikuti Aleqxa yang berlari-lari kecil.
Setelah selesai berkemas Rehan dan Aleqxa pamit kepada bik Atun kalau mereka akan pulang ke Jakarta" bik Kami pulang ke Jakarta ya kata Aleqxa kepada bik Atun sambil memeluk bik Atun, " hati-hati dijalan Non Aleqxa Mas Rehan salam buat Nyoya Ratih dan Nyoya Retno " kata bik Atun. "iya bik ,kami pulang dulu ya" kata Rehan, sambil memeluk bik Atun" Sehat sehat ya bik ,kasih kabar kalau ada apa-apa" kata Rehan,bik Atun hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum.
__ADS_1
Aleqxa dan Rehan masuk kedalam mobil , dan segera Rehan melajukan mobilnya meninggalkan villa diiring lambaian tangan dari bik Atun sampai mobil Rehan tak terlihat lagi.
"Mas Rehan nanti mampir beli oleh-oleh dulu ya" kata Aleqxa.Rehan menoleh kearah Aleqxa dan mengangukkan kepalanya. setelah beberapa menit kemudian Rehan menghentikan mobilnya di pusat oleh-oleh, Aleqxa segera turun dari mobil saat itu Hp Rehan berbunyi ada panggilan masuk dari teman kerjanya" leqxa Mas Rehan terima telphone dulu nanti Mas Rehan nyusul" kata Rehan.
Aleqxa melangkahkan kakinya dan masuk ke dalam toko oleh-oleh, saat Aleqxa sedang asyik melihat-lihat dan memilih oleh-oleh ada dua orang laki- yang mendekatinya, Aleqxa tidak menyadari kalau sejak masuk ke toko oleh Aleqxa diikuti oleh dua orang laki-laki, karena memang suasana disitu cukup ramai, salah seorang dari laki-laki yang mengikuti Aleqxa mengeluarkan belati dari dalam jaketnya, dan hendak menusukan belati itu ke badan Aleqxa, saat itu Rehan yang baru masuk memutar bola matanya mencari Aleqxa, dan tepat saat laki-laki itu hendak menusuk perut Aleqxa Rehan melihatnya " Aleqxa awas" teriak Rehan, dan dengan gerakan cepat Rehan melemparkan HP yang dipegangnya ke tangan lak-laki itu dengan sedikit mengeluarkan tenaga dalam yang dia miliki dan lemparan Rehan tepat mengenai pergelangan tangan laki-laki itu hingga " Achhh" laki-laki tersebut teriak karena tulang pergelangannya retak dan belati yang dipegangnya pun terjatuh terlempar dari genggaman tangannya,karena sudah tau akan kekuatan Rehan dan Aleqxa , kedua laki-laki itupun langsung berlari keluar dari toko dan langsung masuk ke mobil yang di dalamnya sudah ada temannya yang menunggu dan langsung tancap gas pergi dari parkiran toko oleh-oleh tersebut, karena mereka yakin tidak akan mampu menghadapi Rehan dan Aleqxa, Rehan sama sekali tidak menghalangi kedua orang tersebut melarikan diri, karena Rehan lebih mengkhawatirkan Aleqxa, dan langsung berjalan cepat mendekati Aleqxa.
"Aleqxa , kamu tidak apa2 kan?"tanya Rehan." Aku tidak apa2 Mas Rehan" jawab Aleqxa,seluruh pengunjung yang datang melihat ke arah Aleqxa Rehan mereka juga kaget dengan kejadian barusan, ada yang melihat jelas aksi Rehan , dan mereka memberikan acungan dua jempol ke arah Rehan" Hebat" kata mereka.
__ADS_1
" Trimakasih ya Mas sudah selamatkan Aleqxa lagi" kata Aleqxa kepada Rehan, " iya Aleqxa itu sudah kewajiban Mas Rehan untuk menjagamu" jawab Rehan, sambil tangan kirinya mengelus kepala Aleqxa, " kamu mulai sekarang harus lebih waspada Leqxa" aku rasa King Cobra mengincar kita sekarang dan akan mencari tau keberadaan kita di Jakarta, kelihatannya kita harus meningkatkan penjagaan di rumah" kata Rehan.
"Kalau papa tau kejadian di villa dan kejadian di toko oleh-oleh tadi pasti Aleqxa tidak akan bisa bebas pergi kemana- mana sendirian papa pasti menyuruh bodyguard-nya mengikuti Aleqxa kemana-mana" kata Aleqxa sambil cemberut mengerucutkan bibirnya, Rehan yang melihat Aleqxa BT karena tidak akan bisa bebas lagi tersenyum melihat wajah Aleqxa yang cemberut dengan bibir yang mengerucut, sebagai laki-laki normal rasanya Rehan ingin sekali mencium bibir Aleqxa, segera Rehan mengalihkan kembali perhatiannya ke jalan agar pikirannya tidak memikirkan hal yang aneh-aneh.
" Mas Rehan ,kita mampir mol sebentar ya" kata Aleqxa," mau ngapain ke mol Xa "tanya Rehan, " beli HP buat Mas Rehan, kan HP Mas Rehan sudah hancur mana nanti malam Mas Rehan harus pergi ke Surabaya kan? Rehan berpikir sejenak ," baiklah kita beli HP mampir di galeri aja Xa , ga ya usah ke mol Mas Rehan baru malas nih masuk ke mol" kata Rehan," iya Mas" jawab Aleqxa.
Setelah tiba di Jakarta Rehan melajukan mobilnya menuju galeri HP,
__ADS_1
Alexa dan Rehan turun dari mobil dan masuk ke galeri, " Mas Rehan biar Aleqxa yang pilihkan ya" biar Aleqxa yang belikan Mas Rehan HP" , kata Aleqxa kepada Rehan, dan Rehan hanya tersenyum mendengar kata2 Aleqxa.
Aleqxa menunjuk Apple iphone keluaran terbaru, harganya sekitar 22jt, Mas Rehan yang ini ya? tanya Aleqxa kepada Rehan." Rehan menggangukan kepalanya dan tersenyum tanda setuju," Mbak yang ini ya," kata Aleqxa kepada SPG yang melayaninya, dan Rehan mengeluarkan kartunya kreditnya dan memberikannya kepada SPG tersebut, " loh Mas kok bayar sendiri, kan Aleqxa yang mau beliin" kata Aleqxa sambil mimik mukanya dibuat cemberut." kamu yang pilih Mas Rehan yang bayar, kamu boleh beliin Mas Rehan nanti kalau sudah punya uang sendiri, uang dari hasil kerjamu sendiri" kata Rehan dengan lembut di telinga Aleqxa sambil mengelus Kepala Aleqxa. " Mas Rehan tapi itu kan cukup mahal harganya" kata Aleqxa," kamu kan yang pilihin jadi Mas Rehan tetap harus bayar, bulan depankan Mas Rehan mulai kerja sama Tante Ratih pasti cukuplah gaji Mas Rehan buat bayar HP ini" jawab Rehan sambil tertawa menggoda Aleqxa dengan mengedipkan sebelah matanya. Aleqxa pun sangat senang mendengar kata2 Rehan, karena akhirnya Rehan menyetujui untuk bekerja di perusahaan Wijaya.