
Rehan keluar dari kamar mandi setelah cukup lama menyegarkan dirinya di kamar mandi, hanya memakai handuk kecil untuk menutupi tubuh bagian bawah nya saja Rehan berjalan dengan cukup santai menuju lemari pakaian, wajah dan tubuh yang atletis Rehan kelihatan segar kembali, saat berjalan mendekati lemari pakaian, Rehan pun melewati ranjang dan Rehan pun menghentikan langkahnya saat di lihat nya Aleqxa yang telah tertidur di atas ranjang dengan wajah sedih dan mata yang sedikit bengkak karena terlalu banyak menangis, Rehan pun menarik nafas panjang melihat ke adaan istri tercintanya, ada perasaan sedih dan kecewa yang cukup dalam di hati Rehan melihat kondisi Aleqxa saat ini.
Sejenak Rehan hanya berdiri mematung sambil melihat Aleqxa, tapi tak berapa lama kemudian Rehan pun kembali melangkah menuju lemari pakaian, dibukanya lemari pakaian yang cukup besar dan panjang milik Aleqxa, dilihat nya pakaian Aleqxa yang tertata sangat rapi, dan dilihat nya juga pakaian nya yang juga tertata sangat rapi, lalu ambil nya Kaos oblong putih dan ****** ***** model boxer serta celana pendek hitam kotak-kotak ,lalu di kenakan ditubuhnya, apapun pakaian yang Rehan kenakan semua nya terlihat indah dan cocok di pakai nya, semua pakaian yang ada di lemari tersebut adalah pakaian baru yang sudah di siapkan oleh ibu mertua nya untuk nya.
Setelah mengenakan pakaian Rehan pun keluar dari kamar Aleqxa, dan berjalan menuju kamar Retno Mama nya, " mah Rehan masuk ya?" sambil mengetok pintu dan kemudian membuka pintu kamar Mama nya, " Iya Re masuk aja" jawab Retno dan tersenyum saat melihat Rehan membuka pintu kamar dan tersenyum melihat nya, Rehan pun menghampiri mama nya, " mah gimana kondisi Mama apa sudah lebih baik? apa yang Mama rasakan?" tanya Rehan sambil duduk di tepi ranjang dan menggenggam tangan Mama tercintanya, " mama rasa mama semakin baik Re, karena Mama sangat bahagia sekarang, mama sebentar lagi pasti akan memiliki cucu dari mu dan Aleqxa, trimakasih ya Re semalaman kamu bersama Aleqxa sudah bekerja keras membuatkan cucu buat mama" ,kata Retno sambil tersenyum puas menggoda Rehan, " Ach apaan sih mama" kata Rehan dengan muka bersemu merah karena malu, ternyata mama nya bisa menggoda dia juga.
__ADS_1
Rehan pun berdiri dari duduk nya, dan berpamitan kepada Mama nya untuk keluar sebentar ke cafe Aldi, "Mah ,Rehan mau keluar sebentar ke cafe Aldi ya, Aleqxa sekarang masih tidur nanti minta tolong kasih tau aja Rehan ke cafe nya Aldi kalau Aleqxa datang ke sini nanyain Rehan" ,kata Rehan kepada Mama nya, " Iya Re, nanti Mama bilang ke Aleqxa kalau Aleqxa tanya, hati-hati di jalan Rehan salam Mama buat Aldi ya ," kata Retno kepada Rehan. " iya Ma", jawab Rehan sambil mengambil tangan kanan Mamanya dan mencium punggung tangan Retno, dan kemudian memeluk Mama tercintanya dengan penuh kasih sayang dan mencium kening Mama nya, " Rehan pergi ya Ma", kata Rehan sekali lagi dan di iringi anggukan kepala oleh Ratih, segera Rehan pun berjalan keluar dari kamar Ratih dan pergi setelah menutup pintunya kembali.
Rehan mengambil ponselnya dan menghubungi Aldi. " Halo Aldi kita ketemuan di cafe mu ya, aku segera meluncur ke sana sekarang ", kata Rehan kepada Aldi, " ok ", jawab Aldi singkat. Rehan pun segera keluar rumah dan menaiki mobil nya, dan segera meluncur ke cafe Aldi, di tengah perjalan Rehan merasa ada yang mengikutinya, di lihatnya lah dua mobil sedang mengikutinya dari spion mobil nya, Rehan mengenal salah satu mobil tersebut adalah mobil pengawal pribadi nya yang di tugaskan oleh Alfin Wijaya, tapi mobil yang satu nya Rehan tidak mengenal nya, " humm siapa yang mengikuti aku?" kata Rehan dalam hati.
