Maafkan Aku Selingkuh

Maafkan Aku Selingkuh
Perjalanan ke puncak


__ADS_3

"Aleqxa sejak kapan kamu mengenal laki2 itu" tanya Rehan memulai perbincangan dengan Aleqxa, "siapa namanya?" sambil sebentar2 menoleh kesamping melihat wajah Aleqxa dan ke jalan raya , Rehan memperhatikan wajah Aleqxa yang mendadak seperti orang linglung mendengar pertanyaannya, Aleqxa anggap seprti pembicaraan kita semalam anggap aku kakakmu yah ceritalah biar hatimu lega, akupun juga akan lega jika tahu dia siapa, aku hanya berharap dia laki2 yang baik dan tepat untukmu , agar kamu bisa bahagia bersamanya, karena aku tidak akan rela melepasmu kalau dia bukan laki2 yang baik yang pada akhirnya hanya akan membuatmu menderita, kata Rehan dengan lembut dan penuh perhatian pada Aleqxa.


Aleqxa menatap Rehan, entahlah setiap kata2 Rehan membuat dia merasa sebagai wanita bodoh karena hatinya tidak bisa mencintai laki2 sebaik Rehan yang selama ini sudah menemani sebagian besar cerita penting dalam hidupnya selama ini, dengan tersenyum Aleqxa menjawab pertanyaan Rehan, " jika hatiku ini bisa aku kendalikan, aku lebih memilih untuk mencintaimu mas Rehan, aku sungguh sangat beruntung punya teman saudara dan kakak sepertimu mas Rehan" kata Aleqxa mengawali mengawali jawabannya dengan suara yang sangat lembut. Rehan tersenyum mendengar kata2 Aleqxa.


"Sesungguhnya aku sudah lama mengenalnya mas Rehan, bahkan sebelum Aleqxa mengenal mas Rehan, Dia Momo yang dulu pernah aku ceritakan sama mas Rehan, teman masa kecilku mas Rehan namanya Bimo Hutama Putra, yang dulu aku semasa kecil aku memanggilnya Momo dan dia memanggilku Caca" kata Aleqxa kepada Bimo.


"Entah kenapa aku selalu teringat padanya, walau mama menyuruhku untuk melupakannya, dan tak mengingatnya lagi, saat ini mama belum tau kalau Bimo adalah Momo ,teman masa kecil Aleqxa dan anak sahabat Mama.Entah kenapa hati kecil Aleqxa menahan untuk bilang pada Mama kalau Bimo adalah anak sahabat Mama yang dulu kita sering berlibur bersama.Rehan mendengarkan semua cerita Aleqxa dengan seksama, dia merasa ada sesuatu yang ada pada Bimo yang membuat Ratih menginginkan Aleqxa melupakannya.


"Kami baru saja bertemu 5 hari yang lalu di kampus, entah kenapa saat Aleqxa melihat Bimo di kantin pertama kalinya ada sesuatu yang menarik hati Aleqxa untuk mendekatinya. Aleqxa hanya merasa kenal dan sangat dekat dengannya padahal saat itu Aleqxa belum tau kalau itu Momo teman masa kecil Aleqxa yang selama ini Aleqxa selalu merindukannya, karena wajah Momo kecil sering muncul dalam mimpi Aleqxa selama ini.


Aleqxa menceritakan semua dengan jujur kepada Rehan , dan Rehan mendengarkannya dengan seksama, ada rasa cemburu dihati Rehan kepada Bimo tapi dengan cepat Rehan menarik nafas dalam2 untuk mengendalikan hatinya saat ini.

__ADS_1


Rehan menghentikan mobilnya di lampu merah, dan saat itu ada seeorang anak kecil meminta2 mengetok jendela Aleqxa , dengan cepat Aleqxa menurunkan kaca mobilnya dan memberikan uang 20rb kepada si anak kecil "trimakasih kakak" sambil membungkukkan badannya , kata anak kecil itu dengan wajah yang sangat bahagia karena mendapatkan lembaran uang 20rb yang sangat jarang mereka dapatkan,


"sama2 dhek" jawab Aleqxa.


Sedetik kemudian si anak mengetok mobil mewah yang ada di samping Aleqxa," dengan cepat kaca mobil itupun diturunkan dan dari dalam mobil terdengar suara teriakan seorang wanita muda " jangan berani Sentuh mobilku gelandangan" teriak si wanita muda itu sambil mendorong kepala si anak kecil dengan kuat sehingga si anak sampai jatuh membentur mobil Rehan bagian depan, melihat kejadian itu Aleqxa dengan cepat turun dan menolong si anak kecil," dhek kamu ga papa" tanya Aleqxa kepada si anak kecil." ga papa kakak , kata si anak kecil sedikit terisak sambil menahan sakit di bagian punggungnya karena terbentur mobil Rehan.


