Maafkan Aku Selingkuh

Maafkan Aku Selingkuh
Tante Retno masuk RS


__ADS_3

Pagi ini diruang makan keluarga Wijaya hanya tampak Alfin, Ratih dan Retno, sedangkan Rehan dan Aleqxa tidak kelihatan batang hidungnya, " di mana Rehan dan Aleqxa ,apa mereka tidak keluar makan? tanya Alfin Wijaya kepada Ratih dan Retno, " Rehan dan Aleqxa baru pulang tadi jam 5 pagi entah dari mana mereka, semalam mereka keluar rumah berdua , sekarang mereka masih tidur karena karena lelah begadang semalaman" ,jawab Ratih kepada suaminya Alfin Wijaya, sengaja Alfin Wijaya tidak menceritakan kejadian yang menimpa Aleqxa dan Bimo tadi malam, takut Ratih dan Retno menjadi kawatir." ohh ya sudah biarkan mereka istirahat saja", oiya jeng Retno saya sudah mendapatkan dr ahli untuk kanker hati , jika jeng bersedia Minggu ini kita bisa berangkat ke Jepang untuk berobat" kata Alfin Wijaya kepada Retno, " trimakasih untuk perhatiannya Mas Alfin Jen Ratih, tapi saya masih belum siap saat ini untuk berobat keluar negri, nanti coba saya fikirkan lagi" ,jawab Retno .


" Jeng jangan berfikir tentang biaya biar kami yang menanggung semua biaya pengobatan Jeng Retno sebagai ucapan terimakasih kami ,karena selama ini keluarga Jen Retno sudah sangat membantu keluarga kami" , kata Ratih kepada Retno , "itu sudah kewajiban kita Jeng sebagai sesama untuk menolong" ,jangan terlalu diperhitungkan , saya pribadi malah menjadi sungkan mendengarnya Jeng", kata Mama Rehan kepada kedua orang tua Aleqxa. " sama seperti kata-kata Jeng Retno barusan, saya menolong juga sebagai sesama dan juga sebagai orang yang sangat menyayangi keluarga Jeng Retno, jadi jangan terlalu diperhitungkan jika kami membantu untuk masalah biaya pengobatan karena itu sama sekali tidak sebanding dengan bantuan yang sudah keluarga Jeng Retno kepada kami, hutang uang bisa di ganti tapi hutang Budi kita tidak bisa menggantinya, keluarga Wijaya sudah sangat banyak berhutang Budi dengan keluarga Jeng Retno, buat kami Jeng Retno sudah seperti saudara kami sendiri dan Rehan sudah kami anggap sebagai anak kami sendiri, karena kami sangat menyayangi Rehan sama seperti kami menyayangi Aleqxa, nanti nya harta kami semua akan menjadi milik Rehan dan milik Aleqxa juga kami akan berikan seluruh saham perusahaan yang kami miliki untuk Rehan dan Aleqxa sama 50%:50% walaupun nantinya jika Rehan dan Aleqxa tidak berjodoh Rehan tidak jadi menikah dengan Aleqxa buat kami Rehan adalah anak tetap kami, jadi Jeng Retno jangan terlalu difikirkan soal biaya, apalagi sebentar lagi Rehan sudah bekerja di perusahaan Wijaya , penghasilan Rehan pasti lebih dari cukup untuk membiayai pengobatan Jeng Retno", kata Ratih dengan tulus kepada Retno, karena Ratih memang sangat menyayangi Retno.

__ADS_1


" Iya Jeng, trimakasih untuk perhatiannya, trimakasih jika Jeng Ratih dan Mas Alfin sudah menganggap Rehan seperti anak sendiri, sebenarnya ada yang masih saya tutupi dari Rehan tentang siapa. Rehan sebenarnya Jeng, dan itu membuat beban berat di pikiran saya" ,kata Retno sambil menangis, " sedangkan Ratih dan Alfin Wijaya tidak mengerti tentang apa yang dibicarakan oleh Retno saat ini, " Jeng kenapa Jeng menangis , apa sebenarnya yang Jeng tutupi dari Rehan? tolong ceritakan dengan jelas kepada kami, agar kami mengerti " kata Alfin Wijaya kepada Retno.


