
Bimo dan Aleqxa melangkahkan kakinya keluar Villa , didepan Villa saat mau menaiki sepeda motor, Bimo diam sejenak mengedarkan pandangannya keseluruh area Villa diikuti Aleqxa melakukana hal yg sama keduanya tersenyum , mengenang semua masa kecil mereka disini bersama mama mereka.
"Ca , lain hari kita kesini lagi ya" kata Bimo kepada Aleqxa." Yups" disertai anggukan kepala oleh Aleqxa, " gue seneng berada disini Mo, trimakasih ya sudah bawa gue kesini" kata Aleqxa kepada Bimo.
"Bimo tersenyum, dan mengambil kedua tangan Aleqxa, dan di bawa kedadanya"Gue juga seneng Ca disini apalagi bersama loe😊🥰 ,sambil memandang mata Aleqxa dengan penuh cinta , kembali hati keduanya bergejolak tak menentu, Bimo tidak bisa menahan perasaannya, dengan pelan mendekatkan bibirnya ke bibir ranum milik Aleqxa, dan kembali keduanya dimabukkan oleh cinta , saling berpagutan ,mengulum lidah lawannya, bermain dirongga mulut sang kekasih hati dengan penuh gejolak asmara.
Aleqxa dan Bimo sangat menikmati setiap sentuhan ko bibir mereka bersatu mereka berpelukan sangat erat rasanya seperti tak ingin lepas dan berpisah lagi seperti dulu.
Sejenak kemudian mereka tersadar dan melepaskan ciuman mereka, saling memandang dan tersenyum😍☺️"Ayo kita pulang"kata Bimo diikuti anggukan kepala Aleqxa.
Bimo naik dimotornya dan Aleqxa memboceng di belakang dengan tangan yang melinggkar erat dipinggang Bimo, dan menyenderkan kepalanya di punggung Bimo.
Ditengah perjalanan menuju pulang kerumah Aleqxa , tiba2 terdengar teriakan seorang ibu yang menggendong anak kecil berteriak minta tolong" jambreett tolong" ibu itu berteriak berulang2 , Aleqxa menoleh kearah teriakan ibu itu, dan melihat dua seorang laki2 berlari sambil membawa lari tas berwarna hitam milik sang ibu setelah dia berhasil merebutnya dari tangan ibu itu.
"Bimo, berhenti" teriak Aleqxa kepada Bimo,dengan cepat Bimo menghentikan laju motornya, begitu Motor berhenti Aleqxa langsung turun dan berlari mengejar si penjambret "Aleqxa tunggu" teriak Bimo, sedetik kemudian Bimo ikut berlari mengejar Aleqxa, Bimo yang juga mendengar teriakan ibu itu sangat kuatir dengan Aleqxa yg mengejar si penjambret.
Saling kejar antara Penjambret ,Aleqxa dan Bimo akhirnya berhenti di sebuah gang buntu," "berhenti" teriak Aleqxa kepada si penjambret" kembalikan tas ibu itu" kata Aleqxa kepada si penjambret" si penjambret tertawa dan menjawab " serahkan semua yg kalian bawa,kalau tidak kalian akan mati" Aleqxa sangat kesal dan dengan cepat langsung menyerang si penjambret dengan cepat Aleqxa langsung bisa merebut dan mengalahlan si penjambret, Bimo yang ada dibelakang Aleqxa hanya melihat pertarungan antara Aleqxa dan si penjambret, Bimo tersenyum tipis melihat Aleqxa yang berhasil merebut tas si ibu dan melumpuhkan dengan cepat si penjambret." Hebat juga nih Caca" gumam Bimo.
Tapi si penjambret bukannya Takut malah tertawa2 sambil berkata " memang cari mati kalian" sebentar kemudian lebih dari 15 orang sudah mengepung tempat itu, Bimo langsung mendekati Aleqxa mereka berdua saling bepandangan dan reflek bergerak saling berpungungan" Ca, hati2 " kata Bimo." Sial kita dijebak" banyak bener Bim orangnya" kata Aleqxa lirih. " takut ya " kata Bimo sambil tersenyum tipis, " kagak lah kan ada loe disamping gue, jawab Aleqxa sambil menyunggingkan senyuman disudut kanan bibirnya.
" hei kalian ",serahkan semua yg kalian bawa , dan kamu yang laki2 silahkan serahkan semua milikmu dan pergi dari sini kalau mau selamat, tapi gadis cantik itu tidak boleh kemana2" kata seorang laki2 berbadan pendek gendut berkulit hitam legam, yg kelihatanya itu bos mereka.
__ADS_1
Aleqxa dan Bimo saling berpandangan" Bimo loe ga akan ninggalin gue kan?" tanya Aleqxa kepada Bimo dengan suara lirih, "ga mungkin lah Ca , kalau gue pergi ninggalin loe sama aja gue pergi ninggalin setengah nyawa gue" kata Bimo sambil menatap mata Aleqxa dengan penuh cinta," Aleqxa tersenyum mendengar jawaban Bimo dan melihat tatapan mata indah penuh cinta milik Bimo.
