
Sementara di apartemen Bimo, Aleqxa dengan bahagia menemani malam indahnya bersama Bimo, " Bim ini makannya biar aku yang panasi, kamu pasti belum makan, maaf yah sudah buat kamu menunggu sampai kamu tidak makan" , kata Aleqxa dengan lembut kepada Bimo dan melepaskan rangkulan kedua tangannya di leher Bimo, tapi Bimo kembali menarik tangan Aleqxa , " aku tidak mau makan, aku tidak lapar Aleqxa, kamu ada di sini sudah menghilangkan rasa laparku, saat ini aku hanya ingin memelukmu saja, sebentar lagi pasti Rehan menjemputmu, aku masih sangat ingin memelukmu seperti ini hanya memelukmu saja tidak lebih, " kata Bimo manja sambil menyenderkan kepalanya di bahu Aleqxa, " Bim kamu harus makan, aku temani, besuk aku janji aku akan datang kesini lagi sepulang dari kampus kalau kamu tidak sibuk dan ada di apartemen, " kata Aleqxa sambil tersenyum dan menarik kepala Bimo yang menyandar di bahunya,"baiklah" kata Bimo menurut saja dengan apa yang dikatakan Aleqxa.
Beberapa saat kemudian Aleqxa sudah selesai memanaskan beberapa menu makanan yang akan di makan Bimo, tidak semua makanan di panaskan hanya yang akan di makan Bimo saja, dengan cepat Bimo memakan semua makanan yang sudah di hidangkan oleh Aleqxa , Bimo benar-benar tidak mau menghabiskan waktunya untuk makan, karena Aleqxa sudah makan dan Aleqxa tidak terbiasa makan di malam hari, setelah selesai makan dan minum Bimo segera meraih tangan Aleqxa dan dibawanya Aleqxa duduk di sofa , mereka duduk berdekatan Aleqxa menyandarkan kepalanya di dada Bimo dan Bimo menopangnya dengan memeluk Aleqxa" semoga Rehan masih lama urusannya jadi dia tidak buru-buru menjemputmu Aleqxa ", kata Bimo kepada Aleqxa.
" Aleqxa aku rasa Rehan sangat mencintaimu, sampai dia mau mengorbankan perasaannya membiarkan kamu bersamaku saat ini, aku tahu yang dirasakan Rehan sekarang, karena aku juga merasakannya, membiarkanmu bersamaku itu pasti sangat melukai hatinya, tapi itu tetap dia lakukan agar kamu bahagia bersamaku walau hanya sebentar , kalian sudah di jodohkan dan sebentar lagi akan menikah , aku berdoa semoga kalian bahagia, setelah kamu menikah mungkin aku akan kembali ke Jepang," kata Bimo kepada Aleqxa.
__ADS_1
Aleqxa tidak berkata apapun karena dia sendiri tidak tau perasaannya sekarang , dia sangat ingin bersama Bimo dan ingin menikah dengannya, tapi dia juga tidak ingin kehilangan Rehan dalam hidupnya, selama hidupnya dia hanya dekat dengan satu laki-laki tempat dia mencurahkan segala isi hatinya , " Rehan" dialah orangnya yang sesungguhnya Aleqxa sangat takut kehilangannya tapi Aleqxa hanya menganggap perasaannya itu sekedar perasaan seorang adik kepada kakaknya yang selama ini sangat menyayanginya dan selalu melindunginya.
" Bimo maafkan aku, karena aku tidak bisa memperjuangkan cinta kita, banyak yang harus dikorbankan jika aku nekad bersamamu, Papa ku, Mamaku, Tante Retno dan Mas Rehan semua akan terluka jika aku tidak menikah dengan Mas Rehan, dan lebih dari diriku sendiri, aku mencintai mereka semua, mereka adalah keluargaku yang selama ini sangat menyayangiku", kata Aleqxa dengan suara sedikit bergetar karena dia menahan agar tidak menagis, tapi air mata dari sudut matanya pun tetap meluncur deras ke pipinya yang , Bimo menyentuh pipi Aleqxa dengan lembut dan mengusap air matanya, " aku tahu Aleqxa , aku tidak akan menyalahkan mu, aku percaya kau mencintaiku, hanya keadaan yang tidak berpihak untuk cinta kita bisa bersatu", kata Bimo pelan di telinga Aleqxa dan kemudian memeluk Aleqxa erat-erat dan mencium kening Aleqxa dengan penuh kasih sayang, Aleqxa pun menyambut pelukan Bimo dengan memeluk Bimo erat-erat, yang ada dalam pikiran mereka berdua hanya menghabiskan sisa waktu beberapa hari ini untuk bersama, untuk saling berdekatan melepaskan semua rasa cinta di hati mereka.
