Maafkan Aku Selingkuh

Maafkan Aku Selingkuh
Rehan dan Aleqxa akan segera menikah


__ADS_3

Beberapa saat kemudian Aleqxa tiba di rumah sakit, Aleqxa turun dari mobilnya dan langsung berlari masuk ke dalam rumah sakit, resepsionis yang sangat mengenal Aleqxa langsung menyapa saat melihat Aleqxa melewati nya " Siang Nona Aleqxa", kata resepsionis tersebut, "siang" jawab Aleqxa tanpa menoleh, " sang resepsionis agak bingung dengan sikap Aleqxa ,karena biasanya Aleqxa sangat ramah, tapi kali ini Aleqxa bahkan tidak menoleh saat di sapa, dan langsung menuju lantai paling atas di mana kamar khusus keluarga Wijaya berada, " Aleqxa melewati kamar Bimo,dan berhenti sejenak menatap pintu kamar Bimo lalu segera melangkah ke kamar di sebelahnya, disana di lihatnya Tante Retno sedang berbaring dan Rehan menggenggam tangan Mamanya sambil menangis, " Mama cepatlah sembuh, berjuanglah sembuh untuk Rehan", kata Rehan diantara Isak tangisnya , sementara Alfin Wijaya dan Ratih berada disamping Rehan memegang bahu Rehan dan menenangkan dan menguatkan Rehan, " Tante " panggil Aleqxa saat sudah berada di samping ranjang di mana Ratih terbaring lemah, " Aleqxa " ,kata Retno menyebut nama Aleqxa saat mendengar suara Aleqxa, Retno tersenyum bahagia saat melihat kedatanga Aleqxa, " Aleqxa sayang " kata Retno dengan suara yang sangat lemah, dan berusaha menggenggam erat tangan Aleqxa , saat Aleqxa menggenggam tangan nya, " ingin sekali rasanya Tante melihat kalian menikah bulan depan, tapi Tante merasa Tante tidak akan bertahan lama, " maafin Tante jika Tante nanti mungkin tidak bisa melihat kalian menikah", kata Retno pelan dan nyaris tidak terdengar, " Tante mohon kepada kamu Aleqxa, tolong jaga Rehan untuk Tante, tolong ingatkan Rehan jika dia lupa makan karena sibuk akan pekerjaannya, tolong ingatkan Rehan untuk segera tidur jika dia terus begadang untuk bekerja, " Tante jangan bicara seperti itu" ,Tante akan sembuh dan sehat, dan akan bisa melihat Aleqxa dan Mas Rehan menikah, " kata Aleqxa sambil terisak dan memeluk Retno, sementara Rehan semakin kuat menggenggam tangan Mama tercintanya, hatinya benar -benar takut saat ini, Rehan sama sekali belum siap jika harus di tinggal oleh Mama nya, " Mah tolong bertahanlah, biarkan Dr merawat Mama dan mengobati Mama, jangan seperti ini, apa Mama tidak sayang sama Rehan, apa Mama tega meninggalkan Rehan?" kata Rehan pelan di samping telinga Mamanya dengan suara yang parau. karena menahan tangisnya, digenggamnya erat tangan Mamanya." Rehan Mama sangat menyayangimu walau..." , Retno berhenti berkata-kata dan menggantung kata-katanya" , dan kemudian melihat Rehan , air mata Retno pun mulai mengalir deras, " Mama" ,Rehan memeluk kuat-kuat Mamanya, sementara Alfin Wijaya berpikir keras bagaimana caranya agar Retno ada keinginan untuk bertahan, entah kenapa Alfin Wijaya melihat Retno tidak ingin bertahan hidup, " mungkin dengan aku menikah kan Rehan dan Aleqxa sekarang ,itu akan membuat Retno lebih bersemangat untuk hidup," kata Alfin Wijaya kepada dirinya sendiri, lalu Alfin Wijaya memberi tanda kepada Istrinya Ratih untuk keluar dari kamar, Alfin Wijaya keluar di ikuti oleh Ratih, " Mama apa sebaik nya kita menikahkan Rehan sekarang juga" , kata Alfin Wijaya kepada istri nya,Papa hanya merasa ada sesuatu yang membuat Retno tidak ingin bertahan , kelihatannya ada yang di sembunyikan nya dari Rehan", mungkin dengan menikah kan Aleqxa dan Rehan sekarang itu akan membuat Retno lebih bersemangat untuk hidup, karena akan ada harapan untuk memiliki cucu lebih cepat", lanjut Alfin Wijaya. " Mama terserah Papa saja sebaik nya gimana , mungkin memang lebih baik menikah kan Aleqxa dan Rehan sekarang , agar hati Retno tenang, Mama sangat tidak tega melihat keadaan Retno dan Rehan saat ini, " baik lah Papa urus penghulunya, Mama yang akan urus pakaian mereka, kita akan menikah kan Aleqxa dan Rehan di sini", kata Ratih dengan nada sangat sedih.


