Maafkan Aku Selingkuh

Maafkan Aku Selingkuh
Aleqxa menerima pernikahannya dipercepat


__ADS_3

"Aleqxa" panggil Rehan sambil mengetuk pintu kamar Aleqxa, tapi tidak ada jawaban, " Aleqxa, Aleqxa" panggil Rehan lagi, tapi Aleqxa tidak kunjung menjawab dan membuka pintu, akhirnya Rehan memutuskan untuk membuka pintu kamar Aleqxa, Rehan melihat seluruh ruangan tapi Aleqxa tidak ada , Rehanpun melangkah mendekati pintu kamar mandi untuk mencari Aleqxa, sementara Aleqxa yang ketiduran akhirnya terbangun dan dengan cepat berdiri dari bathub dan melilitkan handuk di tubuhnya, dan bertepatan disaat Aleqxa membuka pintu Rehan mengangkat tangannya mau mengetuk pintu kamar mandi sambil memanggil nama Aleqxa, "Aleqxa" "Mas Rehan" teriak Aleqxa pelan karena terkejut melihat Rehan yang berdiri tepat dihadapannya, tanpa disadari karena gerakan tubuh Aleqxa yang terkejut melihat Rehan di hadapannya handuk yang melilit di tubuh Aleqxapun terlepas dan melorot kebawah , dan telihatlah dua gundukan putih mulus, Rehan yang melihat dua gundukan putih mulus yang cukup besar dan menggantung dengan sempurna ditempatnya,dan terpampang cukup jelas didepannya pun cukup kaget dan langsung membalikkan badannya. "Achh teriak Aleqxa," sambil memegang handuknya dan membetulkan lilitannya, " Aleqxa ditunggu diruang tengah cepat keluar" kata Rehan dengan posisi membelakangi Aleqxa dan langsung bergegas melangkah pergi meninggalkan kamar Aleqxa, " iya Mas Rehan " jawab Aleqxa pelan" karena sangat malu kepada Rehan dengan kejadian yang baru saja terjadi.


Rehan melangkah keluar dan menutup kembali pintu kamar Aleqxa, dimatanya terbayang dua gundukan indah milik Aleqxa yang menggantung dengan sempurna ditempatnya"Aleqxa" huuff" gumam Rehan pelan, sambil melangkah kembali ke ruang tengah", " mana Aleqxa kok ga ikut keluar ," tanya Alfin Wijaya, " Aleqxa baru selesai mandi Om , sekarang baru ganti baju" jawab Rehan sambil duduk di sofa di sebelah Alfin Wijaya.


Beberapa menit kemudian Aleqxa keluar dengan baju santai lengan pendek dan celana pendek, melangkah menuju ruang tengah, saat melihat Aleqxa ,Alfin Wijaya memberi kode untuk duduk di sebelahnya, Aleqxapun duduk disebelah kiri papanya Alfin Wijaya, mukanya masih bersemu merah karena masih malu terhadap Rehan dengan kejadian tadi," Aleqxa mulai besuk kemanapun kamu pergi harus ada yang mengawal, ada 4 orang yang akan selalu bersamamu saat kamu pergi, papa tidak ingin terjadi apa2 denganmu, mereka semua adalah orang2 pilihan dengan ilmu beladiri yang cukup tinggi" kata Alfin Wijaya kepada Aleqxa begitu Aleqxa duduk di sampingnya.


" papa itu terlalu berlebihan Aleqxa tidak suka" Aleqxa bisa jaga diri Aleqxa tidak perlu bodyquard" kata Aleqxa dengan nada kesal kepada Papanya, walaupun Aleqxa tau itu dilakukan papanya karena papanya sangat kuwatir akan keselamatannya.

__ADS_1


" tidak usah membantah , siapa suruh kamu mencari masalah dengan geng msfia, apalagi King Cobra adalah geng yang cukup kuat saat ini," kata Alfin Wijaya tegas.


" Rehan kau pasti juga akan menjadi target incaran mereka, Om juga sudah siapkan 2 orang yang akan mengikutimu kemanapun kamu pergi,'Om tidak mau terjadi apa2 dengan calon menantu Om ,jadi Om harap kamu juga jangan membantah, mereka hanya akan mengikutimu dari jauh" kata Alfin Wijaya dengan tegas,walaupun Rehan sebenarnya juga kesal atas keputusan Alfin Wijaya tapi dia juga tidak bisa menolak apalagi marah , karena Rehan juga tahu Alfin Wijaya sangat menyayanginya seperti anaknya sendiri." baik Om, jawab Rehan pasrah.