Sementara di cafe Aldi , Rehan akhirnya menceritakan kejadian secara mendetail dan tidak ada satu kata pun yang terlewat dari mulut si Mona wanita gila anak dari ketua King Cobra, dari awal di lampu merah sampai dengan kejadian di villa dan juga kejadian - kejadian saat perjalanan pulang, setelah mendengar semua cerita dari Rehan ,Yoga melihat Rehan dengan tersenyum," kenapa melihatku seperti itu? apa ada yang aneh dengan wajahku ? kata Rehan bingung melihat sikap Yoga yang seperti tersenyum-senyum geli melihatnya.
__ADS_1
" gampang Re, dari ceritamu aku rasa Mona tertarik kepadamu, seperti yang aku ketahui tentang Mona selama ini saat dia tertarik akan seseorang dia akan mengejarnya sampai dapat, dan dia sangat mudah bosan , satu dua kali tidur bersamanya saja sudah cukup buat dia melepaskan keinginannya, dia akan melepaskan Aleqxa dan semua yang ada hubungannya dengan Aleqxa asal dia mendapatkan yang dia inginkan," kata Yoga Dirgantara dengan santai. Maksud mu apa Ga? tanya Rehan walau dia sudah tau kemana arah pembicaraan Yoga, pasti dia akan memberikan ide gila kepadanya, untuk mau tidur dengar wanita gila itu, sebenarnya Mona Cukup cantik hanya saja perangainya membuat jijik untuk ukuran laki-laki baik-baik seperti Rehan.
"Cukup kamu serahkan dirimu saja kepada Mona, tidur sama dia 2-3 kali sudah Re ,dia pasti akan menuruti semua permintaan mu , melepaskan Aleqxa dan semua yang berhubungan dengannya",kata Yoga sambil mengedipkan matanya menggoda Rehan, " dasar gila , lebih baik aku mati daripada tidur bersama wanita seperti dia", kata Rehan bergidik jijik dipikirannya terlintas tubuhnya disentuh si Mona " Achh tidaaaak, tubuh ku hanya milik Aleqxa" kata Rehan dalam hati.
Sedangkan Monik yang terbiasa dengan mulut ember nya, " berteriak cukup kencang, jika Rehan hanya berteriak dalam hati ,lain halnya dengan monik " Achhh tidaaaak", membuat semua orang yang ada di cafe Aldi menoleh kearah mereka dan secara reflek Yoga Dirgantara yang ada disebelahnya segera membungkam mulut Monik dengan tangan kirinya sedangkan tangan kanannya memegang kepala Monik, dan menatap tajam mata Monik sambil menggelengkan kepala, setelah Monik mengangguk barulah Yoga Dirgantara melepaskan tangan kiri nya dari mulut Monik.
__ADS_1
Sedangkan Rehan , Aldi dan Kalina hanya tersenyum melihat tingkah Monik karena sudah terbiasa mendengar Monik berteriak jika dia terkejut akan sesuatu, " Mas Rehan jangan lakukan ide gila orang tidak waras di sampingku ini kata Monik" sambil bergidik jijik, membayangkan Rehan bersama wanita segila Mona,
dan menangkupkan kedua tangannya meminta Rehan agar tidak menerima ide gila Monik, Yoga yang mendengar kata-kata Monik dibuat kesal pasalnya dia dibilang orang tidak waras," hehhh gadis brisik siapa yang kau bilang tidak waras ?" kata Yoga sambil memegang dagu Monik dan dihadapkanlah wajah Monik tepat didepan wajahnya sambil menatap tajam wajah Monik," kamu lah, siapa lagi orang yang tidak waras di sini yang memberikan ide segila kamu, lepaskan" kata Monik kesal sambil melepaskan pegangan tangan Yoga di dagu Monik, " mata Yoga semakin melotot mendengar kata-kata Monik, dan tidak melepaskan cengkraman tangannya di dagu Monik, karena Yoga laki-laki jadi Yoga lebih kuat tenaganya dari Monik, sehingga Monik kesusahan melepaskan tangan Yoga yang terus memegang dagunya, " Yoga nikahin aja Monik jadi kamu bisa sentuh semuanya ,tidak hanya dagunya ,"kata Aldi sambil tertawa " tidak biasanya kamu seperti itu pada wanita , kelihatannya hati mu sekarang benar-benar sudah di taklukkan oleh gadis cantik yang super cerewet ini Ga," lanjut Aldi menggoda Yoga, dan dengan cepat Yoga melepaskan tangannya yang sedari tadi memegang dagu Monik, setelah mendengar kata-kata Aldi.