Maafkan Aku Selingkuh

Maafkan Aku Selingkuh
Tuan Kusuma meminta Rehan menjadi menantunya


__ADS_3

Beberapa menit kemudian, Surya Budi Kusuma dan Lia Dewi Budi Kusuma kedua orang tua Sonya keluar dari kamar mereka dan berjalan menuju ruang makan keluarga, ruang makan ini di desain oleh desainer paling terkenal di negri ini, sungguh indah dan menakjubkan, tak henti-hentinya Lia Dewi Budi Kusuma mengagumi keindahan ruang makan keluarga ini karena kesibukannya Mamanya Sonya baru sekali ini bisa ikut berkunjung melihat-lihat hotel barunya, ruangan ini bisa langsung melihat sinar bulan dan bintang tanpa terhalang apapun di situ juga ada sebuah teleskop untuk melihat rasi bintang, ruang makan keluarga didesain dengan atap yang bisa dibuka dan ditutup kembali, sehingga saat malam bertabur bintang atapnya bisa di buka agar bisa menikmati keindahan cahayanya dan saat hujan bisa ditutup kembali.


"Slamat malam Pak Surya, Bu Lia", sapa Rehan dengan senyum tulus untuk kedua orang tua Sonya sambil berdiri dari duduknya untuk menghormati sang tuan rumah, "Slamat malam Rehan " jawab mereka berdua bersamaan sambil melempar senyum untuk Rehan dan putri kesayangan mereka Sonya.

__ADS_1


Setelah kedua orang tua Sonya duduk ,Rehan dan Sonya pun ikut duduk mereka duduk berhadap-hadapan , mereka makan malam dengan tenang sambil sedikit membahas masalah hotel.


Orang tua Sonya belum tau kalau Rehan sudah mengundurkan diri dari perusahaan, "Rehan aku rasa kamu yang paling cocok mengurusi hotel ini, aku serahkan semua perkembangan hotel ini ditangan mu , kamu masih muda dan sangat berbakat dalam segala hal di bidang bisnis, kami percaya di tangan mu hotel ini akan berkembang dengan pesat, kami sudah sangat mengenal mu, karena kamu teman Sonya sejak SMA dan Sonya seringkali bercerita tentang Engkau Rehan, Kau pasti tau kalau Sonya menyukai mu bahkan sangat menyukai mu, karena sampai sekarang Sonya masih tidak mau memiliki pacar untuk pasangan hidup nya, Aku rasa kamu sangat cocok menjadi pasangan hidup Sonya," kata Surya Budi Kusuma dengan nada meminta kepada Rehan dan tersenyum dengan tulus kepada Rehan, sedangkan Rehan yang saat itu sedang meminum air putih dari gelas nya sampai ter batuk- batuk karena benar-benar kaget karena tidak menyangka akan mendengar kalimat itu meluncur dengan mudahnya dari mulut seorang Surya Budi Kusuma yang dikenal sangat tegas dalam segala hal di bidang bisnis. Rehan menatap mata Surya Budi Kusuma dia melihat ketulusan disana, Rehan berganti menatap Lia Dewe Budi Kusuma dan terlihat senyum tulus disana, kemudian menatap mata Sonya, Rehan melihat Sonya yang juga sangat kaget mendengar ucapan dari papanya, mata Sonya sampai sedikit melotot dan mulutnya terbuka, Surya Budi Kusuma tidak perduli dengan Rehan dan Sonya yang cukup syok mendengar perkataannya ,dia terus saja mengutarakan isi hatinya, " kami sudah mulai tua kami sudah ingin memiliki cucu, tapi ke tiga anak kami semuanya belum ingin menikah , kedua kakak Sonya bahkan sampai saat ini jarang pulang ke Indonesia mereka sangat menikmati dunia bisnis di luar negri, dan bilang kalau tidak ingin menikah untuk saat ini, hanya Sonya harapan kami satu-satunya untuk bisa cepat memiliki cucu, " Rehan kami sudah mengetahui kalau Sonya mencintai kamu, dan hanya dengan mu dia mau menikah, jika kamu mau menikahi Sonya semua bisnis kami yang ada di Indonesia akan kami serahkan semua kepada Mu untuk kalian kelola bersama." Sonya tersenyum sangat senang mendengar kata - kata Papanya, sebaliknya Rehan menjadi tidak enak hati karena harus menolak permintaan Orang tua Sonya, dia tau akan melukai harga diri orang tua Sonya jika dia menolaknya, Rehan berpikir keras untuk mencari kata -kata yang tepat untuk menolak orang tua Sonya yang selama ini sudah baik kepada nya.