Tangis Retno semakin menjadi, Ratih dan Alfin Wijaya semakin dibuat bingung dengan sikap Retno" Jeng sebenarnya apa yang terjadi ? kenapa Jeng Retno menangis sampai seperti ini," tanya Ratih kepada Retno dengan rasa kawatir. Tapi baru saja Ratih mengakhiri pertanyaan nya Retno tiba-tiba pingsan, " Jeng Retno ,Jeng kenapa Jeng " teriak Ratih spontan sambil berdiri dari duduknya dan berlari kearah Retno di ikuti oleh Alfin Wijaya, saat melihat Retno yang tiba-tiba jatuh pingsan, saat itu Rehan sudah bangun dari tidurnya dan kebetulan sedang berjalan menuju ruang makan, mendengar teriakan Ratih, Rehan langsung berlari ke arah ruang makan , dan saat sampai Rehan melihat Mamanya telah jatuh pingsan dan dipeluk oleh Ratih, " Mama kenapa Tante, kenapa Mama bisa pingsan", tanya Rehan panik melihat Mama nya pingsan.

__ADS_1


Tak berapa lama Dr Arya pun datang dan segera memeriksa ke adaan Ratih, " bagaimana Dr Arya keadaan Mama saya, "tanya Rehan dengan nada cemas dan raut muka sangat kawatir, " Ibu Retno perlu di bawa ke rumah sakit sekarang Rehan ,keadaan tidak begitu baik, apa Ibu Retno akhir-akhir banyak pikiran? tanya Dr Arya kepada Rehan ,Maaf Dr akhir-akhir ini Rehan kurang memperhatikan Mama, Rehan tidak tau kalau Mama banyak pikiran, Rehan melihat Mama baik-baik saja akhir-akhir ini, jawab Rehan kepada Dr Arya, " sementara Alfin dan Ratih saling berpandangan mereka curiga Retno menyimpan rahasia tentang Rehan dan pikirannya menjadi terbebani, " Mama" Rehan memeluk Mamanya dan menangis sejenak kemudian segera berdiri menggendong Mamanya, dan membawanya ke rumah sakit milik keluarga Wijaya di mana Bimo berada, Alfin Wijaya dan Ratih pun mengikuti Rehan mengantar ke rumah sakit.


Sementara Aleqxa yang baru saja bangun dari tidurnya, segera membersihkan diri di kamar mandi, perutnya yang lapar membuat Aleqxa mempercepat ritual mandinya , yang biasanya 1 jam menjadi 20 menit, " Aleqxa memakai kaos dan celana jeans , dia ingin kembali ke rumah sakit menjenguk Bimo , setelah selesai berdandan Aleqxa segera menuju ruang makan, dan segera mengisi perutnya dengan sanwich dan segelas susu, " kenapa sepi sekali ya, tumben Mama Sam Tante Retno tidak kelihatan, apa ada di kamar" , kata Aleqxa pada dirinya sendiri, lalu segera berdiri berjalan ke kamar orang tua nya , Aleqxa mengetuk pintu tapi tidak ada jawaban, kebetulan salah satu art lewat dan memberitahu Aleqxa kalau orang tua nya tidak ada di kamar, " maaf Nona Aleqxa Tuan dan Nyoya tidak ada di kamar ,mereka bersama Tuan Muda Rehan sedang mengantar Nyonya Retno ke rumah sakit", kata art memberitahu keberadaan tuan nya.

__ADS_1


" Apa kerumah sakit?" apa yang terjadi dengan Tante Retno kenapa tidak ada yang memberitahuku, " maaf Nona ,Nyoya Retno tiba-tiba pingsan saat sarapan tadi di meja makan, dan segera di bawa ke rumah sakit setelah di periksa oleh dr Arya, " jawab art tersebut menjelaskan apa yang terjadi dengan Retno." Aleqxa segera berlari masuk ke dalam kamar dan mengambil tas kesayangannya dan segera berlari kembali menuju ke mobil nya dan segera menancap gas , pergi ke rumah sakit, sementara pengawal Aleqxa yang melihat Aleqxa pergi dengan buru-buru segera berlari masuk kedalam mobil menyusul Aleqxa, mereka sangat kawatir karena Aleqxa mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.


__ADS_2