Sesaat kemudian Aleqxa menggebrak bagian depan mobil mewah tersebut , begitu kaca mobil diturunkan oleh wanita sombong itu, Aleqxa memaki2 wanita sombong itu" Heii wanita sombong jaga kelakuanmu tidak sepantasnya kamu mendorong anak kecil ini" teriak Aleqxa dengan emosinya karena Aleqxa paling tidak suka dan tidak akan diam saja melihat penganiayaan di depan matanya pada orang tak bersalah apalagi anak kecil.


Rehan segera keluar dari mobil dan membawa Aleqxa masuk ke mobil tanpa memperdulikan sedikitpun wanita sombong itu, Rendi menenangkan Aleqxa dengan menepuk bahunya" tenang Leqxa " kata Rendi.


Lampu merah sudah berganti hijau, di belakang Mobil yang lain sudah membunyikan klakson tidak sabar ingin segera jalan, Aleqxa segera masuk mobil tanpa memperdulikan wanita tersebut kejadiannya begitu cepat, Rehan sangat tau karakter Aleqxa jika wanita itu terus memaki pasti akan di hajar habis oleh Aleqxa. Sementara si anak kecil itu sudah pergi entah kemana.

__ADS_1


"Aleqxa tenangkan dirimu" kata Rehan sambil menginjak gas menjalankan mobilnya , beberapa saat mobilnya melaju Rehan melihat dari kaca spion ada beberapa mobil mengikuti mereka di belakang termasuk mobil mewah yang digebrak oleh Aleqxa.


Perasaan Rendi mulai tidak enak, dia tau pasti mobil itu akan menghentikannya, segera Rendi melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi , tapi mobil Rendi bukan tandingan mobil yang mengejarnya, ada beberapa mobil mewah mengejar mereka " melihat Rendi melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi tidak seperti biasanya, Aleqxa langsung melihat kebelakang , " kita di ikuti ya mas?" kata Aleqxa kepada Rehan, percuma mas Rehan kita tidak akan bisa menghindar dari mereka, kita berhenti saja dan kita lihat apa yang mereka inginkan", mendengar perkataan Aleqxa seperti itu Rehan tau saat ini Aleqxa sedang ingin menghajar orang untuk melampiaskan kekesalannya tadi.


"Aleqxa jangan cari masalah , kalau bisa menghindar lebih baik kita menghindar saja, " kata Rehan dengan lembut kepada Aleqxa." iya mas tapi kita ga mungkin bisa menghindari mereka, mereka pasti hanya menunggu jalan yg sepi untuk menghentikan kita," kata Aleqxa.


Beberapa saat kemudian mobil Pajero sport keluaran terbaru langsung menyalip mobil Rehan dan benar saja mobil itu pun berhenti mendadak menghalangi mobil Rehan,


waktu ada di jalan yang cukup sepi.


" Beberapa pria berpakaian turun dari mobil tersebut dan langsung menghampiri mobil Rehan ,"Keluar kalian" teriak seorang pria sambil menggedor kaca mobil Rehan," Hallo Bram tolong aku yah, aku di cegat beberapa preman di jalan ......tolong cepat datang"kata Rehan dengan seseorang di telephone." Mas Rehan TLP siapa? tanya Aleqxa kepada Rehan, " telephone Bram sahabat mas kebetulan dia seorang letnan polisi di sini.Rehan sengaja tidak mematikan telephone gengamnya agar Bram temannya bisa mendengar dan mengetahui situasinya saat ini, tanpa banyak kata Bram segera pergi bersama beberapa anak buahnya menuju jln yang dikatakan oleh Rehan.

__ADS_1


" Ayo cepat keluar teriak beberapa orang sambil terus menggedor kaca mobil Rehan, "Aleqxa kamu di mobil saja biar Mas saja yg keluar" kata Rehan sambil membuka pintu mobil dan keluar dari mobil , Aleqxapun ikut keluar dia tidak mau membiarkan Rehan menghadapi orang2 itu seorang diri apalagi masalah ini terjadi karena dirinya, melihat Aleqxa ikut keluar Rehanpun langsung berjalan mendekati Aleqxa, begitu juga Aleqxa langsung mendekat ke Rehan. Mereka berdiri bersebelahan untuk saling melindungi.


__ADS_2