
Sonya sudah selesai mandi dan berdandan cantik" Rehan lihatlah aku, kamu pasti terpesona lihat kecantikan ku pagi ini, jika saja kamu mau memandangku sedikit lebih lama pasti kau akan melihat kecantikan ku, tapi kenapa kau selalu saja mengalihkan pandangan mu dari ku, dari dulu kau selalu menghindari ku padahal kau tau pasti aku sangat mengagumi mu", kata Sonya hanya dalam hati dan wajah nya terlihat sedikit muram. Sementara Kalina hanya memperhatikan Sonya, sebenarnya Kalina kasian melihat Sonya yang cintanya bertepuk sebelah tangan , jika saja Sonya memiliki sifat yang baik ,pasti dengan senang hati Kalina akan membantu mendekatkan nya dengan Rehan , tapi Kalina tau pasti sifat Sonya, sehingga dia sendiri juga tidak rela kalau Sonya sampai mendapatkan Rehan.
" Kenapa kau melihat ku seperti itu Kalina?" kau pasti iri melihat kecantikan ku kan, aku Sonya Putri Kusuma memang cantik dan juga kaya raya, salah satu pewaris Kusuma Group, hidupku memang sangat beruntung dari kecil selalu bergelimang harta, jadi wajar kalau kau iri padaku, karena kau hanya terlahir dari keluarga yang miskin," kata Sonya membanggakan dirinya dengan menghina Kalina, dan kata-kata itu seringkali terlontar dari mulut Sonya kepada semua wanita yang dekat dengan Rehan.
Walaupun Kalina sering mendengar kata-kata itu terlontar dari mulut berbisa Sonya, Kalina tetap saja selalu merasa kesal dan serasa ingin mencabik-cabik mulut Sonya, tapi selama ini Kalina selalu menahannya,
__ADS_1
"Kalina kenapa kau hanya diam , apa yang kukatakan benar adanya kan sehingga kau tidak bisa mengatakan apapun kepadaku" , kata Sonya lagi kepada Kalina sambil tersenyum dengan bangganya, saat itu Kalina benar-benar di buat kesal oleh mulut Sonya yang berbisa, Kalina pun mendekati Sonya dan berdiri dibelakang Sonya , " lihatlah di kaca itu betapa kau memang sangat cantik dengan make up dan pakaian-pakaian mewah mu yang mahal, dan aku hanya wanita miskin yang jauh dari cantik, tapi aku sangat bahagia karena orang yang aku cinta Aldi Mahendra Jaya salah satu pewaris Mahendra Jaya Group perusahaan properti terbesar di negri ini, dia juga sangat-sangat mencintaiku dan akan rela melakukan apa saja untuk ku, dan perlu kamu ketahui sebentar lagi kami akan menikah, sedangkan kamu Sonya lihatlah cintamu untuk Rehan bertepuk sebelah tangan." setelah selesai berkata Kalina pun melangkah pergi meninggalkan Sonya", perjanjian kita aku batalkan dan uang mu akan aku kembalikan , karena aku sungguh-sungguh tidak rela kalau Rehan sampai dimiliki oleh wanita seperti kamu," teriak Kalina, mendengar kata-kata Kalina , Sonya langsung berlari mengejar Kalina," tunggu Kalina, kalau kau tidak mau membantu ku mendapatkan Rehan ,kamu akan aku pecat sekarang juga," kata Sonya angkuh sambil berkacak pinggang di depan Kalina," tidak perlu capek-capek memecat ku ,nhari ini juga aku mengundurkan diri dari perusahaan mu ", kata Kalina sambil tersenyum sinis kepada Sonya, dan berlalu pergi dari hadapan Sonya.
Sonya terdiam pikirannya melayang kepada Rehan, dia sudah membayangkan nanti malam akan menjebak Rehan, dia akan memberi Rehan obat perangsang dan akan membuat Rehan tidur dengannya, agar dia bisa menikah dengan Rehan , tapi usahanya tidak akan berhasil tanpa Kalina, Sonya merasa harapannya hilang saat Kalina tidak menghiraukan ancaman nya dan tidak jadi membantunya menjebak Rehan, sesaat kemudian karena obsesi Kalina yang begitu kuat untuk memiliki Rehan, dia segera berlari mengejar Kalina yang sudah berjalan cukup jauh, dia tidak menghiraukan lagi harga dirinya, " Kalina berhenti, aku minta maaf kalau sudah menyinggungmu tapi aku mohon bantu aku untuk mendapatkan Rehan", kata Sonya sambil menangkupkan kedua tangannya, dengan mata penuh harap kepada Kalina.
