Maafkan Aku Selingkuh

Maafkan Aku Selingkuh
Tiba di Surabaya


__ADS_3

Kira-kira 1.40 jam kemudian pesawat sampai di bandara Juanda Surabaya, Rehan dan yang lainnya segera berkemas untuk turun dari pesawat, di bawah sudah menunggu mobil Alphard berwarna hitam keluaran terbaru untuk menjemput mereka dan melanjutkan kembali perjalanan mereka langsung ke lokasi Proyek.


Rehan duduk di samping Sonya, agar tidak di ajak bicara oleh Sonya, Rehan memejamkan matanya berpura-pura tidur, tiga bulan yang lalu saat Sonya datang dan menggantikan pimpinan yang lama, Rehan memang sudah berencana akan mengundurkan diri dari perusahaan tersebut, apalagi Rehan tahu ternyata perusahaan di mana tempat dia bekerja adalah perusahaan milik keluarga Sonya.


Rehan tau betul sifat Sonya jadi dia tidak ingin menjalin hubungan sama sekali dengan Sonya, Rehan takut Sonya mencelakakan teman-teman wanita yang dekat dengannya termasuk Kalina, karena dari dulu Sonya tidak suka kalau Rehan dekat dengan wanita walaupun itu hanya sebatas teman, tapi karena tangung jawab akan pekerjaannya yang belum selesai Rehan menunda waktunya untuk mengundurkan diri.


Sonya hanya melihat Rehan dengan kesal, dia ingin sekali berbincang-bincang dengan Rehan karena waktu untuk bisa bersama-sama Rehan sangat sulit, Rehan selalu saja menghindar, ada saja alasan Rehan untuk bisa menghindari Sonya, dan itu menyebabkan Sonya kesal dan kekesalannya dilampiaskan kepada semua bawahannya, tidak ada hari yang tenang setelah Sonya masuk dan menjadi pimpinan perusahaan, setiap hari ada saja masalah yang membuat Sonya marah-marah tidak jelas ,hanya di saat ada Rehan di sampingnya Sonya mendadak jadi kucing yang manis tidak marah-marah dan mengeluarkan kata2 kasar, dan seluruh karyawan mengetahui itu.


Sekitar 30 menit mobil yang ditumpangi mereka sampai di lokasi proyek, saat ini proyek yang dikerjakan Rehan adalah membuat sebuah Hotel bintang lima, dari mencari lahan sampai pembangunan Rehan yang memegang kendali dan sekarang hanya menunggu penyempurnaan saja sehingga hotel baru ini bisa mulai di operasikan dengan semestinya bulan depan, beberapa bulan terakhir Rehan sering kali bolak-balik Jakarta - Surabaya, karena Rehan tidak tega meninggalkan Mama tersayang sendirian lama-lama dirumah.

__ADS_1


Kedatangan Rehan sudah disambut oleh manajer hotel yang sudah berdiri di lobby hotel, apalagi Ruli sang manajer hotel sudah diberitahu Rehan kalau Sonya anak sang pemilik perusahaan dan juga menjadi bos nya saat ini ikut datang bersama dia saat ini.


" Slamat siang Bu Sonya Pak Rehan" kata Ruli sambil mengulurkan tangannya kepada semua yang datang bersama Rehan, sang manajer menyambut mereka dengan sangat antusias apalagi melihat Sonya yang cukup cantik , apalagi Sonya adalah bos besar mereka ,anak sang pemilik hotel tersebut.


" Rehan aku capek ,kita istirahat dulu saja , setelah itu baru kita mulai kerja," kata Sonya sedikit manja kepada Rehan, sambil memegang lengan Rehan. Sonya sama sekali tidak malu dengan tingkah manjanya kepada Rehan walau itu didepan umum didepan semua bawahannya, dan itu sungguh membuat Rehan risih.


" Bu Sonya silahkan istirahat ,biar Kalina yang menemani Bu Sonya, biar saya saja dan teman-teman yang menyelesaikan semua pekerjaan yang belum selesai", kata Rehan dengan hormat kepada Sonya.


