
Bimo melajukan motornya dengan kecepatan cukup tinggi agar cepat sampai dirumah Aleqxa, karena jam sudah menunjukkan pukul 19.15 malam , sudah lewat dari waktu yang di berikan Ratih mama Aleqxa.
Sekitar Pukul 19.25 menit , Bimo dan Aleqxa sampai di pintu gerbang rumah, dengan cepat Aleqxa turun dari motor, dan segera masuk di ikuti oleh Bimo dari belakang, sementara di dalam rumah Ratih sudah menunggu Aleqxa dengan sedikit rasa kuatir, mendengar motor Bimo datang,Ratih langsung menengok keluar jendela melihat ke luar, Ratih merasa lega karena dilihat anak gadisnya dalam keadaan baik baik saja" Awas kamu Bimo, baru sekali kamu bawa anak Tante, sudah berani bikin Tante kuatir, " gumam Ratih dalam hati, sambil melangkah kearah pintu utama dan membukanya.
Aleqxa cepat2 menuju pintu utama yg dilihat terbuka dengan mamanya yg sudah berdiri disana menantikan kedatangannya,diikuti oleh Bimo yang ada di belakangnya.
" Malam Tante ,maaf saya terlambat mengantar Aleqxa pulang," kata Bimo begitu sampai didepan pintu bersama Aleqxa sambil menangkupkan kedua tangannya dan menundukkan sedikit kepalanya.
"Ratih melihat sikap Bimo yang begitu sopan ,hatinya luluh tidak jadi memarahi Bimo,
sudahlah yang penting Aleqxa sudah sampai dirumah, " Aleqxa cepat masuk dan kamu Bimo pulang lah" perintah Ratih tanpa bisa dibantah lagi.
Bimo menatap Aleqxa begitupun Aleqxa menatap Bimo, Ratih memperhatikan kedua tatapan tersebut, tatapan penuh cinta dan kasih sayang," Aleqxa ayo masuk, "seru Ratih yang membuyarkan tatapan mata Bimo dan Aleqxa.
"iya Mam" jawab Aleqxa. Tante ,leqxa mohon pamit, slamat malam ."hati2 ya Bim" seru Aleqxa, Bimo menjawab dengan anggukan kepala,sementara Ratih berbalik masuk kedalam rumah dan duduk di ruang tengah menunggu Aleqxa.
Bimo membalikkan badan dan sebelum berlalu pergi bersama motornya Bimo melambaikan tangan dan membentuk tanda hati dengan kedua tangannya, Aleqxa membalas melakukan hal yang sama.
Aleqxa berbalik menuju ruang tengah menghampiri mamanya, " maaf ya mam, leqxa plg terlambat pasti membuat mama cemas, tadi dijalan leqxa berhenti beberapa waktu karena menolong seorang ibu menggendong anaknya yg sedang sakit di jambret tasnya mam" tanpa diminta oleh mamanya Aleqxa langsung saja menceritakan kejadian tersebut agar mamanya tidak marah dan tidak menyalahkan Bimo.
__ADS_1
Mendengarkan cerita Aleqxa ,Ratih hanya mengangguk dan berkata" sudahlah cepat mandi dan istirahat mama mengerti" kata Ratih kepada Aleqxa.
Aleqxa mendekati mamanya dan memeluk dengan erat" makasih ya mam" kata Aleqxa dengan sangat manja kepada mamanya. "sudah mandi sana jangan peluk2 mama, bau belum mandi, kata Ratih sambil menarik hidung anak tersayangnya itu.
"iya Mam,aduh sakit nih hidung leqxa lepasin dunk mam," sambil terus memeluk mamanya dengan erat, dan tersenyum2 jahil.
"aduh lepasin leqxa, sana mandi" kata Ratih sambil berusaha melepaskan pelukan Aleqxa"
"iya Mam" Aleqxa melepaskan pelukannya dan mencium pipi sang Mama, kemudian beranjak pergi kekamar,"Aleqxa kamu keliatannya sudah jatuh cinta dengan Bimo, bagaimana dengan Rehan nanti",apa yg harus kulakukan?" gumam Ratih.
Sesaat Aleqxa tiba di kamarnya, terdengar bunyi WA , Aleqxa membuka WA dilihatnya itu WA dari Rehan, Aleqxa hanya melihatnya saja tapi tidak membukanya, kemudian dia menaruh HP nya dimeja samping tempat tidur, dan masuk ke dalam kamar mandi.
