Maafkan Aku Selingkuh

Maafkan Aku Selingkuh
Menunaikan kewajiban


__ADS_3

Perlahan Rehan menyentuh dengan lembut semua bagian sensitif tubuh istri tersayangnya Aleqxa untuk pertama kali, dengan detak jantung yang kian memburu di dada ke duanya, jari jemari Rehan yang kuat tapi sangat lembut menyentuh seluruh bagian tubuh Aleqxa dari atas sampai bawah tidak ada yang terlewatkan, tubuh Aleqxa pun menegang merasakan sentuhan nikmat yang diberikan oleh sang suami Rehan, di buka nya lah satu persatu baju yang menempel ditubuh Aleqxa sampai tak tersisa , Rehan melihat tubuh polos istri tercintanya dengan kagum, matanya tak ingin lepas sedetikpun melihat tubuh istrinya, " sudah siap sayang, Mas akan lakukan kewajiban Mas Rehan untuk istri Mas tercinta," kata Rehan dengan lembut dan tersenyum penuh kasih sayang, Aleqxa pun menganggukkan kepalanya pelan dengan muka memerah menahan sedikit malu yang masih ada di hati dan pikiran nya sekarang, " Mas Rehan aku sangat menginginkannya cepat lakukan" kata Aleqxa dalam hati karena masih sangat malu untuk terus terang kepada Rehan agar segera melakukannya, dari tadi sesungguh nya Aleqxa sudah tidak tahan dengan sentuhan - sentuhan lembut yang diberikan Rehan di seluruh tubuh nya, rasanya dada Aleqxa serasa meledak-ledak dan sekujur tubuh Aleqxa menegang, Aleqxa benar-benar merasakan tubuh bagian bawahnya ingin segera di suntik oleh suami nya.


Rehan tersenyum melihat istrinya menganggukkan kepala malu-malu dan muka memerah,Rehan tau istrinya saat ini benar-benar butuh pertolongannya geliatan tubuh dan ******* istri tercintanya menandakan harus segera di suntik dengan suntikan nikmat senjata pusaka nya, yang selama ini tersimpan dengan aman di sarungnya dan masih disegel belum disentuh apalagi terpakai untuk menyuntik seorang wanita, karena Rehan menjaganya selama ini hanya untuk menyuntik Aleqxa istri tercintanya.

__ADS_1


Dengan cepat tapi lembut Rehan sendiri yang sesungguhnya juga sudah tidak tahan memberikan pertolongan untuk istri tercintanya, segera melakukan tugasnya menjadi dokter cinta, Aleqxa sedikit menjerit karena rasa sakit yang dirasakannya saat dokter cinta menyuntikkan setengah jarum nya" tahan sayang sedikit lagi " kata Rehan dengan senyum sambil mengedipkan sebelah matanya, dan setelah jarum suntik sudah seluruhnya menancap di tempatnya dan perlahan digoyang oleh sang dokter cinta,Aleqxa pun mulai merasakan sensasi yang luar biasa, rasa sakit berganti rasa nikmat yang tak bisa dikatakan, tubuh keduanya pun akhirnya bersatu dalam kasih sayang dan cinta untuk menikmati pagi yang indah yang tak akan mereka pernah lupakan, " sudah dua jam mereka bertarung habis-habisan untuk menikmati titik puncak kenikmatan tertinggi , yang sudah mereka taklukkan beberapa kali dalam dua jam ini, dan saat itu terdengarlah bunyi ketukan pintu dan panggilan dari luar, " Aleqxa Rehan" ketukan pintu dari luar dan suara Ratih sang Mama tercinta pun mulai terdengar ditelinga mereka berdua, dengan muka sedikit panik Rehan menghentikan aktifitasnya yang sedang jarum suntik nya" Mama sayang" , kata Rehan" tunggu Mas nanggung kurang dikit kata Aleqxa yang tak ingin Rehan menghentikan aktifitasnya karena Aleqxa hanya tinggal sedikit lagi mencapai puncaknya lagi dan memberi kode agar Rehan cepat menuntaskan pekerjaannya, Rehan pun segera menuruti permintaan istri tercintanya dengan sedikit panik segera mempercepat ritme nya agar Aleqxa segera sampai ke puncak kenikmatan, sedangkan diluar Ratih terus saja memanggil nama Rehan dan Aleqxa sambil mengetuk pintu karena takut terjadi apa-apa dengan anak gadis nya, jam sudah menunjukkan pukul 12.00 wib tapi anak gadisnya tak kunjung bangun di malam pertamanya, Ratih takut terjadi sesuatu yang tidak di inginkan pun terus saja berteriak memangil nama Rehan dan Aleqxa, tepatnya sesungguhnya yang di rasakan Ratih saat ini bukan takut, tapi kepo alias penasaran , apa yang terjadi saat malam pertama Rehan dan Aleqxa sehingga sampai siang begini mereka belum bangun.