Tak berapa lama Rehan pun sampai di cafe milik Aldi, Rehan segera memarkirkan mobil nya dan masuk ke cafe tersebut, seperti biasa Rehan segera menuju tempat di mana dia duduk berkumpul dengan para sahabat nya di cafe milik Aldi, seorang pelayang wanita yang sudah sangat mengenal Rehan pun menghampiri Rehan dengan tersenyum ramah, " Sore Mas Rehan,aku pesan apa? tanya sang pelayan dengan sangat ramah kepada Rehan, " seperti biasa ya" , jawab Rehan dengan senyum membalas senyuman ramah sang pelayang," baik Mas Rehan segera kami antar kan pesanannya" jawab sang pelayan, " trimakasih" jawab Rehan.
__ADS_1
" Aldi aku kesini bukan untuk membahas masalah belah duren, tapi membahas masalah dengan king cobra", kata Rehan mengalihkan pembicaraan, bagaimana apa ada info terbaru mengenai king cobra? tanya Rehan kepada Aldi, dan saat itu pelayan wanita yang bernama Alin itu pun datang dan menyajikan pesanan milik Rehan, " permisi Mas Rehan ini pesanan nya", kata Alin kepada Rehan dengan senyum ramah" , iya terimakasih Alin ", jawab Rehan, " Alin buat kan sama seperti milik Rehan ya, " kata Aldi kepada Alin , " baik Pak Aldi, jawab Alin pelan sambil menganggukkan kepalanya dan segera berjalan meninggalkan mereka untuk menyiapkan pesanan Aldi sang big bos yang baik hati dan yang masih sangat muda dan tampan yang sudah menjadi idola para pelayan wanita nya di seluruh cafe milik Aldi yang tersebar di seluruh kota-kota besar di Indonesia bahkan di luar negri.
" Oiya Al, gimana kondisi luka Bimo sekarang, apa sudah baikan? tanya Rehan kepada Aldi, " sudah lebih baik luka nya tapi kondisi hati Bimo sekarang benar-benar tidak baik, sepulang dari rumah sakit dia hanya mengurung diri di kamar saja sama sekali tidak keluar dari kamar sampai saat ini, Bimo benar -benar sedang patah hati sekarang," jawab Aldi kepada Rehan yang membuat Rehan merasa tidak enak hati, karena bagaimanapun Rehan merasa menjadi penyebab Bimo patah hati", maaf kan aku ya Al , sudah membuat saudara mu patah hati" ,kata Rehan tulus kepada Aldi. " sudah lah Re, tidak ada yang salah dalam masalah ini, semuanya memang sudah takdirnya harus begini" , kata Aldi sambil menepuk -nepuk bahu Rehan.
" Oiya walau sekarang Bimo sedang kacau hati nya , tapi pikirannya masih berjalan dengan baik, aku dengar dia memerintahkan anak buahnya untuk mencari kelemahan king cobra, Bimo ingin menghancurkan king cobra sebelum dia meninggalkan Indonesia, karena Bimo merasa tidak tenang akan keselamatan Aleqxa jika king cobra masih ada di dunia ini" , kata Aldi memberitahu Rehan, tentang Bimo yang sangat memperhatikan dan mengkhawatirkan keselamatan Aleqxa, walau Aleqxa sudah menjadi istri orang lain.
__ADS_1
Mendengar semua yang dikatakan Aldi, Rehan hanya bisa menarik nafas panjang, " Aldi bagaimana dengan rencana kita kemarin untuk menjebak wanita itu" tanya Rehan kepada Aldi.
" kita tunggu kabar Bimo dulu untuk beberapa hari ini setelah tragedi penusukan kemarin anak buah Bimo dan Rifan langsung bergerak untuk balas dendam, Bimo sudah bertekad untuk menghancurkan king cobra, aku rasa serahkan saja pada ahli nya, Bimo sudah berpengalaman menangani masalah dengan para geng mafia, kita lebih baik juga bekerja sama dengan Bimo saja , untuk rencana kita kemarin cukup membahayakan untuk mu Rehan aku rasa kita tidak bisa menggunakan rencana kita kemarin, kalau Bimo tau aku rasa Bimo juga tidak akan menyetujui nya, karena jika terjadi apa-apa dengan mu pasti Aleqxa akan sangat sedih" ,kata Aldi kembali kepada Rehan , dan lagi-lagi Rehan hanya bisa menarik nafas panjang.