" Rehan jadi kapan pastinya kau keluar dari pekerjaanmu dan menggantikan Tante" tanya Ratih kepada Rehan, " hari ini Rehan akan mengundurkan diri Tante dan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan Rehan sambil menunggu orang yang baru sekitar satu bulan, jadi tepat satu bulan dari hari ini Rehan sudah biasa bergabung dengan Wijaya Group Tante" jawab Rehan tegas." syukurlah kalau begitu Tante bisa pensiun lebih cepat" kata Ratih dengan senyum mengembang karena bahagia.


"Aleqxa, Tante akan senang sekali jika bisa melihat kalian menikah sebelum Tante...." Retno menggantungkan kata2 nya, semua orang memandang Retno yang matanya berkaca2, Rehan segera berdiri dari tempat duduknya dan menghampiri mamanya dan memeluknya," mama akan panjang umur dan akan sehat ,mama pasti bisa melihat Rehan menikah sampai mama punya cucu dari Rehan" mama tidak boleh memikirkan hal2 yang negatif, mama harus bahagia biar bisa melihat cucu2 mama kelak" kata Rehan sambil memeluk Mama tercintanya, " benar jeng jangan sedih positif thinking jeng Retno akan selalu sehat bulan depan Aleqxa dan Rehan akan menikah, dan mereka akan segera memberikan cucu untuk kita".kata Ratih menghibur Retno sambil menggenggam tangan Retno.

__ADS_1


Aleqxa meneteskan air matanya melihat pemandangan tersebut ,dia sangat menyayangi Tante Retno" Aleqxa tak mungkin tega menyakiti hati Retno dengan menolak Mas Rehan" kata Aleqxa dalam hati." Aleqxa setuju Tante untuk menikah dengan Mas Rehan bulan depan, Tante tidak boleh sedih, Tante harus bahagia agar Tante selalu sehat dan tidak jatuh sakit" kata Aleqxa sambil menagis terisak.Aleqxa sedih karena harus menikah dengan Rehan dan bukan Bimo orang yang dicintainya, Aleqxa juga sedih melihat orang yang disayangi harus menikah dengan dirinya yang tidak mencintainya, Aleqxa juga sedih melihat orang yang sangat dia sayangi sakit, kesedihan bercampur jadi satu, Aleqxa sendiri tidak tahu apakah keputusannya untuk menerima menikah dengan Rehan adalah keputusan yang tepat, Aleqxa merasa dirinya tidak tau harus berbuat apa selain pasrah dan mengikuti aliran jalan hidupnya sekarang ini, karena dia sendiri tidak tau harus bagaimana, agar keputusannya tidak menyakiti hati siapapun.


Rehan melihat Aleqxa, yang menangis terisak2, Rehan tau apa yang dirasakan Aleqxa saat ini, Rehanpun tak tau harus bagaimana, disalah satu pihak menikah dengan Aleqxa adalah impiannya, dan juga impian orang tuanya, dipihak lain Rehan juga tau Aleqxa tidak mencintainya, dan Rehan tidak ingin Aleqxa merasa tidak bahagia bersamanya, tapi melihat kondisi kesehatan mamanya yang sangat buruk saat ini, Rehan benar2 tidak ingin membuat mamanya sedih dan kecewa, jika pernikahan yang sangat diinginkan mamanya Rehan batalkan.


Aleqxa dan Rehan saling memandang,pandangan mereka sama2 dalam kebimbangan.


..."Aleqxa sayang , trimakasih ya nak, kamu mau menerima kalau pernikahan kalian dipercepat, kata Retno dengan nada penuh kebahagiaan, mengetahui Aleqxa menerima kalau pernikahannya dipercepat." Aleqxa memandang Tante Retno dan mengangguk pelan, sementara Alfin Wijaya memeluk anak perempuan semata wayangnya itu dengan hati bahagia.Trimakasih Aleqxa kamu sudah memenuhi keinginan papa" kata Alfin Wijaya pelan di telinga Aleqxa....

__ADS_1


__ADS_2