Maafkan Aku Selingkuh

Maafkan Aku Selingkuh
Cinta Sonya


__ADS_3

" Pagi Mama , Om , Tante, Leqxa" kata Rehan setelah sampai di meja makan untuk makan pagi bersama," Pagi " jawab mereka berempat serempak" sambil tersenyum melihat Rehan, dan mereka mulai ritual makan pagi diselingi obrolan ringan diiringi oleh canda tawa, " Mama" Rehan pamit ke Surabaya". sambil memeluk Mamanya dan mencium kening Mamanya, dengan penuh kasih sayang, kemudian mengambil tangan Retno dan menciumnya" hati2 dijalan ya Re, setelah sampai langsung kabarin Mama ya" , kata Ratih sambil tersenyum dan mengelus rambut Rehan" iya Mam" jawab Rehan sambil menganggukkan kepalanya, " Rehan kemudian menghampiri Alfin Wijaya dan Ratih Wijaya dan mencium tangan mereka dan berpamitan Alfin Wijaya dan Ratih memeluk Rehan dengan penuh kasih -sayang,"hati2 dijalan Re" kata Alfin dan Ratih, " iya Om, Tante" jawab Rehan , " Rehan titip Mama ya Tante" kata Rehan pelan" kamu tenang aja Rehan , Mama mu akan baik2 saja disini konsentrasi kerja saja biar kerjaan mu cepat selesai dan segera bisa meninggalkan kantor lama mu" kata Ratih sambil menepuk bahu Rehan dan tersenyum senang.


Rehan melihat kearah Aleqxa, dan kemudian berjalan meninggalkan ruang makan di ikuti oleh Aleqxa, " Mas Rehan " Aleqxa penasaran sebenarnya Mas Rehan mimpi apa tadi? tanya Aleqxa benar-benar kepo." Rehan menoleh melihat wajah Aleqxa yang serasa sangat menggemaskan buat Rehan, ingin rasanya Rehan mencium wajah itu saat ini, Rehan memalingkan wajahnya kembali ke depan agar tidak lagi melihat wajah Aleqxa yang merusak pikirannya," mimpi kamu makan Mas Rehan" kata Rehan pelan sambil tersenyum menggoda Aleqxa , " apa Aleqxa makan Mas Rehan" kata Aleqxa sambil mengerutkan keningnya. Mobil sudah disiapkan di lobby dan Rehan langsung masuk kedalam mobil, Aleqxa hanya melihat Rehan dengan sedikit bingung,sesaat kemudian kaca mobil turun, Rehan tersenyum sangat manis kepada Aleqxa, Mas Rehan pergi Aleqxa, nitip Mama ya" kata Rehan sambil menaikan kembali kaca mobilnya sebelum Aleqxa menjawab dan segera menginjak gas , mengendarai mobilnya keluar dari rumah keluarga Wijaya, yang saat ini dijaga sangat ketat oleh sekitar 20 orang penjaga yang tersebar di beberapa sudut rumah keluarga Wijaya.


Saat di jalan menuju ke kantor HP Rehan pun berbunyi, Rehan mendapat telephone dari anak buah nya" Pak Rehan , sudah sampai mana ?" tanya anak buah Rehan yang bernama Kalina di sebrang sana," "sudah dekat sekitar 10 menit lagi sampai kantor Kalina, ada apa?" tanya Rehan. " Bos besar menunggu Pak Rehan " , jawab Kalina." ok bilang saja sebentar lagi saya sampai" kata Rehan ,lalu menutup telphonenya dan segera tancap gas menuju kantor.

__ADS_1


Sesampai di kantor, Rehan langsung di sambut oleh Kalina bawahannya, " Pak Rehan sudah di tunggu Ibu Sonya di ruangannya" ,kata Kalina kepada Rehan, dan Rehan hanya menjawab dengan menganggukkan kepalanya sedikit dan langsung bergegas menuju ruangan Sonya atasannya yang sekaligus adalah pemilik perusahaan dan juga teman Rehan sewaktu SMA.