" tidak usah terheran-heran Kalina, disini memang sangat indah seumur hidup mu belum tentu kamu bisa melihat keindahan seperti ini lagi" ,kata Sonya sedikit angkuh kepada Kalina, kamu bisa menikmati semua fasilitas dikamar khusus keluarga ini dan menikmati keindahan pemandangan dilantai teratas hotel ini asal kamu bisa bujuk Rehan untuk ikut tidur di lantai ini, di kamar khusus ini" kata Sonya lagi, sambil menatap tajam ke arah Kalina.

__ADS_1


Kalina hanya tersenyum mendengar kata-kata Sonya," dasar wanita gila " kata Kalina dalam hati. Sonya langsung menuju kamarnya diikuti oleh Kalina dan petugas hotel, sesampainya di hotel Sonya melihat sekeliling ruangan, " Kalina kalau kamu bisa membujuk Rehan untuk menempati kamar ini kamu boleh menempati kamar yang itu", kata Sonya sambil menunjuk kamar untuk Rehan dan kamar untuk Kalina.


" kalian kenapa masih berdiri di sini, pergi sana ,bentak Sonya kepada kedua petugas hotel yang mengikutinya," maaf Bu Sonya apa anda tidak memerlukan apa-apa, saya disini untuk melayani keperluan anda", kata petugas tersebut dengan nada pelan dan kelihatan takut-takut.


" aku tidak butuh kalian,pergi sekarang" kata Sonya sedikit membentak, sehingga membuat dua petugas hotel tersebut ketakutan dan cepat-cepat meninggalkan tempat itu.


Sonya kembali melihat kearah Kalina,


" bagaimana Kalina, apa kamu bisa membujuk Rehan untuk tidur di kamar ini?" Sonya kembali bertanya kepada Kalina." baik Bu Sonya nanti saya akan coba bujuk Rehan untuk tidur disini" jawab Kalina santai. " gila aja gue bujuk Rehan tidur disini sama perempuan gila seperti kamu, tidak mungkin aku lakukan ,yang ada gue bujuk Rehan biar menjauh sejauh-jauhnya dari wanita seperti kamu Sonya", kata Kalina dalam hati.

__ADS_1


Sonya melangkah ke sofa dan duduk bersantai sambil memainkan ponselnya, sementara Kalina mengikuti Kalina duduk di sofa di depan Sonya, sambil melihat dengan kesal segala tingkah laku Kalina, " Bu Sonya kalau tidak ada yang ibu butuhkan dari saya , saya akan turun ke bawah membantu Pak Rehan menyelesaikan pekerjaannya" kata Kalina kepada Sonya." tidak usah ,kamu disini temani saya saja, saya tidak akan ijinkan kamu mencari-cari kesempatan untuk mendekati Rehan", kata Sonya tegas.


" Kalina saya akan naikkan gaji mu 3x lipat asal kamu mau membantu aku melaksanakan tugas yang saya berikan untukmu" , kata Sonya kepada Kalina." tugas apa yang Bu Sonya mau berikan kepada saya?",tanya Kalina penasaran." kamu tahu dari dulu bahwa saya sangat mencintai Rehan dan saya akan lakukan apapun untuk mendapatkan Rehan, saya adalah wanita cantik dan kaya raya pewaris tunggal Arta Jaya Group, jadi kamu tau kan kalau Rehan bisa mendapatkan saya dan menikah dengan saya itu adalah keuntungan buat Rehan" , kata Sonya berapi-api, dan Kalina hanya mendengarkan kata- kata Sonya dengan santai,karena Kalina juga sudah mengenal Sonya semasa kuliah, "dasar wanita sombong , sudah gila sombong pula" , kata Kalina dalam hati." iya Bu Sonya saya tau semua itu, lalu tugas apa yang akan ibu berikan kepada saya?",tanya Kalina.


__ADS_2