"Acchhkk" teriak Aleqxa pelan setelah dia mendapat yang dia inginkan,segera memberi kode kepada suaminya untuk segera melepas jarum suntik nya , Rehan pun dengan cepat melakukannya sambil tersenyum bahagia karena sudah berhasil memberi nafkah batin untuk istri tercintanya, dan segera melompat dari tempat tidur dan mengenakan pakaiannya dengan buru-buru dan berlari membuka pintu kamar karena teriakan dari luar semakin lama semakin heboh.

__ADS_1


Dengan menahan senyum dan rasa ingin ketawa sekencang-kencang, Ratih yang sudah mengetahui penyebab kamar menjadi berantakan seperti kapal pecah pun berkata kepada Rehan dan Aleqxa, " Terimakasih kalian malam ini sudah bekerja lembur bahkan bekerja sampai siang untuk segera menyelesaikan tugas kalian memberikan cucu buat Mama , tapi lain kali jangan bikin barang-barang Mama jadi hancur semua seperti ini lagi karena semua barang yang ada di ruangan ini tidak ada yang murah harga nya, kalian tau kan ? kata Ratih pura-pura marah kepada Rehan dan Aleqxa, sudah kalian cepat mandi, dan sementara kalian mandi biar kamar ini di bersihkan oleh ART kata Ratih galak, dan memberikan kode kepada para ART untuk segera membersihkan kamar. Rehan dan Aleqxa saling berpandangan , Ratih yang melihat menantu dan anak nya hanya berdiri saling berpandangan tak bergerak pun segera mengandeng tangan Rehan dan Aleqxa dan di bawa menuju kamar mandi, cepat kalian mandi , sebelum Mama suruh keluar jangan keluar dari kamar mandi, biar seluruh ruangan ini di bersihkan dulu " kata Ratih sambil memberikan Hp Aleqxa ke dalam tangan Aleqxa, dan mendorong punggung Aleqxa dan Rehan agar masuk ke kamar mandi " tapi Ma biar Aleqxa mandi duluan baru Mas Rehan" , kata Aleqxa protes.


Ratih hanya menatap tajam mata Aleqxa dan Rehan dengan sedikit melotot, keduanya pun dengan malu-malu masuk ke kamar mandi tanpa bisa berkata-kata lagi kepada Mama nya, setelah Rehan dan Ratih masuk ke kamar mandi tawa Ratih yang sudah ditahan sejak tadi pun meledak, dan semua ART pun ikut tersenyum melihat kejadian lucu yang baru saja terjadi, mereka juga heran kenapa kamar menjadi sangat berantakan dan banyak barang yang pecah, mereka hanya bisa menggeleng-geleng kan kepala mereka memikirkan apa yang di lakukan oleh majikan nya di malam pertama mereka sehingga kamar yang tadinya bersih dan tertata rapi menjadi kotor dan berantakan seperti kapal pecah.

__ADS_1


__ADS_2