" hei kalian, kelihatannya memang kalian lebih cari mati, " kalian semua serang mereka habisin saja yg laki2 , tapi gadis cantik itu jangan kalian apa2 kan, kita bisa jual dia dengan harga tinggi " kata si laki2 pendek gendhut" sesat kemudian mereka semua yg ada disitu sudah siap hendak menyerang Aleqxa dan Bimo, tapi sebelum mereka menyerang tiba2 datang lebih dari sepuluh orang laki2 berbaju serba hitam dengan senjata api mendatangi mereka dengan cepat dan bergerak melindungi Aleqxa dan Bimo.
" hadapi mereka" kata Bimo tegas kepada salah satu orang berbaju hitam, " siap bos " jawab laki2 itu dengan tak kalah tegas.
laki2 pendek gendut dan semua orang yg ada disitu sangat terkejut dengan kedatangan orang2 berbaju serba hitam, layaknya para bodyquard.
Sesaat kemudian terjadilah pertarungan diantara mereka, tapi Aleqxa sudah di tarik tangannya dengan cepat oleh Bimo untuk meninggalkan tempat itu , mereka berlari menuju tempat dimana terjadi penjambretan Bimo dan Aleqxa melihat ibu dan anak kecil tersebut masih disana , duduk di emperan toko, sedangkan si ibu masih menangis sambil menggendong anaknya, orang 2 yang ada disitu berkerumun dan hanya melihat mereka saja bahkan ada yg hanya mefoto2 mereka tanpa memberikan bantuan.
Aleqxa dan Bimo menghampiri si Ibu dan memberikan tas yang tadi diambil oleh si penjambret, "ini Bu tasnya, sambil melihat si ibu dan anak kecil yang ada di gendongan."trimakasih nak" kata si ibu" yang masih saja menagis, Aleqxa melihat si anak yang pucat ," Bu apa anak ibu sakit ?" tanya Aleqxa sambil memegang kening si anak yg terasa sangat panas, " iya nak sudah 2 hari ini anak ibu badannya panas ,ibu mau membawanya ke rumah sakit' kata si ibu.
"Lho Bu rumah sakit terdekat masih sangat jauh kenapa tadi ibu berjalan?"kenapa tidak naik taxi? tanya Aleqxa kepada si ibu.
Aleqxa menarik nafas dalam, sudut matanya mulai mengalir , dadanya terasa sesak melihat kondisi ibu dan anak tersebut." Ibu biar kami antar ibu ke rumah sakit'"
Bimo yg sedari tadi mendengarkan percakapan Aleqxa dengan si ibu denagn cepat bertindak, dia memanggil anak buahnya untuk mengantarkan si ibu dan anak kerumah sakit"kata Aleqxa kepada si Ibu.
Si Ibu memandang Aleqxa dengan mata yg penuh ucapan trimakasih, dia hanya bisa menangis karena bibirnya tidak sanggup berkata2.
Anak buah Bimo yang tadi sedang menangani para gerombolan penjambret, dengan cpt
__ADS_1
melumpuhkan mereka tidak sampai 10 mnt mereka semua dibuat kocar kacir, ada yg patah tangan, Patang kaki, dll.
Dengan cepat 2 orang yg diperintahkan Bimo menghampiri mereka, dan memberi salam hormat kepada Bimo.
"Bu biar mereka yg antar ibu ke rumah sakit',dan jangan memikirkan biaya rumah sakit,cukup pikirkan kesehatan anak ibu dan ibu sendiri," kata Bimo kepada Si Ibu.
Bimo memberi tanda kepada anak buahnya, dengan cepat kedua anak buahnya memapah ibu itu masuk kedalam mobil Mercedes berwarna hitam," silahkan naik ke mobil Ibu" kata laki2 berbaju serba hitam dengan sopan "
Si Ibu menoleh kearah Bimo dan Aleqxa," Terimakasih nak, terimakasih bayak, Tuhan pasti membalas kebaikan kalian," kata si ibu.
Bimo dan Aleqxa mengangguk pelan,dan bersamaan menjawab," Amien, sama2 ibu.
Sesaat kemudian mobil Mercedes yg membawa ibu dan anak itu pergi ke arah rumah sakit.
"trimakasih ya Bim, kata Aleqxa kepada Bimo.
"untuk apa kamu berterimakasih padaku leqxa?" jawab Bimo.
" untuk yg sudah kamu lakukan kepadaku dan ke pada si Ibu dan anaknya" jawab Aleqxa .
Bimo tersenyum tipis," sudahlah ayo kita pulang, gue dah terlambat antar loe nih Ca, bisa kena marah mama loe dah gue" Bimo berkata sambil menaikan kedua alisnya.
__ADS_1
Aleqxa tersenyum, dan melangkah mensejajarkan dirinya dengan Bimo yang melangkah duluan menuju motor yang tadi diparkir di pinggir jalan, sesaat mereka menaiki motor dan melaju kearah jalan pulang kerumah, Aleqxa memeluk Bimo dengan erat rasa bahagia menyelimuti hatinya, melihat Bimo begitu ternyata begitu baik.