Aleqxa mengisi bathub dengan air hangat dan memasukkan aroma terapi di dalamnya,kemudian masuk kedalam bathub setelah melepaskan seluruh pakaiannya.
Di tempat lain Bimo baru saja sampai dirumahnya, tepatnya dirumah neneknya, ibunda mamanya Bimo,
sebuah rumah yg megah dan mewah layaknya istana luas bangunannya saja 1000m2 dengan luas tanah 3000m2 dan berbagai macam fasilitas y komplit di dalamnya.
Bimo tinggal bersama neneknya dan tiga saudara sepupunya, dua orang laki2 dan satu perempuan,mereka adalah keturunan dari keluarga yang super kaya, super gabut, super kocak,super smart dalam bidangnya masing2 dan yang pasti sangat2 rukun dikala baru rukun ,karena dikeluarga ini tiada hari tanpa berantem,tanpa keributan karena seluruh anggota dikeluarga ini semuanya usil terutama sang nenek.
__ADS_1
Bimo yg baru saja sampai,setelah menyandarkan motornya melangkah masuk kedalam rumah, baru saja sampai di pintu utama Bimo sudah disambut oleh sang nenek tercinta dengan senyuman nakalnya.
,"aduh cucu nenek yg guanteng ini dari pagi keluar baru pulang jam segini,senyum2 sendiri kaya Orgil aja, dari mana saja sih CuTeng? jangan2 loe kesambet CuTeng? dari loe turun motor smp detik ini senyum2 sendiri," kata sang nenek sambil berkacak pinggang.
" kepo ya, ingin tahu apa ingin tahu banget" kata Bimo tak mau kalah menggoda sang nenek, "hiiih sory yah ga penting amat mau loe kemana juga nenek ga peduli" jawab sang nenek sambil memukul kepala Bimo," cepat sana mandi badan loe bau nenek mau muntah rasanya deket loe" seru sang nenek kepada Bimo." lagian siapa suruh deket2 ,nenek aja yg sukanya deketin cucu nenek yg guanteng ini ,sampai2 nagis2 pengen Bimo tinggal disini sama nenek " kata Bimo sambil menjulurkan lidah kepada neneknya dan berlari menuju kamarnya.
" dasar cucu kurang ajar ,berani ya mengejek nenek" seru sang nenek, tapi tak.dihiraukan oleh san cucu yg sudah keburu berlari menuju ke kamarnya.
tak lama terdengar teriakan dari kamar Bimo,
"kalian semua siapa yang naruh bunga mawar segini bayak dikasur gue, cepat bersihin"
"si nenek yang mendengar teriakan Bimo segera berlari menuju kamar Bimo dan melihat kedalam, sambil tertawa2 melihat di kasur Bimo penuh dengan bunga mawar layaknya kasur seorang pengantin cuman yg ini bunganya terlalu over banyakanya," ini pasti ulah nenek kan ? kata Bimo kepada neneknya,
"enak aja main tuduh nenekmu ini tidak tau apa2 ya CuTeng" kata sang nenek.
disaat yang sama ketiga soudara Bimo, juga masuk kedalam kamar, Rifan Mahendra Jaya anak dari kakak mamanya Bimo lebih tua 2th dari Bimo, dia seorang ahli IT di tanah air . Talita Mahendra Jaya adik dari Rifan seumuran dengan Bimo ,dia kuliah jurusan kedokteran. dan Rico Perdana Putra selisih 1th lebih muda dari Bimo dan Talita anak dari adik mamanya Bimo.
mereka bertiga tak kalah kencang ketawanya dari sang nenek saat masuk kekamar Bimo, dan melihat tempat tidur Bimo yg dipenuhi bunga mawar.
__ADS_1
" ohh pasti ni ullah kalian bertiga ya, kurang kerjaan banget sih naruh bunga mawar di kasur gue, cepet bersihin" seru Bimo kepada ketiga saudaranya.
"enak aja datang2 main perintah" kata Rifan kepada Bimo," ya iyalah karna ini kerjaan kalian jadi kalian yg bersihin, gue udah cape habis mandi mau tidur pokoknya gue gak mau tau kasur gue harus sudah bersih," kata Bimo sambil masuk ke dalam kamar mandi.