Kemudian Alfin Wijaya segera melakukan tugas nya dan Ratih pun segera menghubungi salon dan bridal langganan nya di ceritakan ya sekilas keadaan dan situasinya saat ini, dan semua di harap di jalankan dengan cepat dan rapi, sesaat kemudian mereka memanggil Aleqxa dan Rehan, ", iya Pah Mah kenapa?, tanya Aleqxa, Alfin Wijaya pun menceritakan semua rencana nya agar Aleqxa dan Rehan segera menikah saat ini juga, dan alasan nya kenapa mereka harus segera menikah sekarang, Aleqxa dan Rehan pun cukup syok dengan semua situasi ini, tapi mereka sangat tau alasan nya kenapa mereka harus menikah sekarang, dengan ikhlas Aleqxa mengangguk kan kepalanya tanda Aleqxa menyetujui pernikahan ini di lakukan sekarang juga, Rehan pun hanya menjawab dengan anggukkan kepalanya.

__ADS_1


Mereka berempat pun masuk ke dalam kamar, dan mengatakan kepada Retno semua rencana mereka untuk menikah kan Aleqxa dan Rehan saat ini juga di rumah sakit, " Retno tersenyum bahagia saat Mendengar Aleqxa dan Rehan akan di nikah kan saat ini, tapi Retno juga sedih karena mereka harus menikah dengan ke adaan seperti ini, tanpa persiapan.


Dr Arya diminta menjadi wali nikah Rehan, dan beberapa DR yang sudah cukup dekat dengan keluarga Wijaya diminta menjadi saksi.

__ADS_1


"Cieeee yang baru jatuh cinta, sampai rela terkena tusukan pisau belati demi menyelamatkan gadis yang di cintai" , kata Talita menggoda Rehan, dan memperlihat kan rekaman kamera CCTV di depan apartemen Bimo, yang baru saja di kirim lewat WA oleh pengelola apartemen Bimo, karena apartemen di mana Bimo tinggal adalah apartemen milik keluarga Mahendra Jaya sehingga dengan mudah Talita bisa mendapatkan rekaman CCTV tersebut" , siapa gadis ini Bimo, pantas saja kamu rela tertusuk belati, gadis ini sangat cantik dan tubuhnya wooo sempurna seksi sekali" ,kata Rico dengan lantang.


Bimo hanya diam saja tak menjawab pikirannya terus tertuju kepada Aleqxa, " Talita tolong Carikan Nenek minum, nenek haus kata sang Nenek kepada cucu nya Talita " iya Nek Talita ke kantin sebentar mencari minum buat Nenek, Talita pun bergegas keluar dari kamar dan segera menuju ke kantin, di belinya teh panas untuk Nenek nya dan beberapa soft drink dan cemilan , tanpa sengaja Aleqxa mendengar beberapa Dr sedang membahas pernikahan Aleqxa dan Rehan, dengan cepat Talita segera keluar dari kantin dan bergegas kembali ke kamar Bimo.

__ADS_1


__ADS_2