" Slamat pagi Bu Sonya , kata Rehan dengan sopan saat masuk keruangan Sonya yang tidak ditutup pintunya saat itu, "Slamat pagi Pak Rehan, silahkan duduk" , jawab Sonya dengan tersenyum manis dan menggoda. Sonya adalah anak dari pemilik tempat dimana Rehan bekerja, Sonya adalah salah satu dari sekian banyak wanita yang jatuh cinta dengan Rehan, tapi Sonya sedikit berbeda dengan wanita2 lain yang jatuh cinta sama Rehan, karena Sonya sangat terobsesi dengan Rehan jadi siapapun yang mendekati Rehan semua di jadikan musuh oleh Sonya ,dan Sonya selalu berusaha menjauhkan semua wanita yang mendekati Rehan,bahkan Sonya tidak segan2 meneror mereka jika ada yang bersi kukuh mendekati Rehan.


"Rehan tidak usah terlalu formal kita hanya berdua di ruangan", kata Sonya dengan senyuman menggoda, Rehan hanya diam saja dan tidak menjawab kata2 Sonya.

__ADS_1


" Baik Bu Sonya" jawab Rehan tanpa melihat Sonya, " Bu Sonya mungkin ini adalah terakhir kalinya saya terlibat dalam proyek ini saya akan menyelesaikan tugas saya sebelum saya mengundurkan diri dari kantor ini" , kata Rehan dengan tegas." Apa kamu mau mengundurkan diri dari sini Re?", teriak Sonya kaget mendengar Rehan di mau mengundurkan diri." Iya , hari ini saya akan mengajukan surat pengunduran diri saya, setelah saya menyelesaikan tugas saya dalam proyek ini saya akan keluar Bu Sonya" , jawab Rehan tegas dan memandang tajam wajah Sonya yang tiba2 raut muka Sonya berubah menjadi sedih dan kecewa." kenapa kau mau keluar dari perusahaan ini Re?", apa gaji mu kurang?",nanti aku akan bilang pihak personalia untuk menaikkan gaji mu 2x lipat, asal kamu tidak meninggalkan perusahaan ini Rehan" , kata Sonya dengan nada memohon." Maaf Bu Sonya, tidak perlu saya keluar dari perusahaan ini bukan karena gaji tapi karena hal lain" , kata Rehan. " Hal lain apa Rehan?", Aku mohon pertimbangkan kembali keputusan mu jangan pergi dari sini",Apa kamu ingin keluar dari perusahaan ini karena aku?", tanya Sonya sambil menatap tajam mata Rehan." Saya keluar tidak ada hubungannya dengan anda Bu Sonya", Jawa Rehan singkat dan tegas.


" Rehan, Aku baru ada disini tiga bulan, setelah aku tau kamu bekerja di salah satu perusahaan papa di Jakarta, aku meminta papa ku untuk memindahkan aku di perusahan ini, dan aku rasa kamu pasti tau alasanku ingin pindah kesini, tapi kenapa kau tiba2 malah ingin keluar dari sini, kalau bukan karena aku lalu apalagi", kata Sonya dengan nada sedikit tinggi karena kesal dengan Rehan.


"Maaf Bu Sonya ,saya ingin mengundurkan diri dari perusahaan ini benar2 karena ada urusan lain yang harus saya kerjakan, sama sekali bukan karena anda" kata Rehan dengan tegas." Mohon maaf saya pergi dulu untuk menyiapkan berkas2 yang akan di bawa nanti", kata Rehan sambil berdiri dan bergegas meninggalkan ruangan Sonya , dan berjalan ke arah ruangannya, sementara Sonya hanya menatap kepergian Rehan dengan hati sedih dan kecewa.

__ADS_1


" Rehan kenapa sampai saat ini kamu sama sekali tidak bisa membalas cintaku Rehan" , kata Sonya lirih, selama ini aku sudah menyingkirkan semua perempuan yang mencoba mendekatimu dan aku rela membunuh mereka sekalipun jika mereka tetap tidak mau menjauh darimu, itu semua karena aku sangat mencintai mu Rehan, aku ingin engkau jadi milik ku selamanya dan aku tidak akan ijinkan siapapun memilikimu, apa kau tidak tau itu, kenapa kau terus menutup pintu hatimu untuk aku, apa kurangnya aku Rehan, aku cantik, aku pintar dan aku kaya raya, tapi kenapa kau tidak hisa mencintai aku walau sedikit saja Rehan" , kata Sonya lirih dengan nada penuh kekecewaan.


__ADS_2