__ADS_1


Akhirnya Rehan pun menjawab dengan hati-hati agar tidak menyinggung perasaan kedua orang tua Sonya yang sudah berniat baik kepadanya, " mohon maaf yang sebesar-besarnya bapak, ibu Kusuma saya tidak bermaksud menolak niat baik nya tetapi untuk saat ini sama seperti kedua putra anda saya sampai dengan hari ini belum berniat untuk menikah, dikarenakan kondisi saya yang saat ini tidak memungkinkan, Mama saya yang sangat sayangi saat ini sedang sakit dan sangat membutuhkan saya , belio membutuhkan saya selalu ada disampingnya dikarenakan dari itu saya juga sudah mengajukan pengunduran diri saya, karena saya harus merawat Mama saya," kata Rehan kepada kedua orang tua Sonya, dan dengan terpaksa harus mengatakan kondisi Mamanya saat ini, karena hanya alasan itu yang tidak akan membuat kedua orang tua Sonya tersinggung dengan penolakannya.


Sonya sangat kecewa mendengar penolakan Rehan, begitupula kedua orang tua Sonya, tetapi kedua orang tua Sonya bisa mengerti dengan alasan penolakan Rehan," Sakit apa beliau Rehan kenapa kamu juga harus mengundurkan diri dari perusahaan, bukankah kamu butuh pekerjaan untuk membiayai pengobatan orang tua mu?" tanya Surya Budi Kusuma kepada Rehan. " Mama saya sakit kanker hati Pak Surya", jawab Rehan dengan raut muka sedih, setiap kali mengingat sakit Mamanya Rehan tidak bisa menyembunyikan kesedihannya.

__ADS_1


Di malam yang sama di Jakarta Aleqxa sedang makan malam dengan Bimo di sebuah apartemen yang cukup mewah milik Bimo, apartemen Bimo ada di lantai 30 mereka makan malam di balkon apartemen tersebut, makan malam yang sangat romantis ,yang sengaja Bimo siapkan untuk makan malam bersama Aleqxa, Bimo memasak semuanya sendiri, ayam goreng crispy kesukaan Aleqxa dan menu lain yang sederhana , dari sore hari Aleqxa menunggu dan memperhatikan Bimo yang sibuk memasak, setelah semuanya selesai Bimo menatanya di meja makan yang ada di balkon apartemen dan menghiasinya dengan lilin, malam itu suasana sangat cerah, setelah selesai menyiapkan semua Bimo pun segera membersihkan dirinya dengan mandi air hangat , " Aleqxa tunggu sebentar di sini , aku akan mandi tidak lama 5 menit saja", kata Bimo sambil mengedipkan matanya dan segera berlari menuju kamar mandi, Aleqxa tersenyum melihat semua tingkah laku Bimo sepanjang sore hari ini, Bimo sudah memasak semua menu makan malam yang dia inginkan, dan tidak membiarkan Aleqxa untuk membantunya, semuanya, dikerjakannya sendiri, tidak lama kemudian Bimo pun sudah keluar dari kamar mandi dengan memakai celana jeans warna hitam dan kaos putih lengan panjang, Bimo tampak sangat tampan malam ini, dengan senyum menghiasi wajahnya Bimo berjalan mendekati Aleqxa yang berdiri menunggunya di balkon apartemen sambil memandang indahnya kota Jakarta di malam hari, Rehan berdiri di belakang Aleqxa , dan memeluknya dari belakang dan menyandarkan dagunya di pundak Aleqxa sebelah kanan ," dan Aleqxa pun tersenyum mendapatkan pelukan dari Bimo, "Bimo lihat indah sekali pemandangan kota Jakarta di malam hari" kata Aleqxa kepada Bimo, " iya pemandangan kota Jakarta memang sangat indah di malam hari, tapi jauh lebih kamu jauh lebih indah Aleqxa kamu cantik sekali malam ini Aleqxa " ,kata Bimo sambil mencium pipi kanan Aleqxa, dan memperkuat pelukan tangannya di pinggang Aleqxa, sedangkan Aleqxa mulai memejamkan matanya untuk menikmati pelukan dan ciuman Bimo dipipinya.


__ADS_2