Maafkan Aku Selingkuh

Maafkan Aku Selingkuh
Berkunjung ke rumah keluarga besar Mahendra Jaya


__ADS_3

Aldi berjalan mendekati rak yang berisi botol-botol kaca yang berisi cairan dan di setiap botol tertera nama-nama dan kegunaan, lalu Aldi mengambil salah satu cairan dari botol tersebut dengan alat suntik, lalu Aldi berjalan mendekati kedua orang tersebut," Aku akan memasukkan cairan ini ke tubuh kalian, selama kalian patuh, maka kalian dan keluarga kalian semua akan aku jamin keselamatannya, bahkan akan aku lindungi dari amukan king cobra jika kalian ketahuan sudah berkhianat kepada mereka, karena kalian perlu tau kami bukan orang jahat seperti king cobra, apa yang kami lakukan saat ini hanya untuk menjaga keamanan diri kami dari kalian king cobra yang selalu mengganggu kehidupan kami, dan kami tidak tidak akan membunuh orang jika benar-benar tidak terpaksa ataupun mengancam jiwa kami, tidak seperti kalian king cobra yang main bunuh orang sesuka hati kalian hanya karena masalah sepele, " setelah berbicara cukup panjang lebar Aldi pun memasukkan cairan itu ke tubuh mereka berdua, tanpa ada kata-kata apalagi perlawanan dari mereka.


Kedua anggota King Cobra sama sekali tidak melawan dan hanya diam saja melihat Aldi memasukkan cairan itu ke tubuh mereka, karena mereka tau pasti, percuma saja jika melawan Aldi dan Rehan saat ini," itu adalah cairan pembakar raga, setelah 2x24 jam maka kalian akan merasakan tubuh kalian panas dan semakin lama semakin panas dan jika dalam waktu satu jam kalian tidak meminum obat penangkalnya maka kalian akan mati dengan tubuh terbakar kalau kalian tidak percaya , silahkan coba saja dalam 24 jam sejak aku memasukkan cairan tadi di tubuh kalian, jika kalian tidak meminum obat penangkal nya. maka kalian akan mati terbakar ,saat ini aku akan melepaskan kalian, silahkan cari informasi yang terbaik untuk kami, karena kami ingin sekali menghancurkan king cobra, karena mereka sungguh sudah sangat- sangat menggangu kehidupan kami, aku rasa kalian sebenernya dari keluarga baik- baik, aku tidak tau kenapa kalian bisa masuk menjadi anggota king cobra, tapi aku rasa ini adalah kesempatan saat nya bagi kalian untuk terbebas dari king cobra" , kata Aldi dengan tenang tapi sangat tegas kepada kedua orang anggota king cobra tersebut, mendengar perkataan Aldi kedua orang itu pun saling berpandangan, keringat dingin keluar dari tubuh mereka karena mereka cukup ketakutan dengan efek dari cairan yang di masukkan ke tubuh mereka," baik kami akan lakukan apapun perintah kalian", kata salah seorang dari mereka dengan suara bergetar karena mereka cukup ketakutan," aku ingin menghancurkan king cobra ,berikan aku informasi yang terbaik untuk hal itu", kata Aldi dengan tegas kepada mereka, dan mereka pun menganggukkan kepala mereka tanda mengerti maksud Aldi " baik kami mengerti maksud maksud tuan", kami akan mencari informasi yang bisa menghancurkan king cobra, tapi kami sungguh berharap dan memohon dengan sangat kepada tuan, tolong lindungi keluarga kami, karena jika kami ketahuan berkhianat maka bukan hanya kami yang akan dibunuh oleh king cobra, tapi juga seluruh anggota keluarga kami" kata mereka berdua dengan kompak dan rasa takut, " jika kalian memang benar-benar bisa menghancurkan king cobra, maka kami juga akan sangat berterima kasih kepada kalian", kata salah seorang dari mereka dan di setujui dan di iyakan oleh teman nya dengan anggukan kepala, " baik 24 jam dari sekarang kalian harus cari informasi nya dan beritahu padaku, maka aku akan memberi obat penangkal nya saat kalian datang kepada ku nanti, aku rasa kalian pasti sudah tau kemana harus mencari aku", kata Aldi sambil kembali menutup mata kedua orang tersebut, lalu memberi kode kepada Rehan untuk membawa mereka keluar dari ruangan tersebut.

__ADS_1


Rehan yang dari tadi hanya duduk santai sambil melihat apa yang dilakukan Aldi pun tersenyum dan berkata dalam hati nya" cerdas juga sahabat gue ini , tapi ternyata cukup kejam juga, baru tahu gue kalau Aldi ternyata cukup kejam".


Rehan dan Aldi membawa kedua orang itu keluar dari rumah tua tersebut dengan mata tertutup karena Aldi tidak ingin mereka mengetahui letak rumah tua tersebut, sesampai di luar Rehan memerintahkan pengawal pribadinya untuk membawa kedua orang itu pergi dan melepaskan nya setelah jarak mereka cukup jauh dari rumah tua tersebut, lalu Rehan dan Aldi pun pergi kerumah induk keluarga besar Mahendra Jaya untuk menemui Bimo sekaligus mengunjungi sang nenek .

__ADS_1


Melihat mobil Aldi mereka dengan cepat membuka pintu gerbang dan memberikan hormat ", Slamat malam tuan Aldi sapa salah seorang pengawal sambil menunduk sedikit kepalanya saat Aldi melewatinya, " Slamat malam pak Rudi" , jawab Aldi dengan sopan, memang kelebihan keluarga besar Mahendra Jaya adalah mereka didik dengan baik dengan tingkat sopan santun yang tinggi kepada siapapun dan tidak membedakan status sosial, karena dahulunya sang nenek tercinta juga berasal dari keluarga yang kurang mampu bahkan pernah hampir menjual diri karena butuh uang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.


Aldi pun memarkirkan mobil nya di lobi rumah itu, sebagai cucu tertua dari keluarga besar Mahendra Jaya , Aldi adalah cucu kesayangan sang nenek , hanya saja Aldi memang tidak suka tinggal di rumah ini , dia lebih suka tinggal di apartemen pribadinya, karena dari itu sang nenek akan selalu mengerjai Aldi saat Aldi datang ,karena kesal Aldi tidak mau tinggal bersama sang nenek di rumah megah itu.

__ADS_1


" Re, hati-hati saat kau menginjak kan kaki di rumah ini, karena Nyoya besar rumah ini , sangat kejam kalau ada tamu tak di undang datang" ,kata Aldi sambil tersenyum kepada Rehan, membayangkan apa yang akan di lakukan nenek nya saat ini untuk menyambut kedatangan nya.Rehan hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya, kaki mereka berdua melangkah dengan hati-hati dan waspada , karena rumah megah ini sungguh banyak jebakannya, para ART yang melihat kedatangan Aldi dan Rehan menyapa sambil menundukkan sedikit kepala mereka memberi hormat " slamat malam tuan Aldi, tuan Rehan", Rehan dan Aldi tersenyum dan menganggukkan kepala mereka untuk membalas sapaan para ART, mereka berdua terus melangkah ke arah kamar Bimo dengan penuh kewaspadaan, " aneh kenapa nenek tak muncul-muncul ya Re", kata Aldi kepada Rehan, " mana aku tahu", jawab Rehan cuek.


__ADS_2