" Kalina hanya tersenyum sinis kepada Sonya, " maaf Sonya aku sudah berubah pikiran, aku tidak ingin lagi membantumu mendapatkan Rehan, hari ini aku pulang ke Jakarta silahkan berusaha sendiri untuk mendapatkan Rehan" , kata Kalina tegas kepada Sonya, tanpa menghiraukan Sonya yang terus memohon kepada Kalina untuk membantunya mendapatkan Rehan," Sonya merasa sangat kesal dan marah dengan Kalina ," awas kau Kalina kau akan menyesal karena telah menolak membantuku", teriak Sonya dengan nada mengancam," tapi Kalina tidak menghiraukan Sonya dan terus berjalan meninggal kan Sonya.
__ADS_1
Rehan dan Ruli saling berpandangan, dan sesaat kemudian Rehan mendekati Sonya," berhenti Sonya" , teriak Rehan, mendengar suara Rehan , Sonya seketika berhenti dan menoleh ke arah suara Rehan, Sonya pun melihat Rehan sudah berdiri di dekatnya, dan seketika Sonya berlari dan langsung memeluk Rehan dan menagis di dada Rehan, sesaat Rehan hanya membiarkan Sonya menagis di dadanya, kemudian dia memegang bahu Sonya dan menjauhkan dari dirinya, " kenapa kamu seperti ini Sonya?" apa yang terjadi dengan dirimu, nanti sing orang tua mu akan datang kenapa malah kamu bikin masalah seperti ini, cepat bersihkan dirimu, jangan membuat orang tuamu sedih melihat kondisimu yang seperti ini, kamu adalah seorang pimpinan perusahaan besar, kenapa kamu seperti ini, tenangkan dirimu jadilah Sonya yang kuat", kata Rehan mencoba menenangkan Sonya, dan menatap Sonya dengan tatapan yang tajam, baru pertama kali ini Rehan menatapnya seperti ini, Sonya pun menjadi merasa malu akan kelakuannya yang telah di lihat oleh Rehan," Sonya tenangkan hatimu dan bersihkan kembali dirimu, aku akan kebawah menunggu kedatangan orang tua mu," kata Rehan kepada Sonya, dan Sonya hanya seperti kerbau di cocok hidungnya, mengangguk dan menurut melakukan semua yang dikatakan Rehan tanpa banyak kata.
" Pak Ruli tolong segera bereskan tempat ini, jangan sampai Orang tua Bu Sonya tau ke jadian ini," kata Rehan kepada sang manajer hotel, dan Ruli sang manajer hotel segera memerintahkan anak buahnya membersihkan ruangan Sonya yang berantakan.
Rehan segera turun kebawah menuju kamar nya, saat Rehan masuk kamar terlihat Kalina sedang membereskan pakaiannya, dan Aldi dengan setia menunggu Kalina yang sedang memasukkan pakaiannya ke dalam koper, sambil memandang Kalina sang pacar tercinta dengan tatapan penuh kasih sayang, dan senyuman yang tersungging dari sudut bibirnya.Mereka tidak menghiraukan Rehan yang datang menghampiri mereka, Rehan melihat Aldi yang tak berkedip memandang Kalina segera mendekati Aldi dan memukul kepala Aldi dengan Koran yang diambilnya dari meja," Achh apaan sih pukul-pukul kepala" , teriak Aldi kesal karena Rehan menggangu khayalan indahnya bersama Kalina." lihat Kalina sampai segitunya, pasti nih otak kotor", kata Rehan sambil menunjuk kening Aldi dengan jari telunjuknya." ihh apaan sih loe Re, otak loe kali yang kotor", kata Aldi ga mau kalah.
__ADS_1
Rehan melihat Kalina yang hanya diam saja melihat Aldi dan dirinya bercanda, Rehan tau kalau Kalina sedang kesal," Kalina kamu mau pulang," tanya Rehan dengan lembut kepada Kalina, " iya" jawab Kalina tanpa melihat Rehan, dan Rehan hanya tersenyum melihat sikap sahabatnya yang sedang kesal itu." udah tau pakai tanya, basa-basi", kata Aldi sambil memukul lengan Rehan.